Rela Menikah Dengan Pria Tua Demi Harta, Sekarang Wanita Ini Menyesal Karena Hidupnya Malah Berantakan

Rela Menikah Dengan Pria Tua Demi Harta, Sekarang Wanita Ini Menyesal Karena Hidupnya Malah Berantakan
http://intisari.grid.id/read/031278783/nikahi-pria-70-tahun-karena-uangnya-8-tahun-kemudian-wanita-muda-ini-menyesal-alasannya?page=all

Wahai wanita matre, segeralah bertobat

Kehidupan di dunia ini memang harus dihadapi secara realistis, apalagi ketika kamu hendak menjalin hubungan dengan seseorang. Faktor keuangan pasti menjadi hal utama yang akan kamu pertimbangkan sebelum bersedia menjadi istri seseorang. Soalnya, di zaman sekarang kalau tanpa uang tuh rasanya nggak enak banget dan bikin makan ati.

Memang tidak semua hal bisa dibeli oleh uang, tapi rata-rata semua hal membutuhkan uang. Kamu nggak bisa membayar uang sekolah anak pake cinta doang, kan? Hal inilah yang membuat banyak wanita-wanita "realistis" di luar sana yang hanya mau menikah dengan pria kaya. Salah satunya adalah wanita satu ini.

8 tahun lalu, wanita Vietnam yang bernama Nguyễn Thị Bích ini menikah dengan seorang pria tua yang memiliki banyak uang. Nama suaminya adalah Ngô Thanh Học, yang terpaut usia sangat jauh dengannya, tapi tetap mau dia nikahi karena tertarik dengan hartanya. Namun, ternyata harta ini tidak membawa kebahagiaan, melainkan kesengsaraan dalam hidup Nguyen.

Nguyen dan suaminya via (Bastille Post)

Suaminya dulu adalah seorang pensiunan veteran dan memiliki jumlah harta yang lumayan. Apalagi, dia setiap bulan mendapatkan jatah uang pensiun dan emas dari pemerintah. Nguyen merasa kalau hidup bersama dengan pria tersebut, maka kehidupan dan masa depannya akan terjamin. Akhirnya, dia menerima pinangan pria tua itu dan bersedia mengikat janji suci dengannya.

Setelah menikah dan menjalani kehidupan rumah tangga, mereka dianugerahi dengan 3 orang anak. Mereka mendapat 2 orang putri dan satu orang putra. Dengan uang pensiun dari suaminya, kehidupan mereka pada awalnya baik-baik saja.

Nguyen dan suaminya via (Bastille Post)

Namun, ketika anak-anak mereka mulai bersekolah, biayanya mulai membengkak. Uang pensiun sekitar Rp 900 ribu yang diterima dari suaminya, sudah tidak bisa lagi menutup biaya sehari-hari. Terlebih, suaminya sudah tidak bisa bekerja lagi sehingga tidak bisa membantu menyokong ekonomi. Malah, dia sering dirawat di rumah sakit karena kondisinya mulai sakit-sakitan.

Hal inilah yang membuat Yu semakin kerepotan. Dia harus mengurus suaminya yang sakit-sakitan, mengurus tiga orang anak, dan berusaha memperbaiki kehidupan ekonomi mereka. Hal ini berbanding terbalik dengan imajinasinya ketika menikahi suaminya saat masih muda dulu. Dia tidak membayangkan kalau kehidupannya justru malah lebih sengsara karena menikah demi harta.

Nguyen dan anak-anaknya via (Bastille Post)

Karena itu, Nguyen mengungkapkan bahwa dia merasa menyesal telah menikah dengan suaminya, dan kalau punya kesempatan memutar waktu, dia akan meralat keputusannya dulu. Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Tidak ada yang bisa dilakukan selain menjalani semuanya.

Dia juga tidak tega menceraikan suaminya yang sudah sakit-sakitan dan tak tega pula meninggalkan ketiga anaknya. Dia bertahan dengan pilihannya dan akan terus menjalaninya sampai akhir hayat. Jadi, menikah demi harta tidak selalu berujung pada kebahagiaan dan kestabilan ekonomi. 

Kalau menikah demi cinta, setidaknya kamu bisa sama-sama berjuang di waktu sulit, dan sama-sama menikmati masa kesuksesan. Jalan mana yang kamu pilih? Tulis di kolom komentar, ya.

Tags :