Zaman Sekarang Masih Main Jodoh-Jodohan? Ternyata Ini Manfaatnya!

Zaman Sekarang Masih Main Jodoh-Jodohan? Ternyata Ini Manfaatnya!
http://Keepo.me

Bahagianya bukan untuk mereka yang dicomblangin!

Apa yang muncul di pikiranmu jika kamu ditawari untuk dijodohkan? Apakah kamu akan menerima dengan senang hati atau justru menolak mentah-mentah? Perjodohan memang kini kerap dianggap sebagai cara kuno yang nggak relevan lagi. Banyak yang percaya bahwa hubungan cinta harusnya didasari oleh rasa cinta, bukan karena dijodohkan orang tua atau siapa pun.

Tapi, budaya perjodohan ini nyatanya sudah ada di seluruh belahan dunia, bangsa dan budaya mana pun selama berabad-abad lho. Sejak dulu, ada orang-orang yang memang gemar bermain mak comblang dan menjodohkan orang lain. Bahkan perjodohan sudah menjadi sesuatu yang sangat biasa hingga era modern datang. Kini, peran menjodohkan orang sudah diambil alih oleh situs-situs pencari jodoh online seperti Tinder, Cupid.com dan lainnya.

Uniknya, tenyata menjodohkan dua orang sejoli bisa meningkatkan kebahagiaan lho. Iya, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lalin Anik dari Duke University serta Michael Norton dari Harvard Business School, perjodohan membuat pihak yang menjodohkan merasa bahagia. Bahkan, penelitian yang sama juga menemukan bahwa tingkat kebahagiaan justru bertambah ketika mereka yang dijodohkan sangat berlawanan.

Jadi nggak heran jika memang ada orang-orang yang nggak bisa berhenti bermain mak comblang dan gemar sekali mengenalkan temannya yang sedang jomlo ke orang lain. Jika kamu berada di posisi jomlo yang dijodoh-jodohkan, jangan keburu marah duluan ya. Mungkin, mereka hanya ingin berbahagia dengan melihatmu bersama orang yang mereka rasa cocok untukmu.

Baca Juga:

Kamu pun juga bisa memanfaatkan kebahagiaan dari menjadi mak comblang untuk mengusir rasa sedihmu sebagai jomlo kesepian. Bukankah melihat teman berbahagia dengan pasangannya akan bisa menjadi penawar rasa sepi yang ampuh?

Tags :