Asus luncurkan ROG G703GX, Laptop Gaming Khusus untuk Sultan

Asus ROG
ROG G703GX | www.droidlime.com

Dengan spesifikasi yang serba wah, wajar jika ROG G703GX dibanderol Rp80,9 juta.

Asus meluncurkan jajaran laptop gaming ROG teranyar yang menggunakan pengolah grafis (GPU) Nvidia RTX di Indonesia. Salah satu laptop terbaru yang menjadi perhatian adalah ROG G703GX yang digadang sebagai laptop gaming dengan spesifikasi tertinggi dari Asus.

ROG G703GX juga disebut sebagai laptop gaming pertama di Indonesia yang menggunakan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080, dipadankan dengan VRAM 8 GB GDDR6. Laptop teranyar ini dipacu dengan prosesor teranyar yaitu Intel Core i9 versi factory overclocked.

“Laptop gaming ini dirancang khusus untuk gamer yang haus akan performa dan bisa menampilkan framerate tiga digit dengan mudah. Jika ada sebuah laptop gaming yang sangat bertenaga, ROG G703 adalah jawabannya,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia.

Penakluk PC desktop

ROG Strix G703GX memiliki segudang fitur premium sekelas desktop PC kelas high end seperti USB 3.1 Gen2 (Type-C dan Type-A), HDMI 2.0a, hingga Mini Display Port. Untuk urusan Audio, laptop kece ini mengoimbinasikan ESS patented HyperStream DAC dan Time Domain Jitter Eliminator agar dapat menghasilkan suara yang sangat realistis.

Untuk layarnya, ROG Strix G703GX menggunakan layar ultra-responsive berukuran 17,3 inci dengan panel IPS-level tersebut hadir dengan refresh rate 144Hz dan response time 3ms (grey-to-grey). Belum lagi dukungan NVIDIA G-Sync, ROG G703GX dipastikan dapat menghadirkan tampilan grafis terbaik untuk gaming.

Tombol keyboardnya memiliki travel distance sejauh 2,5mm yang ideal untuk bermain game sekaligus mengetik. Selain itu keyboardnya juga memiliki tingkat ketahanan tombol mencapai 20juta kali tekan.

Asus ROG
Desain ROG G703GX memperhatikan setiap detail | asus.com

Sistem pendingin super

Fitur unggulan lain dari laptop ini adalah sistem pendingin khusus heavy-duty HyperCool Pro yang membuat setiap komponen laptop ini tampil dengan performa maksimal tanpa terhalang oleh masalah overheat.

Sistem Heavy-duty HyperCool Pro laptop ini memanfaatkan dua kipas 12v yang sangat bertenaga untuk menghasilkan aliran udara kencang. Dengan chassis khusus yang memiliki empat jalur pembuangan udara panas, ROG G703GX dipastikan tetap dapat tampil dengan performa maksimal meski sedang dalam keadaan full-load.

Selain itu, pengguna laptop ini memiliki kontrol penuh terhadap sistem pendingin khusus di ROG G703GX. Melalui aplikasi Armoury Crate, gamer dapat mengatur kecepatan kipas pada sistem pendingin ROG G703GX secraa manual atau membuat sistem mengatur kecepatan kipasnya secara otomatis.

Asus ROG
Laptop ini didukung teknologi pendingin kelas wahid | asus.com

Performa ultra-powerful

ROG G703GX ditenagai chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2080 yang dilengkapi dengan memori GDDR6 sebesar 8GB. Tak heran jika laptop gaming ini mempunyai performa yang maksimal. Berdasarkan hasil benchmark menggunakan 3DMark Fire Strike, GeForce RTX 2080 memiliki performa 23% lebih kencang dibandingkan GeForce GTX 1080 yang merupakan chip grafis generasi sebelumnya.

GeForce RTX merupakan GPU gaming terbaru dari NVIDIA. GPU yang menggunakan arsitektur Turing tersebut hadir dengan CUDA Core serta RT Core yang dapat menghadirkan kualitas visual luar biasa berkat dukungan teknologi ray tracing. GeForce RTX juga sudah dilengkapi Tensor Core yang dapat mengakselerasi performa AI.

Laptop ini juga ditenagai oleh prosesor super cepat Intel Core i9-8950HK yang memiliki konfigurasi 6 core 12 thread dengan kecepatan pemrosesan hingga 4,8GHz. Seperti diketahui Intel Core i9-8950HK juga merupakan prosesor Intel untuk laptop consumer paling kencang saat ini.

Asus ROG
Performa ROG G703GX lebih mumpuni dibanding seri ROG lain dan laptop gaming merek lain | asus.com
Artikel Lainnya

Dengan spesifikasi yang serba wah, maka tak heran jika ROG G703GX dibanderol dengan harga RP80,9 juta. Laptop ini cocok dibeli oleh para sultan yang mendambakan laptop gaming berkelas dunia. Tertarik untuk membelinya, sultan?

Tags :