Sering Pakai Baju Seksi Saat Liputan Pertandingan, Presenter ini Sering Bikin Pesepakbola Salting!

Presenter sepakbola seksi
Presenter sepakbola seksi | www.instagram.com

Tapi, dia malah dibenci oleh presenter olahraga wanita lainnya

Memang sedikit ada yang tidak biasa ketika wanita menjadi presenter olahraga. Mereka biasanya akan memakai pakaian ketat, terbuka, dan menonjolkan keseksian. Seakan-akan mereka ingin agar penonton lebih fokus kepada tubuhnya dibandingkan pertandingan yang disiarkan. Berbeda halnya dengan presenter pria yang biasanya berpakaian setelan jas lengkap.

Salah satu presenter wanita yang dikritik karena penampilan seksinya adalah Diletta Leotta. Dia merupakan presenter sepakbola yang terkadang melaporkan dari studio, dan terkadang melaporkan langsung dari stadion. Diletta dikritik karena kerap memakai pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Kritikan bahkan datang dari rekannya sesama jurnalis, Caterina Collovati.

Menurut Caterina, wanita yang berusia 28 tahun itu sengaja berpenampilan seksi untuk mendapatkan perhatian dari para penggemar sepakbola. Caterina mengkritik bahwa alih-alih memberikan informasi, Diletta justru "menjual tubuhnya" kepada penonton. Caterina tidak mempermasalahkan wanita tampil cantik, namun harus tetap memperhatikan batasan dan juga profesionalitas.

Saya mengatakan bahwa jika seorang jurnalis pergi ke stadion dengan berpakaian seperti itu, dia lebih suka dilihat daripada didengarkan," tulis Caterina di halaman Facebook-nya.

Baca juga: Presenter Olahraga Bening

View this post on Instagram

LIVE 🎤⚽️☀️

A post shared by 🌸Diletta Leotta🌸 (@dilettaleotta) on

Diletta sendiri tidak membantah bahwa pakaiannya ditujukan untuk membuat orang salah fokus. Dalam sebuah wawancara, dia mengklaim dirinya sebagai "oasis" di tengah padang pasir. Jadi, jika ada orang-orang yang tidak tertarik dengan pertandingan sepakbola, mereka cukup melihat dirinya saja dan tidak perlu mempedulikan pertandingan tersebut.

Jika kamu tertarik pada sepakbola, dengarkan kata-kata saya, jika tidak lihat saja saya," kata Diletta dalam wawancara tersebut.

Pernyataan ini memicu kemarahan dari sejumlah jurnalis olahraga wanita. Mereka merasa Diletta malah menempatkan wanita sebagai objek seksualitas kembali, dan bukannya dihargai atas profesinya. Para jurnalis olahraga wanita lainnya khawatir kalau Diletta bakal membuat tren "menjual keseksian tubuh" akan kembali terjadi dalam olahraga.

Kekhawatiran mereka beralasan karena saat Diletta melaporkan langsung dari stadion, dia menjadi target nyanyian dari para penggemar. Nyanyian itu bernuansa pelecehan karena penonton meminta Diletta untuk menunjukkan payudaranya. Memang Diletta tidak mempermasalahkan hal tersebut dan menganggapnya hanya lelucon yang tidak berbahaya.

Baca juga: Presenter Seksi Ini Lagi Merana Gaes Diputusin Pacarnya Gara-gara Call Of Duty. Waduh, Comot Mblo!

View this post on Instagram

ON AIR 🎧

A post shared by 🌸Diletta Leotta🌸 (@dilettaleotta) on

Artikel Lainnya

Kalau menurut kamu sendiri, presenter olahraga seksi itu benar-benar paham dengan apa yang dia ucapkan, atau cuma sekadar menjual kemolekan tubuh doang tanpa pengetahuan apapun mengenai olahraga? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar, ya.

Tags :