Akibat Menyikat Gigi, Gadis Berusia 11 Tahun dari California Ini Meninggal

sikat gigi
Bagi anak-anak yang alergi, pilihlah pasta gigi yang lebih cocok | internasional.kompas.com

Rupanya ada kandungan susu di dalam pasta giginya

Bagi para penderita alergi. Berita kali ini layak sekali untuk disimak tentang pentingnya tetap waspada. Apalagi bagi para orangtua yang harus menjaga buah hatinya. Alergi adalah kegagalan kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi hipersensitif. Hal itulah yang membuat para penderita alergi mengalami masalah terhadap sesuatu karena tubuh akan merespon berlebihan.

Ada berbagai macam bentuk-bentuk alergi. Namun tahukah kamu ada jenis alergi terhadap protein hewani. Sedangkan salah satu kandungan itu ada di dalam susu.

Rupanya, ada pasta gigi yang memiliki kandungan susu. Tentu ini menjadi berbahaya bila tidak dipahami karena baru-baru ini seorang gadis berusia 11 tahun meninggal dunia karena menyikat gigi dengan jenis pasta gigi yang memiliki kandungan susu.

sikat gigi
Orang tuanya lalai hingga tidak membaca kandungan yang ada dalam pasta gigi anaknya | sumsel.tribunnews.com

Diwartakan oleh Kompas.com, gadis ini bernama Nyawa Denise Saldate. Malang, dirinya tidak bisa terselamatkan. Reaksi alerginya sangat cepat saat menyikat gigi.

Gadis ini memang mengidap alergi protein hewani yang terdapat dalam susu. Keluarganya pun cukup berhati-hati dalam memilih produk apa pun. Hal itu dilakukannya sejak Denise berusia satu tahun.

Akan tetapi satu kesalahan telah membuat nyawa anaknya itu hilang. Kelengahan itu terjadi karena beberapa tahun terakhir, anaknya terhindar dari reaksi alergi yang berbahaya. Pada 4 April, Denise dibawa oleh orangtuanya ke tempat dokter gigi. Di sana, dia diberi resep untuk jenis pasta gigi yang baru.

pasta gigi
Pasta gigi yang dipakai Denise ada kandungan susunya | hellosehat.com
Artikel Lainnya

"Selama bertahun-tahun kami selalu membaca label pada pasta gigi untuk mengetahui bahan-bahan di dalamnya, dan kami tidak pernah menemukan ada susu di situ," ucap Monique Altamirano, ibunda Denise, kepada Allergic Living.

Oleh sebab itu, sang ibu tidak berpikir untuk membaca keterangannya. Apalagi sang anak terlihat sangat menyukai pasta gigi tersebut.

"Karena itu kali ini saya tidak berpikir untuk membaca label bahan-bahan dalam pasta gigi itu. Dia juga tampak sangat bersemangat dengan pasta gigi barunya," katanya.

Namun, kemalangan itu terjadi malam harinya. Ketika itu, Denise mencoba pasta gigi barunya, kemudian bibirnya mendadak membiru.

"Dia berkata sepertinya dia mendapat reaksi alergi dari pasta giginya, dan saat itu bibirnya sudah membiru," ucap Monique.

Mengetahui hal aneh terjadi. Sang ibu pun segera bertindak untuk mengatasi masalah ini.

"Saya langsung membawanya ke kamar dan menyuruh putri saya yang lain untuk menelepon 911. Saya juga memberi Denise suntikan anti-alergi dan obat asma," katanya lagi.

Denise pun segera dilarikan ke rumah sakit. Di sana bocah berusia 11 tahun ini sempat dirawat selama dua hari. Sayang, nyawanya tak tertolong dan bocah ini meninggal pada 6 April lalu. Dari kejadian itu, ada satu pesan yang dilontarkan sang ibu kepada orangtua yang anaknya mengalami alergi.

"Selalu baca segala hal. Jangan menjadi terlalu terbiasa dan terlalu nyaman hanya karena Anda bisa melalui beberapa tahun tanpa gejala serius," tutup Monique.

Tags :