Peringati Kemerdekaan RI, Anak-Anak TK Di Probolinggo Ini Dipakaikan Cadar Sambil Memegang Senjata. Ini Pengakuan Kepseknya

Peringati Kemerdekaan RI, Anak-Anak TK Di Probolinggo Ini Dipakaikan Cadar Sambil Memegang Senjata. Ini Pengakuan Kepseknya
https://news.detik.com/jawatimur/4172647/viralnya-pawai-anak-tk-yang-bercadar-dan-bersenjata-di-probolinggo

Pengunggah videonya juga lagi diburu sama kepolisian

Ada satu insiden yang menjadi pro kontra ketika perayaan HUT RI ke-73 pada tanggal 17 Agustus silam. Dalam pawai budaya yang diadakan di Kota Probolinggo, ada rombongan anak TK yang mengenakan kostum yang dinilai kontroversial. Anak-anak TK ini mengenakan pakaian serba hitam, memakai cadar, serta membawa "senjata" laras panjang mainan.

Baca juga : Orderan Sering Dicancel Karena Memakai Cadar, Wanita Ini Bersyukur Banget Akhirnya Mendapat Driver yang Toleran

Tak ayal, video dan gambar para bocah-bocah ini viral di internet dan membuat netizen merasa miris. Di perayaan yang seharusnya bertemakan kemerdekaan RI, mereka malah menggunakan kostum yang mencerminkan "budaya radikal". Buat apa anak-anak menenteng senjata laras panjang? Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa murid-murid ini berasal dari TK Kartika V 69 yang berada di bawah binaan Kodim 0820 Probolinggo.

Foto murid TK Kartika yang berbusana cadar dan membawa senjata mainan saat mengikuti gerak jalan HUT RI ke-73

Kepala Dinas Pendidika, Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo, Muhammad Maskur, mengatakan bahwa dari sekian banyak peserta, yang mengenakan kostum jubah dan cadar adalah TK Kartika V 69. Setelah video ini viral dan menuai kecaman, Kepala Sekolah TK Kartika, Hartatik, memberikan klarifikasi. Berdasarkan pengakuannya, seragam itu adalah seragam lama yang digunakan kembali untuk menghemat biaya.

Dia juga menegaskan tak berniat menanamkan "ajaran radikal" kepada anak muridnya. Mereka hanya ingin mengangkat tema "Perjuangan Bersama Rosulullah Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa", dan bukan menunjukkan tema berbau terorisme. Sementara itu, ketua panitia pawai budaya, Supini, mengatakan bahwa panitia kecolongan dan lalai saat melakukan seleksi sehingga hal semacam ini bisa lolos.

Klarifikasi para guru TK Kartika terkait busana cadar yang dipakai para murid saat mengikuti gerak jalan HUT RI ke-73

Dandim 0820 Probolinggo juga meminta maaf karena tidak melakukan pengawasan terhadap TK Kartika yang berada di bawah naungannya. Dia juga menegaskan bahwa tak ada niatan untuk menyebarkan paham radikalisme atau terorisme.

Kasus ini sebenarnya sempat masuk ke tahap penyelidikan oleh polisi, tapi kemudian dihentikan. Menurut Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, tidak ada unsur kesengajaan atau pelanggaran pada pawai tersebut. Kini, kepolisian malah beralih mencari tau siapa pengunggah video tersebut untuk menyelidiki motifnya, sebab tidak menayangkan pawai secara utuh.

Video murid TK Kartika yang berbusana cadar dan membawa senjata mainan saat mengikuti gerak jalan HUT RI ke-73

Kegiatan pawai yang tidak utuh ini menyebabkan persepsi berbeda di masyarakat. Menurut Alfian, pawai tersebut tidak hanya menampilkan TK Kartika, tapi di bagian depannya, murid TK lain mengenakan kostum bertemakan Timur Tengah, mulai dari unta, Raja Salman, sampai Ka'bah. Jadi, apa yang dilakukan TK Kartika ini dianggap "masih mempunyai relevansi".

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, juga telah mendengar kasus ini dan memutuskan tak ada yang salah dengan pawai tersebut. Mendikbud mahal memberikan bantuan Rp 25 juta kepada TK Kartika.

Video klarifikasi para guru TK Kartika terkait busana cadar yang dipakai para murid saat mengikuti gerak jalan HUT RI ke-73

Bantuan sebesar itu diharapkan oleh Muhadjir agar dipergunakan dengan baik untuk keperluan sekolah, khususnya untuk membantu mereka yang kurang mampu.

Kalau menurut ane sih, TK ini kan pengen mengangkat tema tentang Rasullulah. Nah, emang di zaman Nabi dulu, udah ada yang make senjata laras panjang gitu? Kan agak aneh gitu. Bagaimana pendapatmu atas kasus ini?

Mampir ke sini juga yuk:

Tags :