Membalas Bully-an dengan Karya, Rahmawati Kekeyi Menginspirasi!

Membalas Bully-an dengan Karya, Rahmawati Kekeyi Menginspirasi!
http://Keepo.me

Kita harus bisa juga menjadi setangguh Kekey!

Bagi kamu yang gemar berselancar di internet, pasti tahu dong sama sosok beauty vlogger yang jadi sensasi internet belakangan ini. Ya, Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka berhasil mencuri hati warganet berkat video tutorial makeupnya di Youtube yang menggunakan balon berisi air sebagai pengganti sponge. Berkat keunikannya ini, video tersebut pun viral di berbagai platform media sosial. Kekey, nama panggilan Rahmawati Kekeyi, kontan memiliki banyak subscriber di Youtube dan follower di instagram. Bahkan para beauty vlogger kenamaan seperti Tasya Farasya dan Cindercella pun mengapresiasi Kekey.

Menjadi sensasi di internet membuat Kekey diundang ke berbagai acara TV dan channel Youtube selebritis Nagita Slavina. Dalam video QnA bersama Nagita, Kekey sempat ditanyai alasannya menjadi beauty vlogger dan membuat video-video tutorial. Jawaban Kekey ternyata begitu mengharukan. Dulu, Kekey sering menjadi korban perundungan oleh teman-teman sekolahnya karena bentuk fisiknya yang dianggap nggak memenuhi standard kecantikan Indonesia. Hal ini lantas membuatnya berpikir mengapa orang seperti dirinya tidak bisa menjadi cantik, menurutnya semua orang harusnya bisa menjadi cantik. Oleh karena itu, Kekey menggunakan makeup untuk menunjukkan bahwa orang yang nggak memenuhi standard kecantikan masyarakat pun juga bisa terlihat cantik.

Kekey menjadi bukti bahwa perundungan memang kerap terjadi di Indonesia dengan prevalensi yang cukup mengkhawatirkan. Melansir dari Komnas Perlindungan Anak, laporan kasus perundungan anak pada tahun 2014 mencapai 5.066 kasus. Penelitian lain yang dilakukan oleh Yayasan Semai Jiwa Amini menunjukkan bahwa 67.9% anak SMA di Indonesia mengalami perundungan yang bersifat fisik maupun verbal. Lebih buruk lagi, menurut Khofifah Indar Parawansa, mantan Menteri Sosial Indonesia, 40% anak yang melakukan bunuh diri melakukannya karena perundungan.

Kekey merupakan salah satu yang cukup beruntung mampu menghadapi perundungan yang diterimanya dengan baik dan mematahkannya melalui aksi afirmasi positif hingga berbuah pada kesuksesan. Namun bagaimana dengan jutaan anak lainnya di luar sana yang sehari-hari mengalami perundungan? Apakah mereka semua bisa menjadi setegar Kekey dan membalasnya dengan karya? Semoga saja ya.

Baca Juga:

Meski melahirkan kesuksesan bagi Kekey, namun perundungan merupakan sesuatu yang buruk dan dapat mematikan. Jangan budayakan perundungan di lingkunganmu dengan berupaya meninggalkan segala bentuk perundungan termasuk body shaming, ya.

Tags :