Benar-benar Cinta Mati, Pria ini Hidup dengan Mayat Istrinya! Ngamuk Saat Dievakuasi Warga

Sembunyikan jenazah istrinya, pria ini ngamuk waktu akan dievakuasi

Entah apa yang sedang dipikirkan Alladin hingga ia menyimpan jenazah istrinya dan tak menguburkan hingga 7 hari lamanya.

Dilansir melalui Tribunnews.com, Alladin warga Depok, Jawa Barat memang membiarkan jenazah istrinya tetap berada dirumahnya dan tak dikuburkan sampai tetangganya mencium bau busuk dari rumahnya.

Alladin saat akan dievakuasi jenazah istrinya | bogor.tribunnews.com

Saat diperiksa ke dalam rumah Alladin, warga tersebut menemukan seorang wanita sudah membusuk di dalam kamar. Diduga jenazah itu sudah disembunyikan selama satu minggu.

Tepatnya pada Senin 13 Mei 2019, warga Komplek Griya Lembah Depok, RT 05/25 Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok akhirnya mengetahui bahwa Alladin menyimpan jasad istrinya, Sri Muniarti.

Saat ditemukan, jasad Sri Muniarti sudah mulai menghitam dan membusuk terbaring diatas kasur dan tertutup selimut. Selain itu warga juga menemukan adik perempuannya yang berada tepat di samping jenazah Sri Muniarti dalam kondisi tanpa busana.

Seorang warga setempat memberikan menuturkan bahwa adik jenazah diduga mengalami gangguan jiwa.

“Adiknya masih hidup di dalam kamar di samping mayat sudah dalam posisi diam saja tanpa busana,” ucap Azizah (Kompas.com).

Warga yang pertama kali menyadari ada bau menyengat di sekitaran rumah Alladin langsung mengetuk rumah korban. Tapi tak mendapat jawaban dari dalam, akhirnya didobraklah pintunya.

“Pas diketuk-ketuk tidak menyahut, akhirnya didobraklah pintunya ternyata korban berada di kamarnya dalam posisi terkunci,” ucap dia.

Saat petugas Dinas Sosial ingin mengevakuasi jasad korban, terjadi sedikit keributan. Keributan berasal dari Alladin yang tampak mengamuk saat petugas dinas sosial dan warga akan masuk ke rumahnya untuk mengevakuasi jenazah Sri Muniarti.

"Pas kami mau masuk dia (Aladdin) ngamuk, semuanya dihalang-halangi sampai harus ditenangkan warga," ujar Ibu Joko di depan kediaman Alladin.

Karena terus mengamuk, akhirnya petugas kesehatan terpaksa menyuntikan obat bius sebanyak dua kali pada Alladin untuk menenangkannya.

"Sampai disuntik bius dua kali, jadi dipegangin dulu badannya baru setelah itu disuntik. Karena dia ngamuk terus," kata Ibu Joko.

Sri Muniarti diduga meninggal akibat penyakit gula akut yang sudah diidapnya selama bertahun-tahun. Sementara Alladin menutup-nutupi kematian istrinya tersebut. Saat ditanya keberadaan Sri Muniarti, Alladin menjawab bahwa korban tak ada dirumah dan sudah pulang ke kampungnya.

"Suaminya bilang istrinya (korban) sudah pulang ke kampung, gak tahunya istrinya sudah meninggal didalam. Kayak ditutup-tutupi," ujar Azizah tetangga korban dijumpai di lokasi.

Azizah tetangga korban mengatakan bahwa Alladin sendiri memang mengalami gangguan kejiwaan, dan juga sering kali mengamuk tanpa sebab.

"Suaminya emang rada-rada, suka ngamuk. Kaya tadi pas mau dilihat ke dalam rumahnya juga dia ngamuk," ujar Azizah.

Rumah Alladin | bogor.tribunnews.com
Artikel Lainnya

Kini dari keterangan Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan, mengatakan bahwa Alladin dan adik Sri Muniarti saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Mahdi Bogor untuk pemeriksaan kejiawaan lebih lanjut.

Tags :