Inilah Poin Penting Kenapa Abu Bakar Ba'asyir Dibebaskan, Sungguh Tak Terduga!

Inilah Poin Penting Kenapa Abu Bakar Ba'asyir Dibebaskan, Sungguh Tak Terduga!
https://news.detik.com/berita/d-4391272/ahok-yang-tak-mau-dijemput

Ternyata gara-gara ini!

Kabar mengejutkan datang dari pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba'asyir, yang di penjara dalam kasus terorisme, dilansir dari detik Abu Bakar Ba'asyir dijadwalkan akan segera dibebaskan setelah persyaratan bebas bersyarat "diringankan".

Poin penting kenapa Abu Bakar Ba'asyir dibebaskan

Diringankan disini adalah, bahwa Abu Bakar Ba'asyir, hanya akan "taat kepada Islam." Lebih lanjut menurut Yusril Ihza Mahendra, penasihat hukum pasangan calon presiden/wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, pemilihan kata-kata dalam surat pernyataan itu disepakati setelah Ba'syir menolak menandatangani dokumen pembebasan bersyarat yang mencakup taat kepada Pancasila.

"Yang harus ditandatangi Pak Ba'asyir agak berat bagi beliau karena beliau punya keyakinan yang dipatuhi hanya Allah, hanya Tuhan dan beliau menyatakan hanya taat kepada Islam. 'Jadi kalau saya diminta tanda tangan taat kepada Pancasila, saya tak mau'", kata Yusril tentang isi percakapannya dengan Ba'syir di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor.
 "Beliau hanya ingin taat kepada Islam dan kita memahaminya...Tak ada pertentangan antara Islam dan Pancasila dan tak mau berdebat panjang dengan Pak Ba'asyir," tambah Yusril dalam wawancara dengan wartawan BBC News Indonesia, Endang Nurdin, Jumat (18/01).

Seperti yang diketahui sebelumnya, Abu Bakar Ba'asyir dihukum penjara 15 tahun lantaran dinyatakan bersalah pada Juni 2011 dalam kasus menyalurkan dana pelatihan teroris di Aceh dan mendukung gerakan terorisme di Indonesia.

Abu Bakar Ba'asyir via detik
Abu Bakar Ba'asyir via detik

Ulama yang kini berusia 81 tahun sebelumnya mendekam di Nusakambangan, Cilacap, namun karena kesehatannya terus menurun, kini dia dipindahkan ke LP Gunung Sindur, Bogor.

Menurut Yusril, Ba'asyir telah mendapatkan remisi tiga kali dan berhak menghirup udara bebas setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo dengan pertimbangan "kemanusiaan" karena Ba'asyir sudah tua dan kondisi kesehatannya semakin menurun, ditambah lagi ada pembengkakak di kakinya sehingga kulitnya kini menghitam.

Proses pembebasan Ba'asyir juga tidak memakan waktu lama, namun dia meminta diberi waktu untuk berkemas.
visual story via keepo.me

Perihal keterlibatannya dengan ISIS, menurut Sidney Jones pakar terorisme internasional, mengatakan kalau Ba'asyir kini sudah tidak membela gerakan itu lagi, kedua anaknya lah, Abdul Rochim dan Abdul Rosyid yang membuat ayahnya berubah. 

Akhir kata,

Sekedar informasi, Abu Bakar Ba'asyir divonis dua tahun enam bulan setelah dirinya terbukti berkomplot dalam kasus terorisme bom Bali pada 2002. Setelah bebas pada Juni 2006, ia kembali ditahan pada Agustus 2010 karena terlibat dalam pendirian kelompok militan di Aceh.

Baca juga :