Bocah Umur 14 Tahun Disiksa dan Disuruh Minum Cairan Asam Karena Menolak Menjadi Kurir Narkoba

ilustrasi
ilustrasi | google.com

salah satu tersangka sudah tertangkap

Bocah berumur 14 tahun asal India harus kehilangan kemampuan bicaranya akibat meminum cairan asam. Pasalnya bocah itu dipaksa oleh 3 orang pemuda untuk meminum cairan tersebit lantaran dirinya menolak dijadikan kurir narkoba. Akibatbya bocah itu mengalami cidera pada rongga mulutnya.

Akibat peristiwa itu dirinya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Balrampur, di kota Lucknow, negara bagian Uttar Pradesh.

1.

Keluarga sempat melapor ke polisi

ilustrasi
ilustrasi cairan asam | bombastis.com

Inisden ini mulai terkuak saat keluarga korban melaporkan pelaku ke kantor polisi. Diketahui korban dianiaya pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2019 di kawasan Faizullahganj, yang masih dalam yurisdiksi kepolisian Madion.

Dilansir dari tribunnews.com, korban diketahui merupakan putra dari seorang tukang kayu. Pada hari kejadian, korban meninggalkan rumah untuk melakukan beberapa pekerjaan.

Keluarga korban yang mengetahui anaknya telah disiksa oleh pelaku segera membawanya ke rumah sakit. Saat di rumah sakit dokter menerangkan bahwa bagian rongga mulut anak itu mengalami luka bakar akibat cairan asam.

Artikel Lainnya
2.

Hanya memakai bahasa isyarat

ilustrasi
ilustrasi | klikbabel.com

Karena mengalami luka akibat menelan cairan asam, bocah berumur 14 tahun tersebut harus kehilangan kemampuan bicaranya. Sehingga saat memberikan keterangan kepada polisi, dirinya menggunakan bahasa isyarat.

Namun dirinya sempat takut memberikan informasi mengenai kasus yang menimpanya. Tapi setelah dibujuk bocah malang itu akhirnya memberikan keterangan lebih lanjut terkait insiden itu dan memberi tahu nama pelaku yang sudah menganiayanya.

3.

Disuruh menjadi kurir narkoba

ilustrasi
ilustrasi | tirto.id

Korban pasalnya sempat dipaksa oleh pelaku untuk menjadi kurir narkoba namun menolak. Karena pelaku kesal, akhirnya korban dipaksa meminum cairan asam.

Menurut keterangan ibu korban, anaknya tersebut sempat diancam jika dirinya membocorkan kejadian tersebut. Namun beruntung Petugas kantor polisi Madion, Santosh Kumar, mengatakan bahwa hasil penyelidikan berhasil mengungkap salah satu pelaku bernama Noor yang tinggal di Faizullaganj.

Saat ditangkap, Noor sempat mengelak jika dirinya telah melukai korban, saat ini tersangka tersebut masih dalam pengawasan polisi.

Seorang bocah berusia 14 tahun dipaksa meminum cairan asam yang membuatnya kehilangan kemampuan berbicara. Bocah malang tersebut dipaksa oleh meminum cairan asam oleh ketiga pelaku. Akibat insiden itu, saat ini dirinya harus kehilangan kemampuan berbicara. Namun beruntung polisi sudah berhasil menangkap salah satu dari tersangka.