Ngeri! Kuping Seorang Bocah Ditemukan Benda Ini Setelah Bermain di Playground

manik-manik masuk kuping
manik-manik masuk kuping | www.facebook.com

Anaknya merasa gatal pada kupingnya sehari setelah bermain

Hal mengerikan harus dialam oleh seorang ibu yang harus menerima kuping anak-anaknya kemasukan benda asing setelah membawanya ke taman bermain indoor. Keputusannya mengajak anak-anaknya bermain di taman bermain indoor itu berujung horor.

Seorang ibu bernama Merlyn Tok harus mendapati kedua putrinya kemasukan benda asing di dalam kupingnya. Hal ini terjadi setelah sang anak main di taman bermain indoor di Singapura.

manik-manik masuk kuping
manik-manik dalam kuping anak | www.facebook.com

Dilansir dari Asia One, Senin (21/4/2019), sang ibu membagikan kejadian mengerikan ini ke laman Facebook, akun Merlyn Tok pada Sabtu (20/4/2019). Pada postingannya itu ia menjelaskan ketika Tok mengajak kedua putrinya bermain ke taman bermain indoor di Northpoint City, Singapura pada hari Minggu (24/3/2019).

Tok mengira tidak akan terjadi apa-apa mengajak anak-anaknya bermain ketempat tersebut. Sampai ketika sehari setelah bermain di taman bermain indoor, putrinya yang berusia enam tahun itu mengeluh gatal di telinga kanannya.

Betapa terkejutnya ia ketika memeriksa telinga putrinya di mana menemukan ada manik-manik plastik kecil yang bersarang di telinga putrinya. Hal yang sama terjadi pada putrinya yang lebih kecil, bahkan Tok menemukan tiga manik-manik menempel di dalam telinganya.

Panik melihat hal ini, Tok langsung membawa kedua putrinya ke bagian Kecelakaan dan Gawat Darurat. Sayangnya, para dokter di sana tak mampu mengeluarkan manik-manik plastik tersebut dari telinga kedua buah hatinya. Mereka pun menjadwalkan janji dengan spesialis Telinga, Hidung & Tenggorokan (THT) pada keesokan harinya.

Tok mengatakan kepada Lianhe Wanbao dalam sebuah wawancara bahwa diperlukan tiga orang untuk menahan putri sulungnya, sementara sang spesialis mengekstrak manik itu.

Putrinya sangat ketakutan, menangis dan menjerit selama proses tersebut. Sedangkan putrinya yang lebih muda mengalami kondisi yang lebih serius. Tim medis harus benar-benar berhati-hati karena manik-manik plastik tersebut bersarang di dekat gendang telinga.

Tok mengatakan, memakan waktu 20 menit untuk mengeluarkan benda asing dari telinga putri-putrinya karena tim medis harus ekstra hati-hati supaya tidak merusak gendang telinga putrinya, apalagi bisa membahayakan kemampuan pendengaran kedua gadis kecil itu.

Sang spesialis juga mengatakan kepada Tok bahwa kasus serupa ini telah ia tangani baru-baru ini. Tok yang khawatir, akhirnya membagikan ceritanya itu ke laman Facebook untuk meningkatkan kesadaran bagi orangtua lainnya.

Minggu berikutnya, Tok datang kembali ke taman bermain indoor tersebut untuk memberi tahu mereka tentang bahaya keselamatan. Namun Tok dibuat begitu terkejut dengan respon mereka.

Dia mengklaim dalam posting Facebook bahwa staf mengatakan kepadanya bahwa gadis-gadis itu pasti "bermain dan meletakkan manik-manik ke telinga mereka". Tidak hanya itu, pihak stafnya pun menyuruh Tok untuk membawa gadis itu ke dokter dan kembali dengan membawa tagihan medis yang akan dibayar oleh mereka.

Artikel Lainnya
manik-manik masuk kuping
manik-manik dalam kuping | www.facebook.com

Padahal Tok tidak mengharapkan untuk dibayar biaya pengobatannya, melainkan menyoroti tentang keselamatan pada taman bermain indoor tersebut. Tok mengaku sudah mengawasi anaknya dengan baik.

Namun juru bicara pihak taman bermain indoor tersebut mengatakan bahwa stafnya sudah mengingatkan kepada orangtua untuk tidak membiarkan anak-anak mereka memasukkan manik-manik ke dalam mulut, hidung, telinga.

Dia menjelaskan bahwa manik-manik plastik, atau biji cassia, biasanya digunakan untuk membangun lubang "pasir" di taman bermain dalam ruangan karena tidak mengumpulkan debu, lebih mudah dibersihkan, dan kecil kemungkinannya jatuh ke mata seseorang.

Sehari setelah postingan Tok, taman bermain tersebut yang bernama Sunshine Childhood Playland, menerbitkan pernyataan di Facebook, mengingatkan orangtua untuk bertanggung jawab atas anak-anak mereka di pusat itu.

"Kami berusaha menyediakan taman bermain yang bersih, aman, dan nyaman untuk dinikmati semua orang, dan terus-menerus merevisi prosedur layanan kami untuk menyediakan lingkungan yang lebih aman dan lebih baik," tulis pihak taman bermain tersebut pada postingannya.

Wah, hati-hati nih buat para orangtua untuk selalu perhatikan anaknya ketika sedang bermain. Namanya anak-anak tentu bisa melakukan hal apa saja yang tak terpikirkan oleh orang dewasa. Kejadian kayak gini semoga bisa jadi pelajaran buat kita semua.

Tags :