Ilmuwan ini Akhirnya Ungkap Misteri Segitiga Bermuda Secara Keilmuan!

Ada apa di dalam Segitiga Bermuda?

Segitiga bermuda, sebuah fenomena di lautan yang paling ditakuti oleh paara pelaut maupun pilot pesawat terbang. Segitiga bermuda adalah semacam pusaran air yang memiliki kekuatan untuk menghisap benda apapun yang ada di atasnya.

Sebelumnya tidak diketahui sama sekali bahkan oleh para peneliti sekalipun mengenai alasan terjadinya fenomena yang telah lama ada tersebut. Tapi kini, ada penjelasan yang mulai memberi harapan untuk pengungkapan misteri segitiga bermuda lebih lanjut.

Ilustrasi Segitiga Bermuda
Ilustrasi segitiga bermuda | m.brilio.net

Peregangan lebih dari 700.000 km antara laut Florida, Puerto Riko dan pulau Bermuda, wilayah laut tersebut diduga telah menewaskan 1.000 orang dalam 100 tahun.Beberapa pesawat dan kapal secara misterius telah lenyap dari bentangan air yang sangat ditakuti, dan alasannya kerap membingungkan para ahli serta pelaut.

Tapi sekarang, ilmuwan Australia Dr. Karl Kruszelnicki mengatakan kepada News.com.au bahwa insiden tersebut kemungkinan disebabkan tidak lebih dari kesalahan manusia.

Menurut Lloyds of London dan penjaga pantai AS, sejumlah pesawat yang hilang di Segtiga Bermuda sama dengan di manapun di dunia secara persentase, kata Dr. Kruszelnicki.

Misteri hilang pertama terjadi pada tahun 1918, ketika USS Cyclops, sebuah kapal pengangkut besar yang memasok bahan bakar ke kapal-kapal Amerika di Perang Dunia I, gagal tiba di Baltimore dari Barbados. Namun, terlepas dari upaya terbaik tim pencari, kapal dan 309 anggota krunya, tidak pernah ditemukan.

Baca Juga: Misteri Kerajaan Jin Paling Kuat di Lautan

Ilustrasi Segitiga Bermuda
Ilustrasi segtiga bermuda | m.brilio.net

Dekat dengan khatulistiwa, dekat dengan bagian dunia yang kaya raya, Amerika, oleh karena itu Anda memiliki banyak lalu lintas, katanya.

Dalam insiden lain, lima pembom TBM Torpedo, yang dikenal sebagai Flight 19, menghilang setelah lepas landas dari sebuah stasiun Angkatan Laut di Florida pada tanggal 5 Desember 1945.

Tapi Dr. Kruszelnicki mengatakan bahwa pemimpin Penerbangan 19 Letnan Charles Taylor pusing dan disuruh pergi ke barat, tapi malah memilih untuk terus terbang ke timur.

Jika Anda membaca transkrip radio, beberapa pilot junior berkata, 'Mengapa kita tidak terbang ke barat?', Dan pilot tersebut berkata, 'Mengapa kita tidak terbang ke timur? katanya.

Baca Juga: Inilah Laut Paling Angker di Dunia

Artikel Lainnya

Alam memang penuh misteri. Sepintar apapun manusia, sepertinya sulit sekali untuk benar-benar dapat memecahkan misteri-misteri alam semesta. Seandainya bisa, tidak akan sepenuhnya terpecahkan. Tapi paling tidak usaha untuk memecahkannya terus berlangsung, sebab itu adalah usaha merayakan akal bagi manusia.

Tags :