Terungkap! Inilah Alasan Mengapa Mie Ayam Ini Hanya Dihargai Rp2.000 Saja. Ada Kisah Sedih Dibaliknya!

Terungkap! Inilah Alasan Mengapa Mie Ayam Ini Hanya Dihargai Rp2.000 Saja. Ada Kisah Sedih Dibaliknya!
https://static.rancahpost.com/wp-content/uploads/2019/01/Viral-Harga-Mie-Ayam-di-Sragen-Cuma-2-Ribu-Ini-Pengakuan-Si-Penjual.jpg

Tetap enak walaupun murah!

Berjualan adalah salah satu cara bertahan hidup dan mendapatkan penghasilan. Ada banyak jenis-jenis dan cara dalam berjualan. Mulai dari jualan barang-barang hingga berjualan makanan.

Salah satu prinsip dalam berjualan adalah mencari laba sebanyak-banyaknya asal masih masuk akal dan sesuai dengan rasa atau kenikmatan makanan atau minuman yang dijualnya.

Baru-baru ini ramai tentang berita mie ayam yang sangat murah. Bahkan, bisa jadi harganya lebih murah dari es teh atau air mineral sekalipun di rumah makan kebanyakan.

Mie ayam yang harga wajarnya bisa mencapai di atas Rp10 ribu atau setidaknya paling murah mungkin Rp7 ribu, itu pun biasanya yang pakai gerobak biasa keliling di gang-gang. Tapi kali ini ada yang berbeda.

https://asset.kompas.com/crop/71x0:913x561/750x500/data/photo/2019/01/19/2078382108.jpg
Rita penjual mie ayam murah

Ternyata ada mie ayam yang harganya hanya Rp 2.000 per mangkok di Dukuh Gondang RT 003 RW 007, Desa Grasak, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pedagang mie ayam tersebut adalah Rika Septi Anadewi (25) dan suaminya, Febriana Trilaksono (25) yang juga seorang kuli bangunan.

BACA JUGA:

Mie ayam ini sudah mulai buka sejak Desember tahun lalu. Dia mendapatkan resep bumbu dari mertuanya. Bahkan dilansir dari Kompas.com, tidak hanya Rika yang menjual mie ayam di keluarganya, tapi bulik, mertua, dan kakaknya juga berjualan mie ayam di tempatnya sendiri-sendiri.

http://cdn2.tstatic.net/jateng/foto/bank/images/mie-ayam-rp-2000-2.jpg
Seporsi mie ayam murah di Sragen

Berjualan mie ayam semurah, Rita mengaku tidak rugi. Karena banyak yang mengira bahwa itu akan rugi. Rita mengaku hanya memakai modal Rp100 ribu keuntungannya pun bisa mencapai Rp70 ribu per hari. Dia menghabiskan daging ayam sebanyak 2-3 ekor dan 10 pak mie dalam satu hari.

Sebenarnya dia bisa saja menjual dengan harga yang lebih mahal bila dilihat harga-harga mie ayam di pasaran. Akan tetapi, menurut pengakuannya hal itu dilakukan karena dia berpikir anak-anak juga bisa beli. Suatu hari dia pernah sedih bahkan sampai menangis karena anaknya minta uang Rp2.000, namun tidak bisa memberikannya untuk jajan.

http://cdn2.tstatic.net/jateng/foto/bank/images/mie-ayam-rp-2000-3.jpg
Rita sedang di tempatnya memasak

Walaupun banyak yang mencibirnya dengan menduga-duga hal yang tidak-tidak, namun Rika tetap berjualan di rumahnya yang sederhana. Di tempat jualan yang juga rumahnya itu memang jauh dari kesan warung.

Bayangkan saja tidak ada etalase atau meja maupun kursi, hanya ada spanduk. Uniknya banyak yang memesan mie ayamnya melalui WhatsApp.

Banyak juga yang berkomentar positif tentang mie ayamnya yang dulu hanya bisa menghabiskan satu panci besar namun sekarang sudah bisa tiga panci besar itu. Ada yang berkomentar tentang rasa yang enak dan kemurahannya. Walau juga ada yang berkomentar tentang porsinya yang sedikit.

BACA JUGA:

Tags :