Ratusan Pengemudi Go-Jek Demo dan Tidak Ambil Order, Pelanggan di Yogyakarta Kebingungan

Demo Go-Jek
Pengemudi Go-Jek dan Go-Car melakukan demonstrasi di Yogyakarta |

Bisa bayangkan kalau Go-Jek nggak ada lagi?

Banyak dari kita yang menggantungkan keseharian kita pada keberadaan sistem transportasi online. Mulai dari untuk transportasi kita sendiri yang nggak memiliki kendaraan pribadi, hingga untuk mengirim barang dan membeli makanan saat lapar dan kita tidak bisa ke mana-mana.

Jika sistem transportasi online ini tiba-tiba tiada, tentu kita akan merasakan kesulitan dan kehidupan pun mungkin akan tersendat.

Hal inilah yang terjadi pada Jumat (8/3) kemarin di Yogyakarta. Seluruh driver Go-Jek dan Go-car berdemo serta menon-aktifkan layanannya untuk hari tersebut. Mereka berkumpul di kantor perwakilan Go-jek Yogyakarta, dihimpun oleh Paguyuban Go-jek Djogdja (Pagodja).

Demo ini dilangsungkan untuk menuntut PT GI (Go-jek Indonesia) mengembalikan ke sistem lama dan menolak pencabutan subsidi bagi driver.

Demo Go-Jek
Pelanggan tidak dapat order Go-Jek selama seharian penuh akibat demonstrasi |

Dilansir dari Merdeka.com, Juru bicara Pagodja, Wibi Asmara menyatakan bahwa sistem baru dari PT GI itu merugikan karena menurunkan penghasilan para pengemudi.

“Kami menentang keras kebijakan penghilangan subsidi itu karena jelas kebijakan itu menurunkan pendapatan para driver,” ujar Wibi seperti dilansir dari Tempo.com

Pencabutan subsidi itu tidak hanya ditolak karena merugikan pengemudi namun juga karena membuat tariff Go-Jek jadi semakin mahal. Pengemudi pun khawatir jika tariff yang mahal ini akan membuat customer lari ke layanan transportasi online saingannya dan mematikan PT GI juga mereka.

Selain itu, Pagodja juga menuntut dihapuskannya sistem akun prioritas yang dianggap menguntungkan pengemudi tertentu saja. Pengemudi biasa akan dikalahkan oleh pemilik akun prioritas jika datang pesanan.

“Akun prioritas menyulitkan driver mendapatkan order dibanding yang prioritas,” kata Wibi di kesempatan tersebut.

Artikel Lainnya

Pagodja sebagai pihak yang menghimpun demonstrasi merupakan perwakilan dari sepuluh komunitas pengemudi Go-Jek dan Go-Car di Yogyakarta. Mereka melangsungkan demo dengan tujuan meminta pergantian sistem dan peningkatan kesejahteraan para pengemudi.

Lebih lanjut, jika tuntutan dari Pagodja itu tidak dipenuhi segera, maka mereka akan mengambil tindakan selanjutnya tanpa dialog, ucap Wibi.

Tags :