10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II
https://www.thoughtco.com/ten-facts-about-dr-josef-mengele-2136588

Bukan hanya Hitler saja yang kejam, tapi orang ini juga.

Bila kamu menganggap Hitler adalah orang paling kejam saat era Perang Dunia II pecah, kamu harus mencoba memikirkan nama Josef Mengele, seorang dokter gila yang mendapat julukan “Malaikat Kematian” oleh para tahanan Nazi di kamp Auschwitz yang memiliki catatan sejarah mengerikan. Dr. Josef Mengele, begitu para orang-orang memanggilnya dahulu. Kisah kekejamannya sampai sekarang masih lekat dalam sejarah dunia. Dan ini dia, 10 fakta seputar Josef Mengele, si dokter kejam yang pernah hidup dalam bayang-bayang kelamnya Nazi.

1.

Josef Mengele dikenal jenius dalam dunia pendidikan di Jerman kala itu.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Mengele mendapatkan gelar doktornya setelah berhasil menyelesaikan studi kedokteran Antropologinya di Universitas Munich pada tahun 1935. Saat itu umurnya masih 24 tahun. Tentu itu merupakan sebuah prestasi tersendiri. Mengele menjadi salah satu pencetus beragam ilmu tentang genetika di Jerman waktu itu hingga akhirnya dia mendapatkan gelar kehormatan sebagai dokter medis pada tahun 1938.

2.

Mengele merupakan golongan orang kaya di Jerman

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Kehidupan pribadi Mengele bisa dibilang jauh dari kata miskin. Ia memiliki ayah yang merupakan pemilik industri mesin pertanian. Usaha keluarganya ini membuat mereka menjadi salah satu keluarga terpandang sebelum terjadinya Perang Dunia II. Dari hasil pabrik ini jugalah yang membuat Mengele bisa bertahan hidup sewaktu melakukan pelariannya ke Argentina.

3.

Mengele pernah menjadi pahlawan perang sebelumnya.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Mengele masuk dalam angkatan militer Nazi pasca dia menyelesaikan pendidikan doktornya. Ia pernah dikirim menuju garda depan pertempuran di Ukraina dan melawan negara Soviet. Berkat jasa perjuangannya saat itu, ia dianugerahi dengan Iron Cross sebanyak 2 kali pada 1941 dan 1942.

4.

Sejatinya, Josef Mengele bukanlah orang yang bertanggung jawab di kamp Auschwitz.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Banyak orang yang mengatakan jika Mengele adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam tragedi di Auschwitz. Namun, faktanya dia bukan orang yang paling berwenang di kamp tersebut. Heinrich Himmler lah yang menjadi pimpinan tertinggi di kamp Auschwitz. Saat itu ia hanya bekerja bersama dengan beberapa dokter yang ditugaskan di dalam kamp. Meskipun, pada akhirnya dia memiliki sebuah proyek kejam tersendiri dengan membuat banyak percobaan pada anatomi tubuh para tahanan di Auschwitz.

5.

Eksperimen dan penelitian yang dilakukan Mengele merupakan sebuah mimpi buruk bagi semua tahanan Auschwitz.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

 Mengele hanya dokter biasa dan dia bukan pemimpin kamp Auschwitz. Tapi, ia diberikan banyak kebebasan oleh pemerintah Nazi untuk membuat banyak eksperimen dan penelitian dengan menggunakan tahanan Yahudi saat itu. Yang pada akhirnya semua orang yang menjadi kelinci percobaannya mati secara mengenaskan. Salah satu kekejamannya dalam eksperimen adalah menyuntikkan tinta ke dalam bola mata manusia dan melihat apakah bisa merubah warna mata manusia. Mengele juga sangat tertarik dengan manusia kembar siam dan tidak jarang dirinya melakukan eksperimen-ekpsperimen kejam pada anak-anak kembar Yahudi.

6.

Asal usul julukan “Malaikat Kematian” yang bersanding pada diri Josef Mengele.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Julukan “Malaikat Kematian” yang melekat pada diri Mengele tidak lepas dari kekejamnya ketika menggiring orang-orang Yahudi masuk ke dalam ruang gas pembantaian. Ia juga memilih sendiri orang-orang Yahudi yang dia anggap pantas masuk dan meninggal secara tagus di dalam ruangan gas tersebut. Jika dokter yang lain memerlukan kondisi mabuk dulu agar bisa tega membunuh orang-orang Yahudi, maka tidak untuk Mengele. Dia melakukan dan membuka keran gas beracun yang masuk ke dalam ruangan tertutup dengan sadar dan menikmati para tahanan tersebut mati secara perlahan.

