Raffi Ahmad Terancam Kehilangan Suara, Ditemukan Benjolan di Leher

keepo.me

Raffi Ahmad mulai waspada dengan kesehatannya.

Terkenal wara-wiri di sejumlah stasiun televisi untuk mengisi acara, muncul kabar kondisi Raffi Ahmad kurang baik. Seperti diberitakan oleh banyak media, ditemukan sebuah benjolan di leher suami Nagita Slavina ini. Bahkan ada yang mengatakan presenter berusia 32 tahun ini terancam kehilangan suaranya.

Dikutip dari Viva.co.id, Raffi Ahmad mengaku bahwa kesehatannya sedikit terganggu karena benjolan yang muncul di lehernya. Ia pun sudah konsultasi ke dokter. Dokter memberikan saran benjolan tersebut harus diambil. Untuk itu, Raffi Ahmad diharuskan istirahat dan tidak boleh bekerja sama sekali dalam kurun waktu 3 - 6 bulan.

"Ini kan ada benjolan, harus diambil tapi harus istirahat tiga sampai enam bulan enggak boleh kerja. Kan enggak mungkin, nantilah kalau udah mau operasi atau cuti, baru aku operasi," ujar Raffi.

Ia mengatakan vakum dari dunia hiburan selama itu untuk saat ini masih mustahil dilakukan. Sebab ia sudah terikat kontrak dengan beberapa acara televisi. Karena tak bisa mengambil cuti panjang, Raffi pun berupaya untuk menjaga pita suaranya tetap baik dengan menyempatkan istirahat cukup di sela-sela syuting.

BACA JUGA: Raffi Ahmad Ungkap Keinginan Kirim Rafathar ke Pesantren, Mantap Berhijrah?

Menurut keterangan dokter, benjolan di leher muncul karena pita suara milik Raffi Ahmad mengalami yang dinamakan overused. Hal ini disebabkan karena Raffi sudah melakukan pekerjaan presenting yang sangat melelahkan sejak usia 19 tahun hingga sekarang. Akibatnya, dia mengalami masalah pita suara dan harus diperbaiki.

"Kayak terlalu dipaksa suara aku. Kan jadi host dari umur 19 tahun sampai 32 tahun, pagi itu dipaksa sampai jam 3 pagi, jam 7 udah bangun lagi," katanya.

BACA JUGA: Dari Subuh Hingga Subuh, Raffi Ahmad Terlibat 7 Program di Ramadan Ini

Artikel Lainnya

Akibat hal itu, Raffi pun terancam kehilangan suaranya jika terus dipaksakan bekerja. Ia juga mengaku khawatir dengan kondisi kesehatannya saat ini. Dan rehat selama 3 - 6 bulan jadi satu-satunya cara untuk bisa kembali normal.

Tags :