Setelah Penantian Panjang, Joker Punya Film Solonya Sendiri
10 April 2019 by Disfira Ika
Bukan Joker yang jahat.
Selama ini, penonton melihat kehadiran Joker sebagai musuh bebuyutan dari Batman. Pria yang selalu menutupi wajahnya dengan cat dengan bibir merah yang lebar, selalu membuat geregetan karena menghalangi sang protagonis untuk menumpas kejahatan.
Setelah beberapa tahun hanya nebeng dan jadi orang jahat di filmnya Batman, menjelang akhir 2019 akan dirilis film solonya Joker. Dengan judul Joker, DC Extended Universe dan Warner Bros. Pictures berkolaborasi untuk memproduksi dan mendistribusikan film ini untuk ditonton pada 4 Oktober 2019 mendatang.
Garis besar tentang apa yang akan diceritakan di Joker

Joker sudah dirilis trailer pertamanya pada 3 April 2019 lalu lewat Youtube channel-nya Warner Bros. Berdurasi 2:24 detik, film ini nggak menceritakan tentang keseharian Joker saat sudah menjadi musuhnya Batman. Tak disangka-sangka, diceritakan tentang jauh sebelum Joker berubah menjadi jahat.
Diperankan oleh Joaquin Phoenix yang berperan sebagai Arthur Fleck yang akan berubah menjadi Joker

Joker menceritakan tentang kehidupan Arthur Fleck yang menjalani kehidupan di Gotham City. Diperankan oleh aktor Joaquin Phoenix, dia memainkan lakon sebagai pria berambut klimis dan gondrong yang menceritakan secuil pengalaman hidupnya ke seorang psikiater.
Secara runtut, dia menceritakan tentang pesan ibunya untuk selalu tertawa dan terlihat bahagia. Saat dewasa, Arthur pun mencoba profesi sebagai badut dan beraksi untuk menghibur orang di tepian jalan. Sayangnya, dia mendapatkan cemoohan dan perlakuan kurang menyenangkan.
Bisa dibilang, Arthur di-bully oleh orang-orang di sekitarnya. Tapi, dia tetap tersenyum dan tidak membalas perlakuan jahat dari mereka. Pada awalnya, dia mengira bahwa hidupnya adalah tragedi, tapi pada kenyataannya adalah komedi.
Baca juga: Karakter Villain dalam Film yang Tetap Disukai Walaupun Sadis
Menguak cerita yang belum dikuak di komik sekalipun

Bukan menceritakan tentang kejahatan yang selama ini diperbuat, Joker menceritakan transisi yang terjadi saat Arthur Fleck mulai berubah menjadi bengis dan menggunakan nama Joker. Kisah ini dikuak untuk menceritakan background story yang belum dibocorkan di banyak cerita. Bahkan di komik Batman: The Killing Joke sekalipun.
Menjadi terobosan baru dari DC Extended Universe, Joker diharapkan bisa membawa kesuksesan layaknya Aquaman dan Shazam! Walaupun bukan superhero yang bisa membela kebenaran, ternyata tokoh Joker yang kuat nggak kalah menarik untuk dibuat cerita di film solo.
Apakah film ini akan memuaskan ekspektasi penggemarnya? Tunggu saja pada 4 Oktober 2019 mendatang. Kamu sendiri sudah nggak sabar buat nonton sendiri film solo yang menceritakan tentang Joker ini, ‘kan?