Diselingkuhi Nggak Berarti Kiamat Bagi Perempuan Ini, karena Justru Ngangep Itu Berkah. Kisahnya Bikin Air Mata Berderai

Diselingkuhi Nggak Berarti Kiamat Bagi Perempuan Ini, karena Justru Ngangep Itu Berkah. Kisahnya Bikin Air Mata Berderai
https://www.thesun.co.uk/living/2504012/obese-mum-sheds-seven-stone-after-finding-cruel-messages-her-cheating-husband-had-sent-to-his-lover-about-her-weight/

Yaelah, hari gini masih ada aja yang kaya gini.

Punya badan langsing dengan tinggi dan berat yang proporsional emang impian semua orang. Terutama bagi para cewek. Rasa-rasanya nggak ada cewek yang pengen punya badan gendut, deh yah. Nah, ngebahas tentang badan gendut, ada cerita inspiratif, nih bray.

Betsy Ayala, perempuan 34 tahun ini punya badan gemuk. Setelah ngelahirin anaknya, Isabella, berat badan doi jadi 118 kilogram. Enam bulan setelah kelahiran sang baby, suaminya kepergok selingkuh. Duh, kalo kaya gini pengennya ngegerus tuh lelaki, yah bray. Alasannya udah bisa ketebak, karena badan Betsy yang gemuk. Nggak Cuma selingkuh, tuh cowok sempet ngirim pesan singkat yang bersi ejekan tentang badannya. Pada sebuah pesan di Facebook, suaminya mneyebut dirinya sapi dan gendut. Wah, perlu diajarin etika nih cowok.

Foto by NEWS AGENCY

Nggak ambil pusing sama perselingkuhan suaminya. Betsy malah ngengep kelakuan suaminya yang udah kelewatan batas itu sebagai berkah. Doi mutusin buat ngejalanin hidup sehat saat itu juga.

Aku nggak tau apa yang hastus dilakukan saat itu. Sekarang aku ngerasa apa yang dia lakukan itu berkah, karena kalo nggak gitu mungkin aku nggak tau gimana caranya bisa jadi kaya gini.”

Usaha dan doa terus dilakuin sama Betsy buat nguatin diri. Doi olah raga mati-matian lewat gym.

“Aku berdoa sepanjang waktu, agar hidupku berubah. Dan doa-doaku terjawab dengan cara yang nggak bisa terbayangkan. Aku punya kesempatan kedua untuk memulai awal baru dan aku bersyukur untuk itu.”

“Ini ngubah segalanya dalam hidupku. Aku menangis setiap latihan dan saat itu aku mutusin untuk berubah demi diri sendiri dan anakku,” ujar Betsy.

"Aku ingin dia (anak Betsy) bangga pada ibunya dan aku ingin jadi contoh yang baik untuk dirinya."

Foto by NEWS AGENCY

Setelah rutin nglakuin hidup sehat dan olah raga, dalam waktu enam bulan berat badan Betsy turun hingga mencapai 70 kg. Sejak di sekolah, doi emang sering jadi bahan bullying. Tapi waktu terberat dalam hidupnya adalah setelah kelahiran anaknya. Gara-gara peristiwa ini, doi jadi ngengep makan sebagai hal yang menakutkan. Well, kini Betsy udah bisa bangkit dan ngelanjutin hidup bersama anak perempuanya, Isabella.

Foto by NEWS AGENCY

Bray, masalah itu uda pasti ada dalam hidup tapi, cara pandang lo buat ngedepin tiap ujian yang dateng itulah yang ngebuat lo berbeda dari yang lainnya. Hidup terus berjalan apapun yang orang lain lakuin ke kita. Coba pandang sebuah ujian dari sudut yang berbeda dan rubah itu jadi berkah. Yah, kaya Betsy ini.


Biar makin adem, baca ini, gih!

Tags :