Kemaluan Dihisap Saat Lelap Tidur, Pria Ini Nekat Bunuh Teman dengan Cobek

Pembunuh pakai cobek
Emosi gara-gara anunya diemut. | jambi.tribunnews.com

Cowok tulen pasti emosi tingkat dewa campur jijik kalo dapet perlakuan kimochi kayak gitu.

Peristiwa ini terjadi 26 November 2014.

Sebut saja namanya Nasir. Ia didakwa bersalah atas kasus pembunuhan teman lamanya bernama Bambang.

Nasir terjerat 2 pasal, yaitu Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa seseorang.

Baca Juga: Gara-gara iPhone 11, Cowok ini Diperkosa Oleh 2 Orang Cewek Sekaligus!

Apa sih penyebabnya?

Pembunuh pakai cobek
jambi.tribunnews.com

Dilansir dari Tribun Jambi, kasus pembunuhan ini terjadi gara-gara Nasir tidak terima karena pas lagi enak-enaknya tidur, kemaluannya dihisap si Bambang.

Buset.

Kisah tragis ini berawal dari Nasir yang baru saja datang dari Bogor dan mampir numpang istirahat sekalian mengunjungi teman SMP-nya, Bambang, yang tinggal di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara, Panjang.

Bangun tidur, ia pamitan mau pergi ke temannya yang satu lagi untuk mengantar contoh buah yang barusan dibawa dari Bogor. Habis itu ia balik lagi ke tempat si Bambang.

Mungkin karena merasa ngantuk lagi, Nasir pamitan ke si Bambang untuk melanjutkan istirahat.

Baca Juga: Gesekan Alat Kelamin hingga Pegang Pantat ABG, Pria Cabul di KRL Diciduk Polisi!

Pembunuh pakai cobek
jambi.tribunnews.com

Terlelap dalam tidurnya, Nasir merasa ada yang janggal dengan salah satu bagian tubuhnya. Rasanya ada yang sedang bergerak-gerak di selangkangannya.

Pas bangun buat mengeceknya, ia terkaget-kaget karena si Bambang ternyata sedang mengulum kemaluannya!

Syok dengan kelakuan si Bambang, Nasir spontan menendang tubuh teman lamanya itu hingga terpelanting. Ia pun kabur karena takut kalau sampai harus mengalami kezaliman lebih lanjut. Tak disangka, si Bambang malah mengejarnya.

Baca Juga: Gokil! Jepang Berhasil Bikin Alat Anti Pelecehan Seksual Hanya dari Tinta

Nasir terus berlari mencoba keluar dari rumah si Bambang yang jadi satu dengan bangunan warung miliknya.

Sialnya, si Bambang lebih cekatan dan dengan gagahnya memeluk Nasir dari belakang.

Nyaris putus asa, Nasir kembali memberontak. Entah kok kebetulan di dekatnya ada cobek batu. Langsung saja diambilnya lalu dihantamkan ke kepala si Bambang. Terlanjur emosi, rahang temannya itu menjadi sasaran bertubi-tubi hingga si pemilik warung menemui ajalnya.

Artikel Lainnya

Hmm.. Sebenarnya ini adalah kasus membela diri kalau dilihat dari perspektif si Nasir. Ia berupaya lari dari kejaran korban yang birahinya sudah di ubun-ubun. Tapi tetap saja si korban kehilangan nyawa. Bagaimana menurut kalian?

Tags :