Sering Mendengar Lagu Salawat dari Nissa Sabyan, Oppa Korea Ini Akhirnya Mantap Memeluk Agama Islam

Menjadi mualaf
Menjadi mualaf | www.instagram.com

Kisahnya mendapat hidayah begitu penuh tantangan

Pindah keyakinan atau pindah agama memang bukan hal baru. Tapi, tentu saja ini adalah keputusan besar yang harus dipikirkan masak-masak. Karena tidak jarang keputusan untuk beralih keyakinan akan mendapatkan tentangan dari orang-orang terdekat. Keputusan pindah agama juga berarti kita harus bersiap memasuki suatu lingkungan yang baru dan beradaptasi dengannya.

Hal itulah yang sempat dirasakan oleh Youtuber asal Korea Selatan yang bernama Hwang Woo Joon atau lebih akrab disapa Ricky Ujung atau Ujung Oppa. Dia adalah lulusan S1 jurusan penerjemahan bahasa Melayu dan Indonesia, sehingga cukup fasih berbahasa Indonesia. Selain itu dia juga mengajar pelajaran Bahasa Indonesia di Korsel dan sering bolak-balik dari Korsel ke Indonesia selama 15 tahun terakhir ini.

Karena di Indonesia banyak yang menggemari segala sesuatu yang berkaitan dengan Korsel, Ujung Oppa dengan cepat mendapatkan fans. Kini, akun YouTubenya telah memiliki lebih dari 1 juta subs yang rata-rata adalah orang Indonesia.

Karena tinggal di Indonesia, Ujung Oppa lama-lama terbiasa dengan lantunan adzan dan juga shalawat, kondisi yang jauh berbeda dengan negara asalnya. Tapi, ketika itu dia menanggapinya biasa saja.

Tinggal di Indonesia, saya udah biasa menonton, mendengar, dan ketemu orang muslim. Islam jadi nggak asing. Misalkan mendengar adzan, salawat, dan sering mencoba makanan halal di Indonesia dan Korea. Dulu Ujung Oppa nggak tahu sama sekali (soal Islam) dan nggak berminat," tuturnya.

Hingga suatu ketika dia bertemu dengan grup musik Sabyan Gambus karena terlibat kerjasama dalam pembuatan konten YouTube. Saat itu, Ujung Oppa mengaku jadi tenteram setiap kali mendengar salawat yang dinyanyikan oleh Nissa Sabyan. Kondisi ini berlansung selama bertahun-tahun kemudian. Ada rasa bahagia saat mendengar lantunan lagu salawat tersebut.

Hingga akhirnya, ia mengajak salah seorang temannya meliput kegiatan di masjid saat Idul Fitri. Kala itu, temannya sempat ogah-ogahan karena agama Islam di Korsel masih sangat asing, Populasinya saja hanya 0,05% saja. Tapi, setelah dibujuk, akhirnya teman Ujung Oppa bersedia. Kala itu, mereka sempat mendengar ceramah dari ustad yang menarik minat mereka berdua.

Artikel Lainnya

Teman Ujung Oppa lalu menanyakan sejumlah hal mengenai aturan dalam agama Islam, dan setelah mendapat penjelasan dari ustad, dia memutuskan untuk masuk Islam saat itu juga. Setelah menjadi mualaf, dia memiliki nama baru yaitu Muhammad Zon. Tapi, tidak mudah menjadi seorang mualaf di Korea. Zon dipecat dari tempat kerjanya karena tidak lagi bisa diajak minum minuman keras dan makan babi.

Tapi, Ujung Oppa melihat kalau perjuangan ini tetap membuat Zon bahagia. Hal inilah yang mengetuk pintu hati Ujung Oppa untuk memeluk agama Islam juga. Kini, dia resmi memeluk agama Islam, tapi menekankan bahwa dia masih perlu belajar lebih banyak lagi.

Ujung Oppa juga ingin bahagia. Apa ya rahasianya dari mereka, bisa bahagia. Benar-benar bikin Ujung Oppa kepo. Tanpa paksaan, Ujung Oppa memutuskan untuk menjadi muslim. Dan kita sekarang brother. Untuk ke depan, Ujung Oppa akan bertemu ustad dan belajar pelan-pelan tentang agama Islam, akan membuktikan bahwa pilihan Oppa benar," ungkapnya.

Semoga Ujung Oppa bisa istiqomah dengan pilihannya ini, ya dan tidak berganti agama lagi nantinya jika suatu saat ada masalah. Gimana tanggapanmu terhadap orang yang beralih keyakinan?

Tags :