Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!
http://kompasiana.com

Ternyata selain gara-gara Phobia, ada juga kisah mistis yang mewarnainya lho~

“Eh, ini kok nggak ada angka 4 nya?”
“Yang mana?”
“Ini liftnya. Habis 3 kok langsung 5, bukannya harusnya 4 dulu baru 5?”
“Oh iya ya…”
“Terus lantai 4 dimana ya??”

Hayoo.. Pernah nyeletuk begini nggak? Atau pernah denger waktu ada di lift hotel yang sama? Kelihatannya udah jamak diketahui orang ya soal kejanggalan ini. Misteri hilangnya angka 4 di lantai dan kamar hotel. Terus kamu penasaran nggak, apakah lantai 4 itu bener-bener dikosongin atau cuma dikasih label angka lain? Ehmm... kira-kira kenapa ya? Ada fenomena apa sih sejatinya dibalik hilangnya angka 4?

1.

Sejatinya lantai 4 ya masih ada, cuma mereka sengaja ngosongin atau ngombinasiin huruf dengan angka 3

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Pada umumnya, angka-angka disusun berurutan mulai dari 1,2,3,4,5 dan seterusnya buat bilangan asli. Tapi buat kamu yang hobi traveling dan sering blusukan ke hotel demi hotel, kamu pasti makin paham sama hilangnya angka 4 di hotel yang kamu tempati. Nggak cuma 4 bahkan, biasanya mulai dari 4,14, 24, 34, dan seterusnya.

Nah, ketiadaan lantai-lantai berbau angka 4 itu biasanya dipoles sama perloncatan lantai atau ngegantinya sama angka yang lain. Perloncatan lantai misalnya dari lantai 3 langsung ke lantai 5 (lantai 4 ada, tapi emang sengaja dikosongin). Atau dari lantai 13 (ini biasanya juga nggak ada karena dianggap sial) langsung ke lantai 15 dan seterusnya. Tapi nggak semua hotel gitu juga. Ada yang mengakali lantai 4 sama substitusi nomor lantai. Biasanya angka 4 digantiin sama gabungan angka dan huruf kayak lantai 3A dan lain sebagainya. Coba diinget-inget lagi deh, pernah perhatiin hal kayak gitu?

2.

Terus, ada apa sih sebenernya dibalik kesepakatan nggak tertulis antar pemilik hotel ini?

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Jadi sebagian masyarakat yang berkiblat pada budaya chinese atau Tionghoa punya kepercayaan soal fengshui. Angka 4 itu kakinya satu misalnya. Nah, kalau dipikir pakai logika kan itu hal yang nggak seimbang. Dengan ‘bentuk tubuh’ begitu, cuma berdiri kaki tunggal, doi rentan bangte buat menopang ‘tubuh’nya sendiri. Terus, angka 4 punya model kayak kursi terbalik. Sehingga angka ini pun dinilai nggak bagus buat kedudukan dan jabatan, karena ditengarai bisa bikin jabatan yang dimiliki bakal turun atau jatuh.

Nggak berhenti sampai disitu, pada pelafalan bahasa China, angka 4 dibaca shi yang kalo diartiin bisa bermakna mati. Beda lagi sama pelafalan bahasa Jepang, 4 justru bermakna kesedihan. Sama-sama buruk kan?

3.

Saking ngerinya, angka berbau 4 pun ikut ditiadain di beberapa hotel, baik dalam maupun luar negeri.

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Dari yang awalnya angka 4, sekarang cukup banyak juga yang ngehilangin angka berbau 4. Angka 13 misalnya, terlepas dari mitos yang dibawa dari budaya barat bahwa 13 adalah angka sial, 1 tambah 3 jadi berapa? 4 kan? Ya karena itu juga. Hal yang sama ternyata juga terjadi di lantai 22, 31, 40, dan seterusnya yang unsur-unsurnya kalo dijumlahin bakal nunjukin angka 4.

Kata siapa hal ini cuma dianut sama mereka yang keturunan Tionghoa aja? Buktinya, makin kemari makin banyak yang ikutan. Karena tamu hotel kan bisa dari kalangan mana aja, ya para pengusaha itu takutlah kalo ‘konsumen’nya memegang teguh budaya ini, jadi nggak laku kan kamar yang berbau 4. Mending ikutan dihilangin deh.

4.

Eh, ternyata juga buat meminimalisir kambuhnya phobia tamu juga lho! Phobia apa sih?

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Tetraphobia adalah rasa takut sama angka 4 yang dialami seseorang. Begitu juga dengan triskaidekaphobia, rasa takut berlebih sama angka 13. Namanya fobia, pasti lebih dari sekadar rasa nggak nyaman biasa. Karena gejala fobia ini bisa berupa mual, muntah, susah nafas, denyut jantung cepet banget, berkeringat, dan panik berlebihan. Nyatanya emang ada tamu-tamu hotel yang punya phobia macam ini, jumlahnya juga nggak dikit. Jadi, meniadakan lantai 4 dan 13 dinilai pengelola hotel bisa ngehemat biaya perawatan yang harus ditanggung manajemen kalau tamu mengalami fobia ini.

5.

Ternyata, fenomena tabunya angka 4 ini juga ada di mall, rumah sakit, dan gedung perkantoran lainnya.

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Coba deh yang di Surabaya misalnya, main-main ke apartemen Paragon di jalan Mayjen Sungkono yang juga nyembunyiin tombol lantai 4 di lift gedungnya. Sama halnya kayak Graha Pena, markas besar Jawa Pos itu nggak punya lantai 13, pun liftnya nggak berhenti di lantai 4.

Fenomena ini nggak berhenti di gedung bertingkat juga ternyata. Perangkat teknologi pun nampaknya nganggep tabu pemakaian angka 4 ini. Contohnya salah satu merk HP keluaran Finlandia, Nokia. Ada nggak seri 4 atau yang dimulai sama angka 4- di model HPnya? Yang selama ini terdengar adalah Nokia yang pakai seri 1,2,3,5,6,7,8, dan 9 dan nggak ada seri 4. Apa lagi yang kamu tahu soal ini?

6.

Namanya mitos, percaya nggak percaya ya itu hakmu. Entah kebetulan atau apa, kejadian-kejadian buruk ini terjadi di lantai 4

Inilah Jawaban dari Misteri Hilangnya Angka 4 di Lantai dan Kamar Hotel. Kamu Harus Tahu!

Inget kejadian runtuhnya bangunan di Mal Sun Plaza Medan setahun lalu? Konstruksi eskalator bioskop lantai 4 itu runtuh tiba-tiba, tanpa pertanda, dan nggak jelas apa sebabnya. Terang saja, kejutan itu ngebuat pengunjung panik dan berhamburan keluar gedung. Kejadiannya sendiri sekitar pukul 16.00 WIB. Ada lagi peristiwa mobil boks yang terjun bebas dari lantai 4 pasar Cipulir, Jakarta, Januari lalu. Ceritanya si mobil ditaruh di parkiran dan dititipin ke seorang temen. Kondisinya mati, kok tiba-tiba terjun dari parkiran lantai 4? Percaya nggak percaya, masih cukup banyak lagi kejadian lainnya.

Kamu punya hak buat percaya hal-hal kayak gini atau nggak. Masih ada kok hotel dan gedung bertingkat lainnya yang tetep ngelakuin perhitungan lantai kayak layaknya berhitung normal, yakni nggak ada perloncatan lantai yang berbau angka 4. Kamu boleh berpikir logis dan modern, tapi juga jangan nyalahin mereka yang nggak nolak buat percaya mitos-mitos di atas. Hihihi...


Baca juga:

Tags :