Ingkari Janji Politik, Wali Kota di Meksiko Diarak Keliling Kota Pakai Baju Wanita!

Wali Kota meksiko diharuskan pakai baju wanita jika ingkari janji politik | www.google.com

Di Indonesia kira-kira bisa gak ya yang beginian?

Di masa kampanye, janji-janji politik selalu diucapkan dan diberikan oleh para calon wakil rakyat, Indonesia termasuk salah satunya. Tapi tak jarang pula janji-janji politik gagal direalisasi atau bahkan diingkari.

Namun warga Meksiko punya caranya sendiri membuat para calon wakil rakyat agar tak asal berjanji palsu, yaitu dengan memberikan hukuman untuk Wali Kota yang ingkar.

Wali Kota di Meksiko diarak keliling kota pakai baju wanita | www.google.com

Dilansir melalui Detik.com, warga kota San Andreas Puerto Rico marah pada Wali Kota gagal menepati janji politiknya, hukuman pun menanti.

Baca juga: Ketahuan Jadi Kuli Bangunan, Anak Wali Kota Tidore ini Jadi Sorotan Media!

Sang Wali Kota akhirnya dipaksa memakai baju wanita dan diarak keliling kota sealama beberapa hari. Terlihat Wali Kota bernama Javier Jimenez nampak stres saat diharuskan keliling kota menggunakan rok panjang warna hitam dan blus berenda warna putih bermotif bunga.

Tak hanya Jimenez, nampak seorang pejabat setempat bernama Luis Ton yang juga diarak mengenakan pakaian wanita. Luis memakai gaun merah muda dengan corak polkadot putih.

Media lokal menyebut janji yang tak dapat ditepati oleh Jimenez adalah mengalokasikan dana sebesar 3 juta Peso (Rp 2,1 miliar) untuk pembangunan sistem perairan di kota tersebut.

Baca juga: Macet Bikin Stres, Walikota Depok Pasang Lagu di Lampu Merah! Netizen: Kasian Pengamen Pak

Saat tengah mengelilingi kota, warga setempat melihat keduanya sambil mengangkat poster tulisan tangan yang berisi daftar kegagalan pejabat tersebut.

Saat diwawancara wartawan setempat, Jimenes tampak tak nyaman dengan pakaian wanita yang digunakannya sambil menegaskan bahwa ia sudah berusaha memenuhi janji-janjinya.

Namun dalihnya, tak ada lagi dana yang bisa digunakan karena semua sudah disalurkan ke berbagai komunitas masyarakat. Saat tengah diwawancara, warga meneriaki Jimenez agar tak terus mengatakan kebohongan.

Selain diarak juga harus minta sumbangan guna tepati janji politiknya | www.google.com
Artikel Lainnya

Selain mengenakan baju wanita dan diarak, Luis dan Jimenez juga dipaksa tetap memenuhi janjinya dengan cara mengumpulkan dana dari pengendara yang lewat di jalanan. Sebelumnya sendiri kedua pejabat ingkar janji politik ini ditahan selama empat hari oleh warga setempat.

‘Ganjaran’ akibat tak memenuhi janji politiknya bagi para pejabat dan politikus ini sudah jadi tradisi di beberapa kota di negara bagian Chiapas. Bahkan kadang sampai dilakukan penjemputan paksa dan didandani tak wajar.

Apa yang dilakukan warga tersebut adalah cara untuk membuat jera para politikus atau pejabat yang ingkar janji politik, sekaligus membuat agar calon wakil rakyat selanjutnya tak asal membuat janji yang tak bisa ditepati. Menurutmu sendiri cara tersebut bisa diterapkan bagi wakil rakyat yang ingkar atau bahkan korupsi di Indonesia nggak guys?

Tags :