Cerita Perjuangan Seorang Driver Gojek Dalam Melayani Orderan, Bikin Nangis Bacanya

Cerita Perjuangan Seorang Driver Gojek Dalam Melayani Orderan, Bikin Nangis Bacanya
https://web.facebook.com/photo.php?fbid=149807838798019&set=a.130340394078097.1073741826.100013064113651&type=3&theater;

Semoga kisah ini bisa jadi renungan bagi para customer yang doyan bawel

Sejak kemunculannya di tahun 2011, Gojek telah menjadi transportasi alternatif yang banyak digandrungi kaum urban. Dengan slogan An Ojek for Every Need, Gojek tak hanya menyediakan layanan antar-jemput penumpang, tapi juga menghadirkan fitur-fitur kemudahan lain, seperti Go Send (ngirim barang), Go Mart (belanja di Indomaret), Go Food (pemesanan makanan), dan Go- Go lainnya.

Hadirnya jasa orderan dari Gojek ini tentu sangat ngebantu hidup kita. Tapi dibalik kemudahan yang kita rasain tersebut, ada kisah perjuangan bapak gojek yang akan membuatmu nangis.

1.

Bapak gojek selalu siap setiap saat buat nganterin pesenanmu

Cerita Perjuangan Seorang Driver Gojek Dalam Melayani Orderan, Bikin Nangis Bacanya

Enggak peduli pagi, siang, sore, atau malem, selama kondisi memungkinkan, bapak gojek bakal siap ngelayanimu.

Kamu enggak perlu panas-panasan keluar rumah. Cukup pencet tombol hape sambil berleha-leha di dalem kamar, dalam seketika driver gojek bakal muncul di depan pintu rumahmu sambil ngebawain barang/makanan yang kamu pesen. Nikmat, bukan?

Dan ini adalah curhatan salah satu customer yang mengaku puas dengan layanan gojek:

"Suatu malam perut saya keroncongan. Kalo gak diisi, mata gak bisa merem. Mau keluar tengah malam tapi serem. Akhirnya pegang HP tinggal order Goo Food pake gojek. Sambil tiduran, eh 30 menit kemudian makanan datang. Bayar ongkir cuma 9 ribu dari wonokromo ke rumah saya di aloha.

Gak perlu keluar, gak perlu antri, gak perlu resiko di jalan, dan gak perlu muter-muter abisin bensin"

Curhatan ini ditulis oleh akun facebook "MartabakHawaii Sidoarjo"

2.

Perjuangan para driver gojek demi melayani customernya

Cerita Perjuangan Seorang Driver Gojek Dalam Melayani Orderan, Bikin Nangis Bacanya

Masih menyambung curhatan dari pemilik akun "MartabakHawaii Sidoarjo".

Jadi si pemiliki akun ini adalah owner salah satu outlet martabak di Sidoarjo yang juga merupakan partner gojek. Ia menceritakan, bahwa banyak kisah pilu yang ia rasakan saat melayani para driver gojek.

"Perjuangan driver gojek itu luar biasa. Ketika customer order makanan lewat go food, ia tinggal pencet hape, lalu menunggu sang driver datang sambil ngelanjutin aktivitasnya, bisa tidur atau bekerja,"

"Lalu bagaimana dengan sang driver?"

  • Pasukan gojek cepat-cepat meluncur ke tempat yang dimintai customer. Mereka memesan makanan yang tak ia makan.


  • Kadang mereka harus antri bejubel dengan pembeli lain, panas-panasan sampe keringetan. Seringkali juga mereka merasa was-was. Karena kalo kelamaan custumer bisa saja tekan tombol 'cancel', maka sia-sialah perjuangannya.


  • Setelah orderan ready, mereka menalangi pesanan itu dengan uang pribadi. Lalu berangkat menuju rumah customer, dengan segala resiko yang ada di jalan, Mencari alamat kesana-kemari, kadang harus kesasar gak karuan sampe terpaksa orderan datang sedikit terlambat.


