Viral Foto Kelakuan Nyeleneh Warga di MRT, Anies Baswedan: Jangan Menghina, Jangan Mengejek!

Anies Baswedan
Anies Baswedan mengaku miris melihat foto warga yang 'piknik' di stasiun viral |

Anies Baswedan imbau warga agar sama-sama belajar

Pasca diresmikannya MRT pada hari Minggu (25/03) lalu, foto-foto penumpang MRT yang sedang ‘piknik’ di stasiun dan bergelantungan di MRT beredar dan viral di internet. Warganet pun langsung berbondong mem-bully dan mencela mereka yang tertangkap dalam foto tersebut.

Foto tersebut disebut menggambarkan betapa tidak tertibnya kita di fasilitas umum dan kurangnya tanggung jawab kita dalam menjaga fasilitas milik bersama itu.

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengimbau masyarakat agar tidak mengejek mereka yang makan dan ‘piknik’ di stasiun MRT Jakarta. Menurutnya, lebih baik jika masyarakat saling mengingatkan alih-alih memviralkan dan mem-bully.

“Nah ini, jangan merendahkan, jangan menghina, jangan mengejek, kita semua mengalami proses pembelajaran, tidak semua orang pernah naik kendaraan apa pun. Ada yang baru naik pesawat pertama kali juga ada di bangsa kita ini,” Tutur Anies seperti dikutip dari detik.com.

Anies Baswedan
Anies Baswedan imbau warga untuk saling mengingatkan tentang tata aturan MRT |

Anies mengaku sedih melihat masyarakat yang difoto dan diviralkan seperti itu. Padahal menurutnya perilaku tersebut bisa saja berasal dari ketidaktahuan alih-alih ketidakpedulian terhadap fasilitas umum.

“Saya miris betul melihat [mereka] difoto, diejek, diviralkan dengan wajah yang ada disitu, tak baik itu,” ucap Anies saat ditemui oleh wartawan di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Raya, Selasa (26/03) kemarin.

Lebih lanjut, Anies mengajak masyarakat untuk memberi tahu saat menemukan warga yang melakukan pelanggaran di tempat umum. Pasalnya, kejadian tersebut merupakan bagian dari proses pembiasaan terhadap moda transportasi baru yang mungkin masih asing bagi masyarakat Indonesia.

Semua ada proses pembelajarannya yang harus dilalui, tak terkecuali dengan MRT Jakarta. Masyarakat pun harus bisa saling mengingatkan untuk melewati proses pembelajaran tersebut bersama-sama.

Artikel Lainnya

Benar bahwa masyarakat kita belum akrab dengan MRT dan kemungkinan besar belum memahami tata aturan yang melingkupinya. Karena itu, langkah yang tepat dilakukan untuk menghindari hal-hal yang kemungkinan dapat merusak MRT adalah dengan memberi sosialisasi tentang aturan yang berlaku.

Sosialisasi pun dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk dengan membuat konten menarik di media sosial tentang adab menggunakan MRT maupun dengan papan atau banner berisi peringatan di dalam kereta maupun di stasiun.

Kita pun dapat turut berkontribusi dengan membantu mengingatkan penumpang lain yang melanggar aturan. Tentunya langkah ini akan membuat masyarakat lebih positif dan damai ‘kan daripada mem-bully orang tak dikenal di internet?

Tags :