Mantan Napi Ingin Kembali ke Penjara, Alasannya Agar Bisa Nonton TV Kabel Gratis!

Sengaja ninggalin barang bukti supaya ditangkap lagi.
Sengaja ninggalin barang bukti supaya ditangkap lagi. | www.tmz.com

Daripada gabut di rumah, seenggaknya di penjara bisa nonton!

Pada umumnya, penjara dianggap sebagai tempat yang tidak diinginkan oleh orang-orang untuk ditinggali. Pada dasarnya penjara sendiri dikenal oleh banyak orang sebagai tempat yang dirancang khusus untuk mengurung orang-orang yang bermasalah.

Namun bagi seorang perampok di Perancis, tampaknya penjara sudah menjadi salah satu tempat favoritnya di muka bumi ini. Dia bahkan sengaja melakukan kejahatan lagi setelah dirinya bebas hanya karena ingin kembali ke penjara.

Sengaja ninggalin barang bukti supaya ditangkap lagi.
Hakim dan jaksa yang melayangkan hukuman untuknya pun sampai kebingungan dan terkejut. | www.istockphoto.com

Dilansir dari Odditycentral.com, Senin (16/09/19), seorang pria berusia 25 tahun yang tidak disebutkan identitasnya dilaporkan telah melakukan pencurian di beberapa rumah. Polisi menemukan kejanggalan di TKP yang ditinggalkan olehnya. Di TKP tersebut, polisi menemukan banyak bekas air liur yang diduga sebagai milik pelaku.

Baca juga: Gokil! Narapidana Ini Selamatkan Bayi yang Terkunci di Mobil dengan Keahliannya dalam Merampok

Dugaan itu memang benar karena si pelaku sendiri mengakui bahwa dia sengaja meninggalkan air liurnya di TKP. Tindakan tersebut ia lakukan supaya pihak kepolisian bisa melacak DNA-nya. Alasannya cukup membuat seisi ruang pengadilan kebingungan, yaitu karena dia ingin menonton stasiun televisi kabel Canal+ yang merupakan kanal televisi premium di negaranya.

Sengaja ninggalin barang bukti supaya ditangkap lagi.
Tersangka ternyata diduga memiliki gangguan mental. | blog.9rules.com

Stasiun televisi ini memang sudah cukup lama disediakan di televisi-televisi yang ada di penjara. Hal ini dilakukan karena saat penjara itu dipadati oleh napi, ada banyak napi yang mengambil keuntungan nonton gratis dari napi-napi lain yang membayar untuk stasiun televisi itu.

Baca juga: Cerdik! Seorang Napi di Turki Berhasil Kabur Setelah Bertukar Tempat dengan Saudara Kembarnya

Oleh karena itu, Canal+ pun disediakan di penjara supaya adil. Hal itu tampaknya dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan bagi sang pencuri karena dia bisa menonton televisi dari balik jeruji sel penjaranya.

Artikel Lainnya

“Mantan napi yang lebih memilih penjara ketimbang hidup bebas memang banyak, tapi ini pertama kalinya saya bekerja untuk klien yang memilih hidup di penjara karena program televisi,” ujar Delphine Reynaud-Aymard, pengacara dari perampok tersebut.

Sementara itu, Aymard juga mengungkapkan bahwa kliennya mengidap semacam gangguan mental sehingga Aymard meminta waktu untuk pemberian asesmen psikologi terhadap pelaku. Aymard dulunya juga merupakan pengacara tersangka pencurian di kasus sebelumya. Namun pada saat itu, sang pencuri mengatakan bahwa dirinya lebih memilih bebas dibanding hidup di penjara.

Tags :