Sindir Acara Habib Rizieq yang Hadirkan Puluhan Ribu Orang, Dokter Tirta: Ngapain Ada PSBB Transisi?

Dokter Tirta | www.instagram.com

Dokter Tirta meminta Pemprov DKI mencabut PSBB transisi karena kerumunan di acara Habib Rizieq.

Dokter yang juga relawan pencegahan Covid-19 Dokter meminta Pemprov DKI mencabut kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), seiring dengan kerumunan massa saat kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

BACA JUGA: Sindir Nikita Mirzani yang Dianggap Hina Dirinya, Habib Rizieq: Malah Dijagain Polisi, Jangan-jangan Minta Jatah

Habib Rizieq saat menyapa pendukungnya | nasional.sindonews.com

Dokter Tirta mempertanyakan manfaat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang masih dilakukan Pemprov DKI Jakarta jika masih ada pihak yang menggelar acara yang dihadiri ribuan massa. Termasuk perkumpulan massa simpatisan FPI, dan acara pernikahan putri Habib Rizieq pada Sabtu (14/11) yang kabarnya dihadiri ribuan orang.

"Seorang tokoh datang ke sini membuat kerumunan di bandara sampai puluhan ribu orang, lalu kemungkinan buat acara pernikahan yang dihadiri ribuan orang malah pernikahannya diberi masker 20 ribu buah," tutur Tirta menyinggung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam video yang diunggah di akun Instagram dr.tirta pada Sabtu (14/11).

BACA JUGA: Rumahnya Digeruduk Istri Habib dan Wanita-wanita Bercadar, Nikita Mirzani: Mana yang 800?

Pernyataan Tirta itu menyindir BNPB yang memberikan 20 ribu masker kepada massa yang menghadiri acara pernikahan putri Habib Rizieq daripada menindak penyelenggara acara.

Dokter Tirta saat melakukan swab test | www.instagram.com

"Saya tidak menyoroti pernikahannya...warga berhak ajukan izin, pak Rizieq Shihab berhak ajukan izin. Tapi di sini yang dipertanyakan adalah konsistensi Satgas Covid DKI, Satgas Covid nasional, konsistensi Gubernur DKI, Konsistensi BNPB," katanya.

"Jika memang ada kerumunan dan kalian memaksa ada razia masker, jangan tebang pilih, buka semuanya, ngapain ada PSBB transisi jika ada seorang tokoh publik dengan massa yang banyak (dan) kalian takut," imbuh dia menambahkan.

BACA JUGA: Banting Setir Jadi Gigolo Demi Uang, Sopir Taksi: Berhubungan Intim Hampir Tiap Malam

Pandangan Dokter Tirta ini berkaca pada sikap Pemerintah yang bergeming sejak kedatangan Rizieq yang memunculkan ribuan massa di Bandara Soekarno Hatta dan markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, sampai ke acara yang digelar akhir pekan kemarin.

Bukannya menindak sebelum acara digelar atau melarangnya, Pemprov DKI hanya menjatuhi denda sebesar Rp50 juta yang langsung dilunasi oleh Habib Rizieq.

Artikel Lainnya

Pernyataan Dokter Tirta ini juga mengundang respons sebagian besar netizen. Tagar #IndonesiaTerserah yang sempat trending beberapa waktu lalu di Twitter mencerminkan kritik terhadap aksi kerumunan simpatisan Rizieq yang dibiarkan berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Tags :