Di Hadapan Santri Prabowo Janji Pulangkan Habib Rizieq, Akankah Terlaksana?
27 Februari 2019 by Talitha Fredlina
Katanya akan jemput pakai pesawat pribadi!
Selasa (26/2) kemarin Prabowo mengucap janjinya untuk menjemput pulang Habib Rizieq jika ia terpilih sebagai Presiden RI periode 2019-2024 mendatang.
Di hadapan para santri di Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Kabupaten Pamekasan, ia menjanjikan kembali kepulangan Habib Rizieq yang katanya akan dijemput menggunakan pesawat pribadinya.
Janji ini bukan hanya sekali diucapkan oleh Prabowo. Sebelumnya pada pidatonya di hadapan santri di Lapangan Masjid Amaliyah Bogor, Jawa Barat (23/10/2018) lalu ia juga sempat mengemukakan janjinya untuk memulangkan sosok ketua FPI tersebut.
Janji ini juga tertuang dalam salah satu poin dalam pakta integritas yang ditandatanganinya saat Ijtimak Ulama II.

Sosok Habib Rizieq memang berperan penting dalam dinamika politik Indonesia beberapa tahun belakangan. Sosoknya menjadi salah satu yang dapat memengaruhi massa dan menghimpun gerakan secara luas seperti rangkaian acara 212 yang terus berlangsung sejak 2016 silam.
Meski begitu, Habib Rizieq justru pergi ke Arab Saudi sejak April 2017 silam dan belum kunjung kembali hingga kini. Hal inilah yang membuat sosok Habib Rizieq menjadi poin tawar Prabowo di kampanye Pilpres 2019.

Janji Prabowo untuk mengupayakan kepulangan Habib Rizieq ini bukan satu-satunya. Nyatanya, upaya penjemputan Habib Rizieq agar kembali ke Indonesia telah dilakukan beberapa kali oleh pihak yang berbeda-beda pula.
Kabar kepulangan Habib Rizieq juga sempat beberapa kali digaungkan meski selalu berujung pada pembatalan di detik-detik terakhir.
Dilansir dari Detik.com, sepanjang tahun 2017 wacana kepulangan Habib Rizieq telah beredar sebanyak 7 kali. Mulai dari alasan pulang untuk menghadiri hari jadi FPI, menghadiri reuni 212, hingga pulang pada 21 Februari dan dijemput oleh PA 212.
Habib Rizieq pun sempat menyatakan dalam berbagai kesempatan bahwa ia akan pulang dan minta kepolisian untuk menegakkan keadilan.
Tidak bisa dipungkiri kepergian Habib Rizieq dari Indonesia ini memang disinyalir sebagai bentuk pelarian mengingat kepergiannya membuat 7 kasus terkait namanya jadi tertunda. Namun pada tahun 2018, 2 kasus yang menimpa Habib Rizieq yakni kasus chat berbau pornografi serta penodaan Pancasila telah dihentikan.
Segala upaya penjemputan atau permintaan pulang untuk Habib Rizieq hingga detik ini belum membuahkan hasil, akankah Prabowo mampu membawa pulang tokoh ketua FPI ini?