Makan Siang Hanya dengan Nasi dan Air Putih, Kehidupan Pekerja Imigran Ini Ajarkan Kamu Untuk Selalu Bersyukur

Jangan terus mengeluh dengan hidup

Dalam hidup, kita tak bisa mendapatkan segala sesuatu yang kita inginkan. Oleh karena itu, lebih baik mensyukuri apa yang sudah kita miliki sekarang ini, ketimbang berduka atas sesuatu yang belum kita miliki. Kamu nggak usah sedih kalau nggak bisa seperti teman-temanmu yang punya smartphone canggih keluaran terbaru, memakai motor sport, atau doyan nongkrong di kafe-kafe mahal.

Selama kamu masih punya tempat tinggal yang nyaman, punya pakaian yang melekat di tubuh, bisa makan makanan bergizi setiap hari, maka bersyukurlah. Soalnya, nggak semua orang loh bisa menikmati ketiga hal ini dengan mudah. Banyak orang-orang di luar sana yang makan ala kadarnya doang, atau malah tidak makan sama sekali karena tidak mempunyai uang untuk membeli makanan.

Seperti yang terlihat dalam foto viral berikut ini. Sebuah akun Twitter bernama @syahdan_94 membagikan sebuah foto seorang pekerja migran di bidang konstruksi yang sedang beristirahat. Yang bikin trenyuh adalah makanan yang dia santap. Dia hanya memakan nasi yang dicampur dengan air putih saja. Tidak ada lauk apapun yang menjadi teman nasinya itu. Padahal, pekerjaan konstruksi adalah pekerjaan berat.

Kehidupan para pekerja migran | twitter.com

Butuh tenaga besar jika seseorang bekerja di bidang konstruksi. Karena itu, pekerja ini pasti kekurangan energi banget kalau makanannya hanya nasi dicampur air saja. Namun, apa daya. Dia hanya sanggup membeli makanan seperti itu. Dia tidak mampu mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli makanan lain yang ada lauk dan sayurannya.

Sepertinya, teman-temannya sesama pekerja konstruksi juga tidak mengetahui kondisi ini (atau malah tidak peduli). Terjumpa orang negara luar.. Makan nasi dgn kuah air mineral je," tulis Arif menyertai foto tersebut. Foto pekerja migran di Malaysia ini kemudian menuai beragam reaksi dari netizen. Ada yang bersimpati, ada yang mendoakan, dan ada juga yang mengisahkan pengalamannya sendiri.

"Ketika Anda merasa ingin menyerah, ketahuilah bahwa mereka adalah mereka yang saat ini menghadapi lebih banyak kesulitan tetapi masih bisa bahagia dengan apa yang mereka miliki," tulis seorang warganet.

"Ibuku pernah memberitahuku bahwa dia menyaksikan sekelompok pekerja migran makan di sebuah restoran, dan mereka hanya bisa makan kaldu dan tidak ada yang lain," tulis warganet lainnya.

"Saya dulu bekerja di bidang konstruksi dan saya selalu melihat para pekerja imigran ini berbagi nasi mereka. Kalau pun ada lauk itu pun hanya kari bawang. Mereka perlu menyimpan uang untuk dikirim kembali ke keluarga mereka. Kadang-kadang gaji mereka hanya digunakan untuk membayar paspor," ungkap warganet yang lain.

Pekerjaan berbahaya
Pekerjaan berbahaya |
Artikel Lainnya

Sedih banget kan melihatnya? Makanya kamu harus selalu bersyukur dengan apa yang kamu miliki saat ini. Karena bisa jadi, keadaanmu yang kamu anggap berkekurangan saat ini merupakan kemewahan yang dicari-cari oleh orang lain.

Tags :