Gak Jadi Mati Saat Coba Bunuh Diri, Pria Ini Putuskan Operasi Transplantasi Wajah, Hasilnya Di Luar Dugaan

Gak Jadi Mati Saat Coba Bunuh Diri, Pria Ini Putuskan  Operasi  Transplantasi Wajah, Hasilnya Di Luar Dugaan
https://www.bbc.com/indonesia/majalah-46422805?ocid=socialflow_facebook

Ia pun kini bersyukur masih diberi kesempatan kedua

Jika mendengar kabar sesorang yang selamat dari percobaan bunuh diri, hal ini terasa seperti sebuah keajaiban kecil sedang terjadi. 

Keajaiban ini lah yang sekarang  dirasakan oleh  Cameron Underwood, pria asal Yuba, California ini melakukan percobaan bunuh diri dengan menembakan peluru di wajahnya pada tahun 2016 lalu, beruntung aksi Cameron tak berujung maut. 

Namun naas ia harus rela kehilangan bentuk wajah nya karena rusak akibat tembakan, setelah kehilangan sebagian hidung, gigi, ia juga menderita kerusakan parah pada rahang atas juga langit - langit mulutnya. 

Melihat bentuk wajahnya  seperti ini akhirnya ia memutuskan untuk melakukan transplatasi wajah.

Perubahan wajah Cameron Underwood sebelum dan setelah terima transplantasi wajah via bbc

Operasi transplatasi wajah tersebut dipimpin oleh Dr Eduardo D. Rodriguez dari NYU Langone Health Center di Manhattan, New York, butuh  waktu sekitar enam bulan sampai akhirnya ditemukan wajah yang bisa didonorkan. 

Si pendonor wajah diketahui adalah William Fisher, yang meninggal di usia 23 tahun, ia merupakan seorang juara catur, penulis dan pembuat film. Pria asal Manhattan ini  telah mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor sebelum kematian merengutnya. 

William Fisher, pendonor wajah untuk Cameron Underwood via bbc

Operasi ini berlangsung selama 25 jam dan ditangani oleh lebih dari 100 staf medis di NYU Langone Health Center di Manhattan, New York, pada Januari lalu.

Transplantasi wajah yang dijalani Cameron merupakan operasi ketiga dilakukan oleh Dr Rodriguez. Selama menjalani operasi, dokter mentransplantasi dan memperbaiki rahang atas dan bawah Cameron, termasuk semua 32 gigi dan gusi.

Bagian langit-langit, lantai mulut, kelopak mata dan hidungnya diganti, bagian lidahnya pun juga diperbaiki. Operasi yang dijalani oleh Cameron ini dilakukan dengan teknologi paling canggih menggunakan masker cetak 3D dari wajah donor.

proses operasi wajah Cameron via twitter

Setelah peristiwa percobaan bunuh diri dua tahun itu berlalu, pada jumpa pers di New York pekan lalu  Cameron akhirnya mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraanya bahwasanya ia telah diberikan kesempatan hidup dan bisa menjalani waktu kembali bersama orang terdekatnya.

Saya kini sudah punya hidung, dan mulut sehingga saya bisa tersenyum, berbicara dan makan makanan padat lagi," ujarnya.
Saya sangat bersyukur menjalani operasi transplantasi wajah ini, karena telah memberikan kesempatan kedua untuk hidup saya.

Saya bisa kembali lagi melakukan kegiatan yang saya suka, seperti berada di luar rumah, berolahraga dan menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Saya berharap bisa segera kembali bekerja dan suatu saat nanti mempunyai keluarga."

Dari kisah Camerron bisa dipetik pelajaran, bahwa kematian merupakan takdir dari sang maha pencipta yang tak bisa ditawar -tawar. 

Akan tetapi, bila kita bisa menghindar dan luput dari marabahaya, maka itu pun juga termasuk takdir. Karena seungguhnya  Tuhan telah menganugerahkan manusia sebuah kemampuan untuk memilah dan memilih jalan hidup masing - masing. 

Baca juga : 

Tags :