Tak Terima Mantan Menikah, Pria Ini Ngamuk dan Menebas Leher Ibu Kandung Serta Tantenya Sendiri dengan Parang. Sadis!

Tak Terima Mantan Menikah, Pria Ini Ngamuk dan Menebas Leher Ibu Kandung Serta Tantenya Sendiri dengan Parang. Sadis!
http://manado.tribunnews.com/2018/11/18/video-mantan-pacar-menikah-pria-di-kalteng-ngamuk-rusak-pelaminan-lalu-bantai-ibu-dan-tantenya?page=all

Semuanya dirusak oleh pelaku sekaligus tempat resepsinya.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Barito Timur, Kalteng di mana seorang lelaki tega membunuh ibu kandung dan tantenya sendiri setelah mengamuk serta merusak pernikahan tetangganya yakni mantan pacar si pelaku.

Seperti yang diberitakan pada Banjarmasin Post, kejadian sadis ini menggemparkan warga di Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), hari Sabtu (17/11/2018) yang lalu.

Sang pelaku diketahui bernama Saiin Kadir yang juga dipanggil Lin (30), dengan sangat marah dan geram datang ke persiapan pernikahan tetangganya. Ia datang dan merusak semua yang ada di depannya terutama pelaminan yang rencananya dipakai untuk resepsi pernikahan pada hari Minggunya.

Ibu kandung jadi korban via Pojoksatu.id

Ternyata, tetangganya itu disebut-sebut mantan kekasih Lin, dan diduga Lin marah karena tak terima sang mantan akan menikah.

Aksi lin ternyata tidak cukup dengan menghancurkan pelaminan sang mantan. Ia menambil parang dan tidak segan-segan menebas siapa pun yang mendekatinya. Ibu Lin yang tengah duduk di teras bersama adiknya, Dina, dihampiri oleh Lin dengan parang di tangannya.

Suasana tegang dan rebut-rebutan parang pun sempat terjadi. Dina berhasil merebut parang yang ada ditangan kakaknya itu, dan mengopernya ke Hatnah, tantenya untuk segera dijauhkan dari Lin.

Lin tidak tinggal diam. Ia pun langsung masuk ke dalam rumah mencari parang tadi dengan sangat marah, kemudian mengejar Bawi, ibu kandungnya dan melayanglah parang tersebut ke lehernya hingga meninggal.

Korban dibawa ke rumah sakit via Tribunnews.com

Belum puas melampiaskan amarahnya kepada ibu kandungnya sendiri, ia pun berlari ke dalam rumah mencari tantenya, Hatnah, dan ketika itu juga Lin melakukan hal yang sama.

Petugas pun segera datang setelah dilaporkan oleh warga, namun tidak membuat Lin takut. Justru ia malah mengejar mobil patroli dengan parangnya sembari diangkat.

BACA JUGA:

Selain itu, Lin juga memecahkan kaca mobil dengan tangannya. Petugas awalnya menghindar dan meminta Lin untuk menyerahkan diri, namun ia malah melawan.

Melihat aksi pelaku itu, polisi mengambil langkah sigap yaitu menembak kaki pelaku. Tetapi Lin masih saja tidak mau menyerahkan diri dan berusaha melarikan diri, sehingga polisi pun menembak bagian perut si pelaku. Lin langsung dibawa ke Puskesmas Ampah, namun sesampainya di sana, pelaku telah meninggal dunia.

Kejadian pembantaian yang sadis ini masih akan ditelusuri untuk memastikan motif si pelaku seperti yang dikatakan Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendi.

Tags :