Berobat ke Pemuka Agama, Wanita Ini Malah Dijadikan Budak Seks Selama 2 Tahun

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi | travel.tribunnews.com

Diduga pelaku gunakan minyak merah untuk membuat korban terkena peletnya

Di zaman yang sudah semodern ini, ternyata masih banyak praktik ilmu gaib yang dikenal seperti santet, pelet dan guna-guna lainnya. Guna-guna tersebut juga diakui banyak masyarakat berhasil dipraktikkan serta mengenai target.

Seperti yang dirasakan perempuan asal Malaysia yang menjadi korban pelet hingga menjadi budak seks selama 2 tahun ketika dirinya berobat pada seorang pria yang dikenal sebagai pemuka agama.

Foto ilustrasi
ilustrasi perkosaan | www.suara.com

Dikutip Hmetro, Rabu (24/4/2019), Hani asal Subang, Kuala Lumpur, Malaysia awalnya hendak mencari bantuan dari sang guru agama untuk mengatasi masalah kesehatannya.

Perempuan berumur 22 tahun ini pun dikenalkan oleh keluarganya kepada pria yang dikenal sebagai pemuka agama untuk mendapatkan pengobatan. Tidak ada yang mengetahui jika guru agama ini memakai ilmu hitam untuk menjadikan korban sebagai mangsanya.

"Saya dikenalkan ke dia sama keluarga karena saya punya masalah kesehatan dua tahun lalu," kata korban.

"Sehari setelah itu, saya mulai merasa ada yang enggak beres karena saya terus-terusan memikirkan dia dan pengin sekali tinggal sama dia," tambahnya.

Dari pengakuan korban, dia pergi ke rumah pelaku untuk disembuhkan penyakit yang tidak diketahui tersebut. Namun bukannya diobati, dia malah berhubungan badan dengan pria 48 tahun itu. Bahkan, korban merasa sangat ingin sekali menjadi istri pelaku saat itu.

Diduga pelet tersebut berhasil memberikan pengaruh terhadap korban setelah pelaku menggunakan minyak merah untuk mempraktikkan ilmu hitamnya, dan akhirnya ia berhasil membuat korban mau menjadi budak seksnya.

Korban yang di bawah pengaruh ‘ustaz’ ini, selalu menuruti permintaan pelaku. Hani selalu mengirim video tanpa busana setiap diminta, hingga jumlahnya lebih dari 100.

“Selama bersama dengannya, sudah lebih 100 video tak berbusana saya rekam dan kirim kepadanya,” kata Hani.

Hingga pada akhirnya, menurut laporan, diketahui mantra yang diucapkan pelaku hancur ketika dia meminta threesome bersama istrinya. Saat korban sudah keluar dari pengaruh mantra pelaku, ia langsung meminta maaf pada istri pelaku dan meminta bantuannya untuk menghentikan praktik ilmu hitam pelaku. Parahnya, korban dari ‘ustaz’ ini disebut-sebut sudah banyak.

Foto ilustrasi
Hani dengan istri pelaku | www.hmetro.com.my

“Saya berterima kasih kepada istrinya karena memahami apa yang terjadi kepada saya. Ternyata dia juga tahu kegiatan suaminya itu diluar dari ajaran agama. Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, kini doa saya terkabulkan," tutur korban.

Pada hari Senin (22/4/2019), korban bersama istri pelaku melaporkannya ke kantor polisi daerah Subang. Penyelidikan hingga kini masih dilakukan polisi. Pada saat melapor, korban juga bersaksi bahwa dukun yang dikenal pemuka agama ini punya banyak pengikut yang obsesif pada ajarannya.

“Dia mempunyai ramai pengikut dan mereka ini begitu takjub dengan ajaran yang dibawanya. Setiap hari, saya pula akan menerima arahan pelik supaya merekam video bugil untuk dikongsi bersama dengannya," ujar pihak kepolisian.

Selain polisi yang menangani kasus ini, Departemen Agama Islam Selangor juga ikut menyelidiki karena pelaku mengikuti ajaran yang menyimpang.

Artikel Lainnya

Ilmu hitam ternyata masih banyak sekali dipraktikkan dan mantranya diduga berhasil diberikan kepada orang yang menjadi sasaran. Kalau ilmu gaib ini bisa membuat seseorang di bawah pengaruh kita, kenapa pemerintah nggak lakukan hal ini kepada para koruptor ya? Biar saat di bawah pengaruh mantra itu, sang koruptor berkata jujur dan membuka semua rahasia sampai akar-akarnya. Hehehe.

Tags :