Wanita Tua Ini Seret Ibunya yang Terkulai Lemas, Demi Sesuap Nasi!

Wanita tua menyeret sang ibu yang terbaring di atas dipan demi bisa mengambil uang pensiuan di bank
Wanita tua menyeret sang ibu yang terbaring di atas dipan demi bisa mengambil uang pensiuan di bank | www.facebook.com

Videonya bikin nangis!

Sebuah insiden yang terjadi di Desa Baragan – blok Khariar di distrik Nuapada menyita perhatian masyarakat luas. Bukan untuk diberi apresiasi, melainkan dianggap sebagai hal yang tidak pantas. Pasalnya pihak bank menyuruh seorang wanita tua untuk memberi verifkasi data fisik guna mengambil uang pensiuannya, alih-alih diwakilkan sang anak. Padahal usia wanita yang bersangkutan sudah sangat tua dengan tubuh yang hanya bisa berbaring di atas tempat tidur.

Kejadian miris yang terjadi pada Rabu (10/6/2020) itu mendapat kecaman dari berbagai pihak, bahkan pihak bank yang tidak mau memberi keringanan bagi wanita 120 tahun itu terancam lengser dari jabatannya.

Baca Juga : Haru! Nenek Ini Rela Jalan Kaki Lintas Negara Demi Temui Suaminya yang Sakit di Tengah Corona

Wanita tua menyeret sang ibu yang terbaring di atas dipan demi bisa mengambil uang pensiuan di bank
Wanita tua menyeret sang ibu yang terbaring di atas dipan demi bisa mengambil uang pensiuan di bank | www.indiatoday.in

Sebagaimana dikutip dari Okezone.com (19/6/2020), peraturan tidak manusiawi dari pihak bank itu membuat seorang wanita 70 tahun harus menyeret ibunya yang terbaring di atas dipan tempat tidur. Awalnya wanita 120 tahun itu ingin menarik uang pensiunannya yang terakhir dari bank dengan diwakilkan sang anak. Namun pihak bank malah meminta verifikasi fisik dari pemegang rekening.

Wanita yang bernama Labhe Baghel (120) pun terpaksa diseret oleh anaknya yang telah berusia 70 tahun guna mengambil uangnya di bank.

Saya mengutuk keras tindakan tidak manusiawi ini. Saya meminta pemerintah untuk segera menyelidiki masalah ini, uap Raju Dholkia yang merupakan anggota parlemen dari Distrik Nuapada sebagaimana dilansir dari ANI.

Baca Juga : Balita Nangis Peluk Jasad Ibu, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru yang Ditulis Istri untuk Anaknya

Wanita tua menyeret sang ibu yang terbaring di atas dipan demi bisa mengambil uang pensiuan di bank
(Tangkapan layar) wanita tua yang menyeret ibunya di atas dipan demi bisa ambil uang pensiunan di bank | www.facebook.com

Gunja Dei (70) yang merupakan anak dari wanita 120 itu merasa harus menyeret sang ibu yang berada di datas dipan, sebab ia tidak memiliki alternatif lain. Sang ibu menyuruh Gunja Dei untuk menarik uang sebesar 1.500 rupee (sekitar Rp 280 ribu) dari rekening pensiunannya. Akan tetai pihak bank menolak mengeluarkan uang dan menuntut verifikasi fisik dari sang pemilik rekening.

Ketika keduanya telah sampai di bank tujuan, pihak bank akhirnya bersedia untuk mengeluarkan uang yang diminta. Kendati demikian, kejadian itu telah membuat sejumlah pihak merasa kecewa dengan kebijakan bank tersebut.

Sat video yang menunjukkan perjuangan Gunja Dei menyeret sang ibu ke bank menjadi viral, Adhiraj Panigrahi yang merupakan anggota parlemen lokal dari Khariar mengecam pejabat bank serta menuntut pemberian tindakan yang tegas bagi mereka. Manajer Regional Bnk Utkal Gramya pun menghubungi Panigrahi guna menyelidiki masalah tersebut pada Minggu (14/6/2020).

Pejabat bank telah mengganggu wanita tua itu selama tiga bulan terakhir. Pejabat itu melecehkan semua undang-undang dan tindakan ini melanggar hak asasi manusia. Orang-orag harus mendapatkan hak mereka. Saya mengutuk tindakan ini dan orang yang bertanggung jawab di balik kejadian ini harus dipecat dari jabatan mereka. Tindakan ini dapat dilihat di berbagai distrik di Odisha, ucap Panigrahi.

Baca Juga : Sepasang Kekasih Menikah di Mapolres. Suasananya Bikin Haru!

In an unfortunate incident, a woman was seen dragging her 120-year-old bedridden mother to the bank in Naupada district...

Posted by The Logical Indian on Monday, June 15, 2020
Ilustrasi wanita tua
Ilustrasi wanita tua | m.lampost.co
Artikel Lainnya

Kemudian, setelah adanya kejadian mengharukan tersebut, Kepala Sekretaris Odisha menulis pada para manajer regional bank dan swasta supaya mereka memberikan layanan yang adil terhadap para manula, seperti layanan yang dilakukan dari rumah ke rumah. Dengan begitu, pihak manula yang sudah tidak sanggup berjalan tetap bisa memeperoleh hak-haknya.

Tags :