Hewan Kecil yang Paling Berbahaya di Dunia, Jangan Remehkan Mereka!

hewan kecil dan berbahaya
Kecil-kecil bawa penyakit | keepo.me

Siapa yang pernah merasakan dampaknya?

Sebagian besar manusia sering dibuat takut ketika melihat dengan beberapa hewan buas. Memiliki tubuh besar, bertaring, dan berbisa, mungkin itu salah satu alasan yang mendasari mengapa binatang ini sangat dihindari oleh banyak orang.

Namun, tidak sedikit daftar hewan kecil yang justru lebih berbahaya daripada yang bertubuh besar. Sering disepelekan dan luput dari perhatian mata, hewan ini bisa membahayakan manusia.

Jangan kaget jika beberapa spesies hewan ini termasuk yang paling berbahaya di dunia. Kalau sudah bersentuhan langsung, nyawamu yang jadi taruhannya.

1. Anopheles atau nyamuk malaria

hewan kecil dan berbahaya
Malaria | www.elmanana.com

Saat ada nyamuk berkeliaran, dengan gampangnya kamu akan menepuknya sampai kena. Tapi jangan meremehkan nyamuk yang satu ini. Ia adalah mahluk kecil yang berbahaya di dunia. Anopheles telah menyebabkan 300 juta kasus malaria yang menyebabkan 1-2 juta jiwa meninggal setiap tahunnya.

Selain malaria, nyamuk pun menyebar penyakit demam berdarah, kaki gajah dan penyakit kuning. Nyamuk Anopheles ini biasanya aktif mencari mangsa di malam hari. Di waktu inilah kamu sebaiknya berhati-hati. Jangan lupa untuk selalu menyalakan anti nyamuk elektronik dan memakai pakaian tertutup saat berada di luar ruangan.

2. Bullet ant

hewan kecil dan berbahaya
Semut | www.pexels.com

Digigit semut merah saja sakitnya sudah nggak karuan. Apalagi jika sudah kena semut peluru ini, menyakitkannya bakal terasa berkali-kali lipat.

Disebut sebagai semut peluru karena gigitan seperti peluru panas yang bersarang di tubuh manusia. Selain menyengat dan menginggalkan sensasi panas, gigitan semut ini dapat menyebabkan kepala orang digigit pusing selama 24 jam.

Baca juga: Hewan Termalas dan Termager yang Pernah Ada

3. Caplak atau kutu busuk

hewan kecil dan berbahaya
Kutu | unsplash.com

Caplak atau kutu busuk masuk dalam urutan kedua setelah nyamuk sebagai serangga yang dapat menyebarkan mikroorganisme. Masalahnya, yang dibawa hanyalah sumber penyakit, virus, bakteri, dan sebagainya.

Caplak beraksi dengan menghisap darah manusia atau hewan yang ditempelinya. Gejala pertama yang dirasakan adalah infeksi pada tubuh yang hisapnya. Penyakiy Lyme, demam, tularemia, dan kepala pusing hanyalah sebagian tanda jika kamu sudah digigit oleh hewan kecil ini.

Baca juga: Hewan Ini Pengisap Darah Paling Mematikan

4. Tarantula hawk

hewan kecil dan berbahaya
Serangga | id.pinterest.com

Tarantula Hawk serangga predator yang rajin mencarikan makanan untuk larvanya. Sengatannya terasa menyakitkan meskipun tidak sesakit gigitan semut peluru.

Berdasarkan keterangan para ahli, sengatannya dapat menyebabkan kelumpuhan. Yang membuat hewan ini terkesan semakin unik adapah Tarantula hawk dijadikan sebagai serangga khas negara New Mexico.

Baca juga: Hewan Mitologi Ini Mirip dengan Fauna Asli Indonesia

5. Lalat Tsetse

hewan kecil dan berbahaya
Lalat | unsplash.com

Salah satu hewan sangat terkenal keberingasan di Afrika adalah lalat Tsetse yang menghisap darah binatang bertulang belakang. Gigitan lalat ini dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan tidur dan Nagana yang diidap oleh binatang besar.

Gangguan tidur yang diderita oleh manusia ini disebabkan oleh protozoa trypanosoma. Sindrom tersebut diawali dengan demam tinggi, sakit kepala, serta bengkak di bagian leher. Pengidapnya akan susah ngantuk, insomnia, bahkan bisa berujung pada kematian.

Artikel Lainnya

Banyak yang menganggap nyamuk, kutu, dan lalat sebagai hewan yang mudah dibunuh. Tinggal disemprot dengan obat, bakal cepat mati. Sayangnya, hal ini sulit diberlakukan bagi beberapa hewan kecil dan berbahaya ini.

Mulai untuk jeli pada lingkungan sekitar. Jaga kebersihan dan jauhkan diri dan orang terdekatmu ada dalam bahaya akibat eksistensi binatang kecil ini.

Tags :