Mentang-Mentang Normal, Wanita Ini Hina Anak Autis Di Facebook. Setelah Viral, Langsung Minta Maaf Sambil Menangis

Mentang-Mentang Normal, Wanita Ini Hina Anak Autis Di Facebook. Setelah Viral, Langsung Minta Maaf Sambil Menangis
http://www.grid.id/w-stories-w-news/2018/01/29/hina-anak-berkebutuhan-khusus-seorang-wanita-buat-video-permintaan-maaf-setelah-dihujat?page=all

Ketika jari lebih cepat daripada otak

Selama ini, banyak yang salah persepsi terhadap autisme. Mereka mengira jika autisme itu adalah sebuah penyakit kejiwaan, terlalu tertutup kepada orang lain, dan juga memiliki IQ yang rendah. Padahal, bukan seperti itu. Autisme bukan penyakit kejiwaan, tapi suatu gangguan yang terjadi di otak. Anak autis bukannya ingin tertutup dengan orang lain, tapi mereka memang memiliki kesulitan untuk bergaul dengan orang lain. Dan anak autis juga banyak yang memiliki IQ tinggi loh. Bahkan, ada anak autis yang masih SMA tapi udah menjadi dosen fisika di universitas terkemuka dunia.

Karena kesalahan persepsi ini, banyak yang melakukan aksi bullying, baik secara verbal maupun fisik, kepada anak autis. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh wanita satu ini. Wanita bernama Deasy Wulandari ini mengunggah status yang berisikan penghinaan kepada anak autis.

Ketika berada di bandara, dia merasa terganggu dengan seorang anak autis yang dianggapnya ngoceh-ngoceh gak jelas. Karena itu, dia takut kalau anaknya akan ketularan juga. Ketika tau anak autis itu tidak satu pesawat dengan mereka, dia pun merasa sangat bersyukur. Postingan ini pun viral dan menuai banyak sekali kecaman dari netizen, terutama dari guru-guru pendidik anak berkebutuhan khusus.

Setelah viral, mbak Deasy tiba-tiba "tersadarkan" dengan perilakunya dan akhirnya mengunggah video permintaan maaf. Sambil menangis, dia pun mengakui segala kesalahannya dan meminta untuk dimaafkan.

Tapi, netizen tidak begitu saja menerima permintaan maaf. Mereka masih saja mengecam tindakan yang dilakukan oleh Deassy sebelumnya.

"Jahat baget jadi orang, semoga anda dan anak anda tdk mengalami hal yang sama..," tulis akun Papanya Rvz.

"Saya punya anak special need mbaa...saya memang tersinggung, hati-hati dengan ucapan, dan sangat membekas semoga tidak mengulanginya yaa..."

"Coba kalau kejadian ini menimpa anak mba, protes juga kaaan!," ujar Yulia Indriani.

Yah, begitulah yang terjadi kalau kecepatan mengunggah sesuatu di sosmed lebih cepat dari kemampuan berpikir untuk menganalisa apa yang bakal terjadi kalau hal seperti ini diposting. Kalau menurut kamu gimana? Apakah tindakan mbak Deassy sebaiknya langsung dimaafkan atau dia harus berbuat hal lain dulu untuk membuktikan bahwa dia layak dimaafkan?

Baca artikel viral yang ini juga ya:

Tags :