Seorang Ayah Ajak Putrinya Tabrakan Diri ke Kereta, Hal Tak Terduga Terjadi Setelahnya

Ayah ajak anak bunuh diri
Ayah ajak anak bunuh diri | nypost.com

Sang putri selamat dari kejadian ini

Seorang ayah nekat mengajak anaknya sendiri untuk bunuh diri. Insiden bunuh diri itu terjadi di sebuah stasiun di Texas, Amerika. Pria bernama Fernando Balbuena membawa sang putri untuk menabrakan diri ke kereta yang sedang melintas.

Balbuena dilaporkan meninggal di tempat usai menabrakan diri ke kereta. Sementara sang anak mendapat keajaiban dan berhasil selamat dari maut.

Ferni, putri Balbuena itu selamat berkat tersangkut rel. Beberapa saat setelah kejadian, Ferni merangkak dari bawah rel sebelum akhirnya ditolong oleh para pengunjung stasiun.

1.

Ajak anaknya untuk bunuh diri

Dilansir dari Nypost.com, Selasa (24/9/19), seorang pria berusia 45 tahun diduga menabrakan diri ke sebuah kereta di Bronx, New York City, Amerika Serikat pada hari Senin (23/9/19).

Aksi nekat pria bernama Fernando Balbueno itu dilakukan saat berada di tengah keramaian stasiun. Balbueno nekat menarik anaknya untuk bersama-sama menabrakan diri ke arah kereta yang sedang melaju. Pengunjung stasiun dibuat kaget dengan aksi bunuh diri Balbueno itu.

Baca juga: Gara-gara Lupa Copot Benda Ini di Ranjang, Gadis Cantik Kepergok Nakal oleh Ibunya

Pihak stasiun langsung menelepon tim medis untuk memberi pertolongan kepada Balbueno dan putrinya, Ferni. Saat tim medis tiba di lokasi, jasad Balbueno diketahui telah meninggal di tempat.

Sementara itu tim medis dan pengunjung stasiun kaget saat melihat seorang bocah kecil merangkak dari bawah kereta. Ferni mendapat keajaiban selamat dari maut berkat tersangkut di rel.

2.

Sang anak berhasil selamat

Ayah ajak anak bunuh diri
Pengunjung stasiun saat menyelamatkan Ferni | kaltim.tribunnews.com

Setelah melihat Ferni berusaha keluar dari bawah kolong kereta, para pengunjung langsung turun untuk memberikan bantuan kepadanya. Dari video yang beredar luas, Ferni berusaha merangkak untuk keluar dari bawah kereta.

Baca juga: Duh! Dikira Pistol Mainan, Anak 5 Tahun Tak Sengaja Bunuh Adiknya

“Pelan-pelan sayangku, pelan-pelan!” ujar salah seorang pengunjung stasiun yang berusaha memberi pertolongan.

Insiden penyelamatan itu berlangsung sangat dramatis. Para pengunjung langsung memeluk dan menghibur Ferni setelah berhasil diselamatkan. Hal yang membuat para pengunjung bersyukur adalah Ferni selamat tanpa luka serius di tubuhnya.

Ferni hanya mengalami cedera ringan di bagian kepala. Petugas medis tetap membawa Ferni ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut usai peristiwa nahas tersebut.

Baca juga: Mobil Rubiconnya Terbakar Pria ini Mendadak Jadi Presenter Sambil Berikan Petuah Pada Netizen

3.

Sang ibu bersyukur anaknya bisa selamat

Ayah ajak anak bunuh diri
Caraballo saat memeluk Ferni | nypost.com

Niurka Caraballo (41) bersyukur sang putri selamat dari insiden tersebut. Dalam sebuah foto ia terlihat memeluk tubuh kecil Ferni dengan erat. Caraballo tak menduga jika sang suami nekat mengajak Ferni untuk bunuh diri.

Pengakuan Caraballo saat dimintai keterangan oleh wartawan, ia mengungkapkan kata-kata terakhir sebelum suaminya nekat mengakhiri hidup.

“Bersama Tuhan, bersama Tuhan, bersama Tuhan, Ini dia kereta datang,” ujar Caraballo menirukan mendiang suaminya.

Baca juga: Diduga Stres Kerja Sendiri dalam Ruangan, Pria Ini Nekat Bantai Rekan Kantor

Caraballo mengungkapkan sang suami memang telah lama mengidap depresi dan masih dalam masa penyembuhan. Caraballo masih tidak tahu pasti apa yang menyebabkan suaminya nekat mengakhiri hidup.

Seorang saksi mengatakan Balbueno sempat adu mulut dengan seorang rekannya melalui telepon. Caraballo tak langsung percaya karena dilihat dari riwayat panggilan ponsel suaminya, Balbueno terakhir kali menerima panggilan dari Caraballo.

“Mereka menduga dia berkelahi dengan seseorang di telepon, tapi orang terakhir yang dia hubungi adalah aku,” kata Caraballo.

Artikel Lainnya

Caraballo mengungkapkan sang anak sangat dekat dengan sang ayah. Ferni bahkan masih mengira jika ayahnya itu masih menjalani perawatan di rumah sakit. Ia pun saat itu belum sepenuhnya menyadari bahwa sang ayah telah tiada setelah nekat menabrakan diri ke kereta.

Tags :