Kecil-kecil Jadi Master Kung-Fu. Inilah Little Stone, Bocah 3 Tahun yang Aksinya Udah Kayak Jackie Chan!

Kecil-kecil Jadi Master Kung-Fu. Inilah Little Stone, Bocah 3 Tahun yang Aksinya Udah Kayak Jackie Chan!
https://id.pinterest.com

Tapi kalau dibangunin pagi-pagi masih nangis. Hihi, lucu!

Seni bela diri mungkin lebih banyak dikenal sebagai aktivitas orang dewasa. Padahal, sebenarnya anak-anak pun banyak mengikuti seni ini, mulai dari taekwondo, karate, bahkan kungfu. Kungfu yang dikenal memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, ternyata mampu dikuasai anak-anak yang masih kecil. Mengejutkan ,bukan?

Seni bela diri asal Negeri Tirai Bambu ini biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa menguasainya. Namun, tenyata ada lho, anak berusia 3 tahun yang sudah jadi master kung-fu. Inilah kisah Little Stone, 3 tahun. Pada usianya yang sangat muda ini dia sudah menyandang gelar sebagai master kungfu.

Foto via whatsnew2day.com

Dalam kesehariannya, Little Stone tinggal di kuil Shaolin yang berada di provinsi Henan, China. Di kuil itu, ia menghabiskan paling tidak 5 jam sehari untuk melatih kemampuannya. Tak hanya itu, latihan pun dimulai saat hari masih gelap, yakni jam 5 pagi.

Little Stone bersama teman-teman seusianya berlatih berlari, memukul-mukul pohon, hingga mengangkat potongan pohon bersama-sama. Sering juga ia berlatih sendirian bersama gurunya untuk memperbaiki gerakan-gerakannya.

BACA JUGA:

Mempelajari semua itu dalam usia yang sangat muda tentu bukan hal yang mudah. Berkali-kali, ia terlihat kesulitan menjaga keseimbangan. Namun, ketekunannya dalam berlatih membuatnya sudah semahir sekarang.

Dalam video berdurasi 01.49 detik yang diunggah akun youtube South China Morning Post, para penonton dapat melihat perubahan demi perubahan yang terjadi selama masa latihan Little Stone.

Meski menguasai berbagai jurus kungfu, Little Stone tetaplah seorang bocah biasa. Setiap dibangunkan pagi, ia masih menangis. Namun, tangisan tak menghalangi ia untuk terus berlatih. Ia tentu rindu sekali dengan orangtuanya.

Maka, tak jarang bocah ini menangis saat ibundanya melakukan video call. Tapi kasian juga, ya. Dia tentu sangat membutuhkan perhatian orangtuanya. Namun tujuan orangtua Little Stone memasukkannya ke dalam Shaolin adalah agar ia bisa tumbuh lebih kuat dan mandiri.

Rata-rata, anak yang dilatih di Shaolin memang menunjukkan sifat seperti itu. Selain itu, mereka juga berharap ketika Little Stone telah tumbuh dewasa, ia mampu menjadi tentara yang hebat.

Foto via whatsnew2day.com

Melihat unggahan ini, berbagai komentar netizen bermunculan. Salah satunya adalah akun Youtube Luke Skywalker yang tak setuju dengan latihan ekstrem yang dilakukan Little Stone. Ia bahkan menyamakan latihan ini dengan penganiayaan anak.

"Orang barat akan berkata, ini kekerasan terhadap anak," tulisnya.

Komentar senada juga disampaikan akun Youtube Miss Farish. Menurutnya, memisahkan anak dari orang tua adalah hal yang tidak baik.

"Mengajari anak seni beladiri bagus, itu mengajarkan mereka sikap disiplin tapi saya tidak setuju jika anak harus dipisahkan dari orang tuanya. Seorang anak membutuhkan dukungan emosional, kontak fisik, dan cinta dari orang tuanya." 

Sementara itu, ada juga netizen yang memuji kemampuan Little Stone. Salah satunya akun Youtube Blue Moon yang berkata, "Wow! Sangat lucu dan menggemaskan. Dia sangat kuat dan berani," komentarnya.

Kalau kamu sendiri gimana, guys? Setuju nggak dengan anak kecil belajar kung-fu seperti ini?

BACA JUGA:

Tags :