Gara-Gara Tak Mau Makan, Bocah 2 Tahun Tewas Ditampol Piring!

ilustrasi
ilustrasi | google.com

Semoga bisa menjadi pembelajaran ya, bahwa kekerasan terhadap anak bukan solusi yang mendidik

Sebuah kejadian pembunuhan yang tidak sengaja terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan. Seorang ibu muda, LN (19) memukul anaknya menggunakan piring hingga menyebabkan sang anak tewas. Sebagaimana dikutip dari Vivanews.com (07/04/2020).

Pelaku pembunuhan yang tak lain adalah ibu kandung korban itu mengaku menyesali perbuatannya. Ia mengatakan bahwa sebenarnya tak berniat sama sekali untuk memukul sang anak hingga tewas.

1.

Kronologi kejadian

ilustrasi
ilustrasi mayat anak kecil | Haeianhaluan.com

LN yang merupakan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan dilaporkan terkait kasus pembunuhan. Peristiwa itu terjadi pukul 12.30 WIB pada Jumat (25/03/20). Saat itu sang anak sedang meminta makan kepada pelaku. Namun setelah diambilkan nasi beserta lauknya, si anak NR yang masih 2 tahun itu tidak mau makan. Hal tersebut membuat LN memukul korban menggunakan tangan.

Setelah memukul, LN kembali membujuk anaknya untuk makan, lagi-lagi NR menolak disuapi hingga membuat LN geram. Saat itulah ia memukulkan piring yang masih dipenuhi nasi dan lauk itu ke bahu korban. Tiba-tiba piring pecah, pecahannya mengenai bahu yang sang anak hingga menimbulkan luka. Seketika darah mengalir dan membuat pelaku panik. Lalu ia meminta bantuan kakaknya untuk membawa si kecil ke bidan terdekat. Dari situ, korban dirujuk ke puskesmas hingga dibawa ke rumah sakit HM Rabain Muara Enim. Namun nahas nyawa anak 2 tahun itu tidak bisa diselamatkan akibat pendarahan.

Baca Juga : Tragis! Duda di Bekasi Cekik Janda hingga Tewas, Mayat Didandani dan Temani Tidur Semalaman

Artikel Lainnya
2.

Pelaku Di Laporkan Ibu Mertua

Perbuatan pelaku itu membuat anggota keluarga marah. Bagaimana mungkin ia sampai tega memukul anak dengan piring hingga menyebabkan kematian.. Yurini (46) yang merupakan mertua LN melaporkan pelaku ke Polsek Gunung Megang. Kini pelaku telah diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Muara Enim.

Tersangka sudah kita amankan di Mapolres untuk diproses secara hukum. Tersangka merupakan limpahan dari Polsek Gunung Megang, ucap AKBP Doni Eka Saputra, Kepala Polres Muara Enim melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Setya, Senin (06/04/2020)

3.

Tersangka Menyesal

Kepada pihak kepolisian pelaku mengaku menyesali perbuatannya.

Sebagai orang yang melahirkannya, mana tega saya membunuh anak saya sendiri. Saya menyesal seumur hidup dan tidak dapat memaafkan diri saya sendiri, ucapnya penuh sesal

Ketika peristiwa berlangsung, suaminya tengah berada di kebun karena merupakan petani karet. Oleh karena itu ia tidak mengetahui kejadian yang menimpa putri kecilnya.

Baca Juga : Heboh! Warga Temukan Mayat Di Pinggir Sungai, Ada yang Dikerubutin Kepiting!

Peristiwa iru bisa dijadikan pembelajaran bahwa ilmu parenting memang sangat dianjurkan bagi para calon orang tua.

Tags :