Untuk Memberi Efek Jera, Dua Pencuri Helm Ini Dipaksa Menginap di Kamar Jenazah Supaya "Dinasehati" Makhluk Halus

Ketimbang dihajar, mending dibikin kayak gini

Aksi pencurian pastinya membuat banyak orang merasa geram. Udah capek-capek bekerja atau berusaha mendapatkan uang dan dibelikan harta benda, eh malah dicuri begitu saja oleh para maling. Tindakan kriminal ini juga beragam bentuknya. Mulai dari pencopetan, penjambretan, begal, perampokan, sampai pencurian benda sehari-hari. Tindak kriminal ini bisa ditemui di hampir seluruh penjuru negeri.

Makanya itu, ketika pelakunya berhasil tertangkap oleh warga, maka tidak jarang mereka akan melakukan aksi main hakim sendiri. Pelaku akan dipukuli beramai-ramai, diikat dan disiram air got, bahkan ada yang nyaris dibakar. Tapi, tindakan main hakim sendiri ini sebenarnya tidak baik juga karena warga malah sama aja berbuat kriminal. Mungkin, hukuman yang dilakukan oleh warga Jambi ini bisa dijadikan sebagai contoh.

Di daerah Telanaipura, Kota Jambi, warga berhasil menangkap dua orang pria yang ketahuan mencuri helm. Namun, warga tidak memukuli mereka beramai-ramai. Warga justru memberikan hukuman unik yaitu menginapkan kedua pelaku di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher di Jalan Letjen Suprapto, Jambi. Warga memilih untuk "menyiksa" mental kedua pelaku.

Warga ingin memberikan efek jera kepada dua orang pelaku dengan "meminta bantuan" dari makhluk halus. Ketimbang mereka capek-capek mukulin pelaku, mending para setan aja yang "ngasih nasihat" kepada mereka berdua. Video pemberian hukuman ini kemudian diunggah oleh akun Facebook Tiafana Tiara.

Naas 2 pemuda mencuri helm, dihukum nginep di kamar jenasah, tidak disebutkan tempat kejadian." tulis Tifana.

Video ini kemudian viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari netizen. Mereka rata-rata setuju dengan hukuman yang diberikan oleh warga kepada kedua pelaku.

Febby Mainah: Mending kek gitu biar kapok, end takut, dari pada dibakar atau dipukulin main hakim sendiri."

Ada juga akun Junot Bluecadot yang menganggap kalau hukuman ini merupakan salah satu hukuman jitu dan merongrong psikologis pelaku supaya mereka kapok. Informasi ini juga dibenarkan oleh Kepala Satuan Pengamanan RSUD Raden Mattaher Jambi Sujarwo. Dia mengatakan bahwa memang ada dua orang pencuri helm yang diamankan di kamar jenazah rumah sakit tersebut.

Artikel Lainnya

Unik banget kan hukumannya? Kalau diinapkan semalam dua malam di kamar jenazah, mereka pasti tidak akan berani lagi mengulangi perbuatannya. Terkadang manusia memang begitu. Tidak takut perbuatan mereka terkena hukuman dari Allah, tapi begitu "ditegur" oleh makhluk halus langsung manut-manut. Kalau menurut kamu sendiri, hukuman ini cocok atau tidak?

Tags :