Kejam! Kaki Anak Singa Ini Sengaja Dipatahkan, Biar Bisa Diajak Foto Selfie Sama Turis

Supaya tidak kabur saat difoto, kaki anak singa ini sengaja dipatahkan.
Supaya tidak kabur saat difoto, kaki anak singa ini sengaja dipatahkan. | www.dailymail.co.uk

Singa ini ditemukan dalam kondisi kelaparan, ditelantarkan, dan nyaris tidak bisa bergerak.

Ada yang berpendapat bahwa memelihara hewan adalah perbuatan yang keji karena mengekang kebebasan mereka. Selain itu ada pula yang berpendapat bahwa memelihara hewan merupakan suatu bentuk ekspresi kasih sayang terhadap hewan.

Perbedaan sikap itulah yang akhirnya membuat batasan norma akan perilaku terhadap hewan menjadi kabur, sehingga orang-orang pun masih melakukan kekerasan terhadap hewan dalam tingkat-tingkat tertentu.

Ada yang berpendapat bahwa kita melakukan kekerasan ketika menjadikan hewan tertentu sebagai bahan makanan, sehingga tidak jadi masalah ketika manusia melakukan kekerasan terhadap hewan lain. Hewan yang masih menginjak usia anak-anak pun tidak luput dari perilaku manusia yang kurang bersimpati kepada mereka.

Supaya tidak kabur saat difoto, kaki anak singa ini sengaja dipatahkan.
Anak singa ini baru berusia beberapa minggu saat dipisahkan dari induknya | www.dailymail.co.uk

Dilansir dari Dailymail.co.uk (10/06/2020), seekor kaki anak singa di Rusia sengaja dipatahkan supaya dia tidak bisa lari saat ada wisatawan yang ingin berfoto selfie dengannya.

Baca Juga: Singa Sengaja Diternakkan di Afrika Selatan, Ternyata Cuma untuk Ditembaki Turis

Anak singa itu diketahui baru berusia beberapa minggu saat ia dibawa pergi dari induknya dan dipaksa menjadi model foto untuk para turis. Setelah dia sudah agak besar, kakinya pun dipatahkan agar dia tidak bisa kabur atau berlarian.

Supaya tidak kabur saat difoto, kaki anak singa ini sengaja dipatahkan.
Meskipun nyawanya bisa diselamatkan, anak singa ini tidak terhindar dari cacat permanen | www.fempositive.com

Menurut laporan rumah sakit yang merawatnya, diketahui bahwa kesehatannya menjadi buruk setelah dia dipukuli dan dipatahkan kakinya. Cedera yang parah pada tulang kaki belakangnya bahkan sampai membuat dia nyaris mati.

Baca Juga: Warga China Tetap Gelar Festival Makan Daging Anjing Tahun Ini

Anak singa itu ditemukan dalam kondisi ditelantarkan, luka-luka, kelaparan, dan nyaris tidak bisa bergerak. Dia juga mengalami penyumbatan usus dan kerusakan otot pada tubuhnya. Dia ditambatkan di sebuah gudang yang terletak di wilayah Dagestan.

Setelah dibawa ke rumah sakit, kondisi singa yang masih kecil ini mulai membaik. Dia mulai bisa berjalan meskipun masih agak tertatih-tatih. Walaupun nyawanya bisa diselamatkan, namun anak singa ini mengalami cacat permanen yang tidak bisa disembuhkan.

Artikel Lainnya

Karen Dallakyan, dokter spesialis yang menangani singa tersebut, memberikan laporan kepada Presiden Vladimir Putin. Pemimpin negara Rusia itu pun sampai terkejut saat mendengar penyiksaan terhadap hewan yang malang itu.

Dia pun langsung memerintahkan penyelidikan lebih mendalam untuk mencari pelaku dan memberi hukuman sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya.

Tags :