Tergiur iPhone X Murah, Karyawati Ini Malah Kena Tipu. Makanya Hati-Hati Kalo Transaksi Online

Tergiur iPhone X Murah, Karyawati Ini Malah Kena Tipu. Makanya Hati-Hati Kalo Transaksi Online
https://inet.detik.com/cyberlife/d-3975532/tergiur-iphone-x-murah-di-olx-karyawati-ini-tertipu-belasan-juta

Makanya jangan langsung tergiur begitu melihat ada yang murah.

Punya smartphone baru apalagi harganya yang mahal, siapa sih yang nggak mau? Tapi, karena saking ngebetnya beli iPhone X, seorang karyawati asal Jakarta harus merelakan uangnya habis karena ditipu orang melalui salah satu marketplace yang cukup ternama di Indonesia, OLX. Gara-gara tergiur dengan harga iPhone X yang murah, akhirnya uang belasan juta yang ia kumpulkan raib seketika. Gimana sih kisahnya?

Dimulai dari keisengan untuk mencari smartphone Apple yang satu ini di Internet, ia mendapatkan salah satu lapak jualan di OLX yang menawarkan harga iPhone X dengan harga yang sangat murah, yang membuatnya tergiur untuk membeli smartphone itu.

Awalnya iseng cari di internet dan juga iseng chat penjualnya tapi malah jadi ikut tergiur dan mau beli," cerita Adita

Salah satu pertimbangan dirinya untuk membeli smartphone melalui toko online karena kesibukan dirinya yang sedang mempersiapkan pernikahannya, dan juga tuntutan dari pekerjaannya yang membuat waktunya sangat berharga dan jarang memiliki waktu kosong untuk membeli smartphone melalui toko biasa.

"Pulang kerja selalu malam, weekend dipakai untuk ngurus pernikahan jadi lebih simple lewat online," tambahnya.

Akhirnya, Ia pun mendapatkan sebuah iklan di OLX yang menawarkan sebuah iPhone X 256GB dengan harga 11,350 juta rupiah, dan setelah melakukan negosiasi, akhirnya Ia pun dapat harga 11 juta pas. Sekedar informasi, nama akun penjual tersebut adalah annisa257, dengan nama pemilik Putra Budi Mulya dan nomor ponsel 085823895941 yang bertempat tinggal di Sukamulya, Ciamis, Jawa Barat.

Siapa sih yang nggak tergiur dengan penawaran ini? Harga normal iPhone X di Indonesia berkisar di harga 15 jutaan, dan penjual ini hanya menjualnya dengan harga 11 juta saja. Tanpa pikir panjang, Ia pun melakukan transaksi ini. Pertama kali yang ingin dilakukannya adalah dengan metode COD (Cash on Delivery), namun karena posisi penjual yang jauh dari tempat tinggalnya, akhirnya Adita setuju untuk melakukan transaksi dengan cara transfer langsung ke pelaku dengan syarat mengirimkan sejumlah data pribadi seperi KTP dan resi pengiriman barang.

Sayang, pada saat pengecekan pertama kali nomor resi JNE yang diberikan, tidak dapat dilacak alias muncul error "Not Found". Adita sendiri masih yakin karena pelaku memberikan video dari packing hingga proses pengiriman, bahkan nomor resi yang ada dalam video itu juga sama dengan yang diberikannya. Dengan modal kepercayaan, akhirnya Adita sendiri mentransfer uang ke rekening pelaku yang ternyata menipunya ini. Setelah itu, pelaku langsung memblokir nomor telepon Adita, dan Ia sendiri akhirnya melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

Jadi, kesimpulannya kita harus berhati-hati dalam bertransaksi online, meskipun sekarang ini banyak marketplace yang menjadi jembatan antara penjual dengan pembeli, namun bukan berarti hal ini aman 100%. Kita sebagai pembeli juga harus berhati-hati dengan apa yang dikirimkan oleh penjual, dan sebaliknya sebagai penjual juga harus berhati-hati agar tidak terjebak penipuan pula. Semoga bermanfaat!

Tags :