Bayi Usia 4 Bulan Tewas Setelah Popoknya Tak Diganti Berhari-hari. Sampai Ada Belatung di Popoknya!

Bayi Usia 4 Bulan Tewas Setelah Popoknya Tak Diganti Berhari-hari. Sampai Ada Belatung di Popoknya!
http://hot.grid.id/read/181602811/selain-karena-popok-yang-tak-diganti-selama-seminggu-lebih-ternyata-ada-alasan-lain-yang-sebabkan-bayi-berusia-4-bulan-tewas?page=all

Kasian banget sih sampe ada belatungnya gini :(

Setiap pasangan yang sudah menikah tentu menginginkan kehadiran seorang buah hati di rumah tangganya. Dengan hadirnya sang buah hati membuat suasana rumah tidak melulu sepi. Mereka adalah anugerah yang dititipkan oleh Sang Ilahi kepada setiap pasangan yang ada di muka bumi.

Meski begitu, hadirnya seorang bayi di tengah-tengah keluarga juga kerap menimbulkan polemik, terutama bagi sang ibu. Bagaimana tidak, ia harus pandai dalam membagi waktu antara mengurus kebutuhan sang bayi dengan kebutuhan sang suami. Tentu berbeda bukan? Hal inilah yang kerap menjadi momok bagi setiap pasangan, terutama untuk kaum ibu.

Pada kenyataannya, mengurus bayi tidaklah semudah mengurus suami. Contoh sederhana, ketika suami tengah lapar, mungkin mereka bisa membeli makanan sendiri. Namun, bagaimana dengan sang bayi? Tentu mereka tak akan mampu untuk mencari makanannya sendiri. Inilah salah satu peran penting dan mungkin yang terberat yang akan dialami oleh seorang ibu dalam kehidupan berumah tangga.

Atas dasar hal tersebut, para orangtua tidak boleh lalai untuk menjaga kehidupan dari sang buah hati. Alasannya sangat sederhana. Jikalau mereka lalai, tentu nyawa menjadi taruhannya. Tidak percaya? 

1.

Bayi 4 bulan meninggal karena popoknya tidak diganti berhari-hari

Bayi Usia 4 Bulan Tewas Setelah Popoknya Tak Diganti Berhari-hari. Sampai Ada Belatung di Popoknya!

Melansir Usatoday.com (17/1/2019), seorang bayi ditemukan meninggal dunia di ayunannya pada tanggal 30 Agustus 2017. Bayi tersebut tewas di apartemen milik kedua orangtuanya yang ada di Alta Vista, Lowa, Amerika Serikat.

Bayi yang bernama Sterling Koehn tewas dalam keadaan yang cukup mengenaskan. Ia tewas karena popok yang dipakainya tidak diganti selama berhari-hari oleh kedua orangtuanya. Pada bagian pantat bayi malang tersebut ditemukan ruam yang cukup banyak. Bahkan ditemukan pula belatung di dalam popok yang digunakan oleh Sterling! Ngeri ya?

Setelah dilakukan investigasi, ternyata bayi malang itu sudah memakai popok yang sama selama 9 hingga 14 hari. Hal itu diperkuat oleh pernyataan dokter yang memeriksanya jika Koehn tewas karena menggunakan popok yang kotor berhari-hari. Karena kotor, serangga pun kemudian hinggap dan bertelur hingga menetas menjadi belatung.

Sementara itu, ruam yang terdapat pada pantat bayi disebabkan oleh kulit bayi yang pecah akibat popok yang kotor serta terkena bakteri ecoli. Hasil otopsi juga menyebutkan jika bayi tersebut meninggal karena kekurangan gizi, dehidrasi, dan infeksi. Ketika meninggal, bayi Sterling bahkan hanya memiliki bobot badan kurang dari 3 kg. 

2.

Kedua orangtua bayi Sterling didakwa atas tuduhan pembunuhan

Bayi Usia 4 Bulan Tewas Setelah Popoknya Tak Diganti Berhari-hari. Sampai Ada Belatung di Popoknya!

Kedua orangtua dari bayi Sterling, Zachary Paul Koehn dan Cheyanne Harris kemudian didakwa atas tuduhan pembunuhan dan perbuatan yang membahayakan anak-anak. Pengacara kedua pasangan menyatakan jika kematian bayi Sterling adalah sebuah tragedi, bukan kecelakaan. Namun, para jaksa tidak setuju dan menolak pernyataan tersebut.

Hal yang membuat jaksa menolak adalah karena orangtua dari bayi Koehn termasuk berpengalaman. Zachary dan Cheyanne pun sebenarnya memiliki anak yang mana merupakan kakak dari Sterling yang berusia dua tahun dan tinggal di apartemen yang sama. Kondisinya? Sehat walafiat.

BACA JUGA: 11 Petunjuk Kocak Cara Merawat Bayi yang Benar. Jangan Sampai Salah Penanganan!

3.

Apa yang menyebabkan Zachary dan Cheyanne tega?

Bayi Usia 4 Bulan Tewas Setelah Popoknya Tak Diganti Berhari-hari. Sampai Ada Belatung di Popoknya!

Lalu apa yang menyebabkan mereka tega melakukan atau tidak memperhatikan kondisi bayi Sterling? Usut punya usut, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, Zachary dan Cheyanne terbukti positif menggunakan narkoba, terutama Zachary.

Hal itu dikuatkan oleh Toni Friedrich, seorang perawat dan orang pertama yang tiba di apartemen setelah Zachary menelepon 911 untuk melaporkan peristiwa meninggalnya bayi Sterling. Toni mengatakan jika Zachary tidak menunjukkan emosi sedih, takut, atau apa pun ketika mengantarkan Toni ke tempat di mana bayi Sterling meninggal.

“Mata bayi itu terbuka dan itu adalah tatapan kosong. Ketika saya menyentuh dada bayi tersebut, pakaiannya penuh dengan debu,” ucap Friedrich di pengadilan pada Oktober 2018.

Alhasil, kedua orang ua bayi Sterling kemudian dijatuhi hukuman pidana oleh pihak pengadilan. Khusus untuk Zachary, ia mendapat hukuman tambahan karena terungkap memiliki riwayat penggunaan narkoba.

Dari kejadian di atas, setidaknya terdapat dua pelajaran yang dapat diambil oleh kita semua, terutama bagi kamu yang akan segera menjadi orangtua. Pertama dan utama, selalu perhatikan kondisi sang buah hati. Kedua, jauh-jauh deh sama yang namanya narkoba. Gak bener. Gak baik!

BACA JUGA:

Tags :