‘Weekend Effect’ dan Produktivitas Hari Minggu

‘Weekend Effect’ dan Produktivitas Hari Minggu
http://Keepo.me

Hari minggu nggak seharusnya bikin kamu merasa down!

Bagi kita yang bekerja sepanjang minggu, akhir pekan menjadi masa bagi kita untuk sejenak melepas penat dan beristirahat dari lelahnya dunia kerja. Untuk dua hari dalam sepekan, kita boleh mengizinkan diri untuk tidak produktif. Bersantai sepanjang hari atau justru melakukan hal-hal lain yang kita senangi. Sayangnya, jika kita masih tinggal dengan Ibu, hal ini jadi nggak memungkinkan. Pasalnya, saat akhir minggu, kita malah kerap diminta untuk beres-beres rumah. Katanya sih ‘mumpung libur’.

Memang nggak bisa dipungkiri, akhir pekan menjadi satu-satunya waktu bagi kita untuk melakukan hal-hal yang harus kita kerjakan tapi nggak bisa kita kerjakan di jam kerja seperti beres-beres rumah. Tapi di sisi lain, kita juga kerap merasa begitu lelah setelah bekerja sepanjang minggu. Apalagi di hari minggu, mood kita kerap turun drastis akibat ‘Weekend effect’. Situasi di mana kita merasa depresi dan sedih karena esok hari kita sudah harus kembali menjalankan rutinitas bekerja.

Namun, kenapa sih weekend effect ini bisa muncul? Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Richard Ryan dan koleganya, hal ini disebabkan karena beberapa hal. Pertama, karena kurangnya otonomi kita dalam melakukan pekerjaan di kantor. Kita nggak memiliki banyak ruang untuk mengambil keputusan sehingga pekerjaan jadi terasa berat dan kita merasa kurang terlibat.

Kedua, karena kita merasa kurang kompeten dalam pekerjaan tersebut. Coba telaah lagi dirimu sendiri, apakah kamu memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukan pekerjaanmu, atau apakah ada cara kamu bisa belajar dan meningkatkan kembali kompetensimu di bidang tersebut? Lalu yang ketiga, karena relasi kita dan kolega di kantor kurang baik sehingga membuat kita merasa tidak nyaman saat bekerja.

Baca Juga:

Cobalah lihat kembali kepada dirimu sendiri. Lalu cari solusi untuk mengatasinya. Karena kehidupan nggak seharusnya terasa seperti berlari di roda hamster dengan perasaan yang berat. Hidup harusnya bisa kamu buat menjadi lebih menyenangkan, baik di sepanjang minggu maupun di akhir pekan.

Tags :