5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA

5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA
https://www.merdeka.com/teknologi/7-kecelakaan-maut-astronot-yang-ditutup-tutupi-oleh-nasa-dan-rusia/kebocoran-gas-appolo-soyuz.html

Karena saking jauhnya, bikin kasusnya makin tidak terlacak

Perjalanan ke luar negeri adalah salah satu perjalanan yang cukup bergengsi. Tidak heran jika pekerjaan astronot dianggap sebagai pekerjaan keren karena memiliki banyak resiko. Bagaimana tidak, di luar angkasa sana tidak ada udara, gravitasi dan bahkan punya dimensi waktu yang berbeda dengan kita. Karena resiko pekerjaan yang cukup besar ini, tidak heran jika resiko pekerjaan ini cukup besar. Di bawha ini ada 5 kasus kecelakaan kerja yang ditutupi oleh NASA.

1.

Kecelakaan Pertama Kali di Luar Angkasa

5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA

Kecelakaan pertama terjadi di pesawat Voskhod 2 pada tahun 8 Maret 1962. Voskhod 2 berisi kosmonot Alexai Leonov dan Pavel Belyayvev. Voskhod 2 dirilis oleh Rusia. Rusia selalu berambisi untuk mengalahkan Amerika Serikat dalam misi luar angkasa. Karena ambisinya ini, maka Rusia bergerak lebih cepat dalam segala persiapannya. Karena terlalu terburu-buru, membuat beberapa kecacatan terjadi di dalam proses ini. Ketika Leonov melakukan spacewalk, ternyata ada kesalahan di baju luar angkasanya. Tiba-tiba baju luar angkasanya melembung besar dan membuat Leonov sulit bergerak. Leonov mau tidak mau harus membuang oksigennya agar ia bisa masuk ke dalam airlock. Untung ia baik-baik saja walaupun badannya lemas. 

2.

Tabrakan Antara Kapal Pemasok dan Stasiun Luar Angkasa

5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA

Pada bulan Juni, 1997 pesawat luar angkasa tak berawak bernama Progress berlabuh di Mir Space Station. Vasily Tsiebliev mengambil alih kendali dengan mengendalikannya melalui live camera. Karena live camera tidak memiliki kedalaman serupa dengan kenyataan, maka pesawat tak berawak tersebut melaju melebihi perkiraan dan menabrak stasiun luar angkasa. Hal ini menyebabkan stasiun luar angkasa mengalami kebocoran. Namun, untungnya permasalahan itu bsia diatasi dengan baik. 

3.

Terpanggang di Ruang Isolasi

5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA

Kecelakaan kerja pun bisa saja terjadi selama proses latihan. Hal ini dialami oleh kosmonot Valentin Bondalenko. Ketika ia berada di ruang isolasi selama beberapa hari untuk latihan, ia menggunakan alkohol untuk membasuh bagian tubuhnya yang lengket karena tertempel lem. Setelah menggunakan alkohol, ia membuang kapas bekas alkoholnya begitu saja. Di waktu yang bersamaan, mesin yang panas memercikkan api dan menyulut satu ruang isolasi karena dipicu juga oleh kapas. Akhirnya, ia tewas terpangga hidup-hidup di ruang penuh oksigen itu. 

4.

Tersambar Petir

5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA

Awan mendung menyelimuti Kennedy Space Center pada tanggal 14 November 1969 di Florida. Di hari yang sama, Appolo 12 dijadwalkan akan meluncur. Tak berselang lama, yaitu hanya 36 detik, pesawat ruang angkasa itu tersambar petir 2 kali. Sambaran petir itu membuat seluruh kekuatan pesawat mati total dan posisi mereka sudah berada di luar angkasa. Mereka mencoba menghubungi Kontrol Misi untuk membantu pemulihan pesawat dan akhirnya berhasil. 

5.

Kebocoran Gas

5 Kasus Kecelakaan Kerja Astronot di Luar Angkasa yang Ditutupi Oleh NASA

Pada bulan 17 Juli 1975, pesawat ruang angkasa milik Rusia dan AS mengadakan tur sekaligus pertemuan di stasiun internasional. Semua berjalan sesuai rencana hingga Appolo kembali lagi ke bumi. Namun, hal tidak diduga terjadi, yaitu kebocoran gas pesawat memasuki badan awak. Gas yang bocor adalah gas nitrogen tetroxide akibat dari komplikasi mesin pendorong dan ventilasi pesawat. Semua awak pesawat selamat walaupun mereka lemas meskipun sudah mengenakan masker. 


Gimana guys, kalian masih pengen jadi astronot nggak? Sebenarnya setiap pekerjaan memang punya resikonya masing-masing. Kalau memang menjadi astronaut adalah cita-cita utama, nggak ada salahnya juga kalau terus mengejar! Semangat!

Tags :