  • Setelah sampai, kadang customer malah komplain cuma gegara gak sabar nunggu orderannya

3.

Driver gojek juga manusia, tolong hargailah mereka

Cerita Perjuangan Seorang Driver Gojek Dalam Melayani Orderan, Bikin Nangis Bacanya

Bayangin deh, gimana kalo sendainya bapak drivernya belom makan, perutnya keroncongan, tapi ia tetep orderin makananmu. Ia mencium aroma makanan itu, sementara ia sendiri tak bisa memakannya. Kasian kan? :(

Lanjut cerita dari si akun martabakhawaii, ia pernah mendengar curhatan dari salah satu driver gojek yang pesen martabak di outletnya.

Suatu hari seorang gojek pernah berkata pada saya:

"Saya sering order makanan mbak, tapi kasihan istri saya, ia gak pernah saya belikan makanan seperti ini, sampe istri saya protes kayak gini,"kok di kasih baunya aja toh pak, tapi makanannya untuk orang"

Wihhh........perih hati ini dengarnya.

Gimana kalo driver gojek itu bapak kita? Sedih, iya?

Okelah kamu memang membayarnya, tapi enggak ada salahnya lho sesekali kamu berbagi makanan dengan mereka.

4.

Mereka melayani kita, memudahkan kita, maka bersabarlah saat mereka terlambat.

Cerita Perjuangan Seorang Driver Gojek Dalam Melayani Orderan, Bikin Nangis Bacanya

Belum cukup sampai disana, ia melanjutkan ceritanya:

Jam 10 malam habis Hujan deres-sederesnya. Saya sudah mau pulang dari toko, tapi mendadak ada karyawan saya yang memanggil

"Mbk ada gojek...mau nanya."

Saya heran kenapa, nanya aja kok mesti manggil saya..

Saya temui seorang gojek pakai mantel plastik kedinginan efek kehujanan, sambil membawa kotak kemasan berbungkus plastik yang sebagian sudah penyek dan basah.

  • Saya : " kenapa pak"
  • Gojek : " maaf mbak, bolehkan saya mengembalikan orderan ini? Saya minta tolong, soalnya tadi saya pake uang pribadi dan customernya gak mau nerima "
  • Saya : " lho kenapa gak mau nerima pak? Memangnya kirim kemana?
  • Gojek : " Driyorejo gresik mbak, katanya kelamaan karena tadi saya berteduh dulu kehujanan. Jadi customernya gak mau nerima."

Toko saya di daerah Taman Geluran, dan saya tahu kalo jarak driyorejo gresik itu jauh.

Kemudian, saya lihat orderannya seharga 24.000 ribu. Mungkin bagi kita harga itu gak.seberapa, tapi bagi mereka itu adalah MODAL

Ketika kamu order makanan, driver gojek bakal menalangainya dengan uang pribadinya, lalu kamu menggantinya saat serah terima orderan. Nah seandainya kamu enggak mau nerima orderan itu, trus siapa yang mau ganti uangnya? Siapa yang bayar ongkos bensinnya ?

Padahal mereka sudah mengantrikan, menalangi pembayaran, mengantarkan ke alamat, keluar tenaga dan bensin, belum lagi kadang harus kehujanan, dan berbagai risiko lainnya.

Driver Gojek juga manusia. Tolong perlakukan mereka layaknya manusia. Bersabarlah saat mereka sedikit telambat, karena biar panas mereka tetap Go. Ada kalanya hujan, dan mereka berteduh sejenak.

Jadi buat para customer, mohon lapangkan hati untuk bersabar karena kita tidak tahu apa yang terjadi di jalan.

PEMBELI adalah RAJA, alangkah eloknya kita menjadi RAJA yang BIJAK.

Semoga kisah ini bisa jadi renungan buat para customer yang suka ngeluh dan bawel.

Baca juga:

Tags :