Uang Nggak Bisa Membeli Kebahagiaan? Kata Siapa?

Uang Nggak Bisa Membeli Kebahagiaan? Kata Siapa?
http://Keepo.me

Yang bikin bahagia itu rasa syukur, tapi ada uang bikin lebih mudah bersyukur!

Banyak orang yang bilang bahwa uang nggak bisa membeli kebahagiaan, dan mayoritas orang setuju dengan kalimat tersebut. Ide ini pun kerap direproduksi dalam film-film dan media populer sehingga terus menyebar dan dipercaya, meski kita sebenarnya nggak cukup paham apakah benar orang yang kaya itu nggak bahagia? Memang sih, kita semua sadar bahwa rasa syukurlah yang memunculkan kebahagiaan di diri kita. Tapi, bukannya orang yang memiliki cukup uang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan justru akan lebih mudah bersyukur daripada mereka yang sering terhimpit masalah keuangan?

Hal ini dibenarkan pula oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan Purdue University. Mereka menemukan bahwa uang memang bisa ‘membeli’ kebahagiaan, hingga titik tertentu. Penghasilan 65.000 hingga 75.000 dolar per tahun, atau setara dengan 978.000.000 hingga 1 miliar per tahun, adalah jumlah ideal di mana orang merasa paling bahagia. Hal ini disebabkan karena jumlah uang tersebut sudah mencukupi kebutuhan kita baik primer, sekunder maupun tersier, serta memberi kita kekuasaan untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Berarti, uang memang bisa membeli kebahagiaan dalam konteks tersebut.

Hanya saja, menurut penelitian yang sama, mereka yang memiliki penghasilan di atas 95.000 dollar per tahun justru menunjukkan penurunan tingkat kebahagiaan. Sebabnya, mereka dengan penghasilan yang terlalu besar akan cenderung membanding-bandingkan kekayaan diri dengan orang lain. Hal ini tentu saja akan mengurangi rasa kebahagiaan kita.

Baca Juga:

Pada akhirnya, kita boleh setuju maupun nggak setuju dengan pemahaman bahwa uang nggak bisa membeli kebahagiaan. Akan tetapi pemahaman tersebut jangan dijadikan sebagai alasan untuk nggak terus mengembangkan diri dan mencari penghasilan yang lebih. Oke?

Tags :