Tak Mau Dipoligami, Istri Ngamuk Siram Suami dengan Air Panas hingga Tewas

pelaku
Istri siram suami dengan air panas | news.detik.com

Amarah sang istri berujung petaka

Lantaran tak mau dipoligami, Aminah (30) tega menyiram tubuh suaminya, Bahtiar (28) dengan air panas hingga tewas. Bahtiar ketahuan diam-diam menikah dengan wanita lain tanpa sepengetahuan Aminah. Saat dimintai keterangan oleh polisi, Aminah mengaku sakit hati.

Kejadian tersebut terjadi pada 13 Juli 2019 di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Usai diguyur istrinya menggunakan air mendidih, Bahtiar sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun karena tak kunjung membaik, nyawa Bahtiar tak bisa diselamatkan.

1.

Kronologi kejadian

pelaku
Kronologi istri siram suami dengan air panas | www.tribunnews.com

Aminah diberitahu keluarga suaminya bahwa Bahtiar telah menikah lagi. Usai mengetahui pernikahan diam-diam yang dilakukan suaminya, Aminah merasa kesal dan sakit hati. Kejadian tersebut terjadi pada 13 Juli 2019 di Paranga, desa Kapita, kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Saat itu Aminah bermaksud meluapkan kekesalannya dengan sang suami namun malah berujung petaka. Aminah pada waktu itu sedang memasak air dan setelah mendidih dituang ke dalam ember.

Karena emosi, tanpa pikir panjang air panas tersebut diguyurkan ke tubuh suaminya yang saat itu sedang tertidur lelap.

Korban langsung terbangun merintih kesakitan. Anggota keluarga yang melihat kejadian tersebut langsung membawa Bahtiar ke Rumah Sakit Takalar. Namun karena tak ada perkembangan, Bahtiar dibawa pulang oleh keluarga untuk diberi pengobatan tradisional.

"Sekitar kurang lebih 6 hari diobati secara tradisional korban meninggal dunia pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019, kemudian mayat almarhum dibawa ke rumah saudaranya di Jeneponto," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani pada Minggu (21/7/2019) melansir Detik.com.

2.

Polisi tangkap pelaku

pelaku
Istri langsung ditangkap polisi | www.sulselsatu.com

Usai kejadian tragis tersebut, Aminah langsung diamankan oleh Polsek Bangkala bersama Polres Jeneponto.

"Iya, pelaku yang juga istri korban telah diamankan," kata Dicky.

Saat diinterogasi oleh polisi, Aminah mengakui perbuatannya. Hal tersebut ia lakukan lantaran sakit hati telah dimadu diam-diam oleh suaminya.

"Pelaku melakukan perbuatan tersebut dikarenakan sakit hati kepada suaminya karena telah menikah dengan perempuan bernama Marsela tanpa sepengetahuannya," terang Dicky.

Bukan dari sang suami langsung, Aminah malah mendapat kabar pernikahan Bahtiar dengan seorang wanita bernama Marsela dari keluarga suaminya.

"Istrinya mengetahui setelah mendapatkan kabar tersebut dari keluarga suaminya, kemudian pelaku pulang ke rumah dan menanyakan hal tersebut kepada suaminya dan suaminya mengakuinya bahwa telah menikah dengan Marsela di kota Makassar sekitar tahun 2018," jelas Dicky.

3.

Kesaksian pelaku

pelaku
Pengakuan sang istri | news.detik.com

Aminah mengakui perbuatannya di depan aparat kepolisian. Aminah menyampaikan tak ada maksud menghilangkan nyawa suaminya. Hal tersebut ia lakukan karena amarahnya yang tak bisa ditahan lagi. Aminah mengaku perbuatan tersebut hanyalah spontan karena kesal.

Sebelumnya Aminah sempat mencium perselingkuhan Bahtiar dengan seorang wanita. Aminah juga pernah mengingatkan wanita tersebut untuk tak mendekati suaminya. Namun Aminah tak menyangka jika Bahtiar tega menikah diam-diam dengan wanita tersebut.

Aminah tak dapat menyembunyikan kesedihan dan penyesalannya. Ia tak menyangka bahwa perbuatannya tersebut membuat sang suami tewas. Ibu tiga anak tersebut menangis saat diperiksa oleh polisi.

“Saat saya angkat ini air, amarah campur sakit hati muncul dan gelap mata langsung menumpahkan air tersebut ke tubuh suami saya sendiri yang masih tidur,” ujar Aminah melansir Tribunnews.com,

Artikel Lainnya

Aminah menyesali perbuatannya hanya karena gelap mata dan menyebabkan suaminya tewas. Sang suami yang telah 12 tahun dinikahinya tersebut meninggal di tangan Aminah sendiri.

Tags :