7.

Pasca kekalahan Hitler dan Nazi, Mengele berhasil kabur ke Argentina.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Tahun 1945 menjadi tahun kekalahan Nazi Jerman. Setelah pasukan Nazi berhasil dipukul mundur oleh pasukan sekutu, lalu menyusul pembebasan kamp-kamp tahanan termasuk Auschwitz, Mengele pun memutuskan untuk melarikan diri ke Argentina. Mengele dan para dokter yang bertugas di Auschwitz pun dinyatakan hilang saat itu. Namanya pun sempat masuk dalam salah satu orang paling diburu oleh di dunia pada tahun 1949 dengan dakwaan kejahatan perang.

8.

Pelariannya ke Argentina berjalan mulus pada awalnya. Namun, itu tak bertahan lama.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Mengele mempunyai beberapa koneksi yang baik dengan para pemimpin Argentina, salah satunya adalah Presiden Juan Domingo Peron. Dia bahkan sempat beberapa kali bertemu dengan Peron di beberapa acara.Usaha pabrik mesin pertanian ayahnya ternyata juga memiliki cabang yang bagus di Argentina, yang membuatnya mudah beradaptasi disana. Namun, ketika ayahnya meninggal dan menyusul diruntuhkannya rezim Peron. Mengele mulai jatuh terpuruk dan diintai seluruh dunia.

9.

Namanya masuk dalam daftar orang paling dicari dunia karena kekejamnya ketika di kamp Auschwitz. Bersama dengan pentolan Nazi lainnya bernama Adolt Eichmann.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Setelah kekalahan Nazi dari pihak sekutu. Banyak petinggi Nazi menjadi tahanan perang dan dianggap telah melakukan kejahatan perang yang sangat serius. Banyak pihak Amerika hingga Yahudi yang melakukan pencarian jejak para petinggi Nazi. Dan nama Mengele dan Adolf Einchmann menjadi yang paling dicari di seluruh dunia. Pasukan yang dibentuk bernama Mossad untuk melakukan pencarian ini berhasil menangkap Eichmann pada tahun 1960 di jalanan sekitar Buenos Aries. Tidak lama kemudian, Einchmann diadili dan dihukum mati. Mengele masih berhasil lolos dari pencarian pasukan khusus ini. Namun, kematian Eichmann membuatnya semakin hidup sendirian.

10.

Akhir pelariannya berakhir tragis. Mengele meninggal terkena serangan stroke ketika berenang. Kisah pelariannya pun sempat menjadi legenda dunia.

10 Fakta Josef Mengele. Si Dokter Gila yang Dijuluki Malaikat Kematian Oleh Tawanan Nazi Saat Perang Dunia II

Kisah kelam yang mengikuti pelarian Mengele selama ini membuatnya menjadi legenda hidup di masyarakat Argentina. Bahkan, banyak orang yang mengaku tidak pernah melihat sosok Mengele lagi di Argentina hingga ke Peru. Meskipun juga tidak ada berita kematian juga yang menyangkut Mengele. Keberadaan Mengele pun tiba-tiba menjadi seperti hantu. Banyak orang yang beranggapan dirinya kabur dan mengasingkan diri di pedalaman Paraguay dibawah perlindungan Presiden Alfredo Stroessner yang juga berteman baik dengan petinggi-petinggi Nazi. Sayangnya beritu itu seperti angin lalu, ketika Mengele ditemukan meninggal di Brazil pada tahun 1979 di kediamannya.


Kisah kekejaman Mengele ini pun sampai sekarang masih menjadi sejarah kelam dunia. Eksperimen-eksperimen kejamnya pun diketahui merupakan salah satu eksperimen terburuk yang pernah dilakukan dalam dunia medis. Semoga tidak ada kejahatan-kejahatan perang lagi yang melanda dunia apalagi menggunakan ilmu pengetahuan yang menyebabkan nyawa manusia melayang. Semoga..

Tags :