Wanita ini Kabur Lewat Plafon Gara-gara Disekap dan Tidak Diberi Makan Sama Suaminya!

ilustrasi
ilustrasi | google.com

Kelihatannya ramah dan sangat baik kepada warga sekitar tapi...

Kekerasan Dalam Rumah Tangga kembali terjadi, seorang istri melaporkan suaminya atas tuduhan penganiayaan, ia juga mengaku disekap dan tidak diberi makan. Padahal menurut warga sekitar, lelaki yang berprofesi sebgai pedagang roti keliling tersebut dikenal sangat ramah dan baik terhadap tetangga sekitar.

Melansir Wartakotalive.com, Senin (4/5/2020), perempuan muda berinisial SM (17) berhasil kabur setelah disekap oleh sang suami yang berinisial AA (37) selama satu tahun lamanya. Penyekapan itu terjadi di sebuah rumah di Griya Parung Panjang, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga : Viral Curhatan Aurelie Moeremans Soal KDRT Hingga Paksaan Foto Bugil Saat Masih Remaja

1.

Korban Mengaku Menjadi Korban KDRT

ilustrasi
ilustrasi KDRT | Suara.com

Setelah berhasil kabur, SM meminta pertolongan dari warga sekitar. Ia mengaku selama ini telah dianiaya oleh suaminya yang merupakan penjual roti itu. Wanita asal Rangkasbitung, Banten itu juga mengaku tidak diberi makan oleh sang suami. Saat kabur, kondisinya penuh luka di bagian pelipis.

Iya, dia (SM) ini kabur minta pertolongan dan dibawa ke rumah saya, ucap Saban, Ketua RT 003.

Saban menjelaskan bahwa selama disekap oleh suaminya, SM mengaku tidak diberi makan sehingga badannya terlihat kurus. Selama ini ia dikurung di kamar utama yang dilengkapi toilet dan tidak pernah boleh keluar.

Saat ditemukan, baunya (SM) nyengat sampai warga mau muntah dan saat itu kelihatan di pelipis matanya bekas pukulan, sudah kering (lebam) gitu, pucat dan kurus juga badannya, jelasnya.

Baca Juga : Perjalanan Asmara Yuni Shara, Alami KDRT Hingga Mengaku Susah Orgasme

2.

Korban Melarikan Diri Lewat Plafon Toilet

ilustrasi
ilustrasi penganiayaan | Dara.co.id

Ketika suaminya sedang keluar, yaitu sekitar pukul 16.30 WIB paa Sabtu (2/5/2020) SM mencari kesempatan untuk kabur. Ia nekat meloncat dari plafon toilet di kamar yang selama ini ia tempati tersebut, kemudian melewati terowongan dan keluar lewat tembok yang ia jebol.

Setelah itu ia segera meminta pertolongan warga. Oleh warga setempat SM dibawa ke rumah RT. Warga yang geram berniat untuk melaporkan pelaku ke polisi, namun mereka tak punya cukup bukti. Di sisi lain, selama ini pelaku juga dikenal sangat ramah kepada warga sekitar. Sejak pertama tinggal di kontrakan tersebut, Saban mengaku AA tidak pernah melaporkan keberadaan istrinya sehingga warga tidak tahu bahwa di dalam rumah tersebut pelaku melakukan penyekapan.

Nah itu kita enggak ada kecurigaan, soalnya dia ramah banget kalau enggak ramah sudah kita laporin. Suaminya itu enggak ada masalah di warga kita, tapi ternyata nyekap istriya dan sekarang udah dibawa ke polsek, lanjutnya.

Baca Juga : Lagi-lagi KDRT, Wanita Ini Dibanting oleh Suaminya Sendiri di Pinggir Jalan Raya. Ternyata Ini Sebabnya!

3.

Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

ilustrasi
Korban melaporkan suaminya atas tuduhan KDRT | aceh.tribunnews.com

Melansir Detik.com (4/5/2020), Kapolsek Parugpanjang Kompol Nundun Radiama menuturkan bahwa AA sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Pengakuan SM yang menjadi korban penyekapan selama satu tahun itu juga masih didalami oleh polisi. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan dari pelaku.

4.

Keduanya Selama Ini Menikah Siri

Nundun menjelaskan bahwa ternyata keduanya selama ini menikah siri. Luka sementara yang ditemukan adalah di bagian pelipis SM, sedangkan di sekujur tubuhnya tidak ditemukan luka-luka, termasuk bekas ikatan di kaki atau tangan.

Artikel Lainnya

Jadi masih kita lakukan pemeriksaan. Tapi, berdasarkan TKP, pengecekan TKP kemarin, di mana sebetulnya dalam rumah (korban) itu tidak ada penyekapan, misalnya diikat, diborgol, dia leluasa dalam rumah, jelas Nudun.

Pelaku diamaknakn oleh polisi pada Minggu (3/5) malam. Bahkan AA sempat mencoba kabur ketika saat penangkapan tersebut.

Tags :