Sedang Hamil Muda, 2 Istri Siri di Lampung Dipaksa Nyabu Bareng Suami

Para pelaku saat dimintai keterangan polisi
Para pelaku saat dimintai keterangan polisi | www.teraslampung.com

Suami tega paksa istri nyabu bareng

Seorang suami di Tanggamus, Lampung memaksa kedua istri sirinya untuk mengonsumi sabu. Padahal kedua istrinya itu kini tengah hamil muda. RM digerebek oleh polisi saat melakukan pesta sabu bersama istri ketiganya, TA. Ternyata sebelum nyabu bersama TA, RM sudah mengonsumsi sabu bersama istri keduanya, SR.

Setelah diamankan ke kantor polisi, kedua istri siri RM kaget saat tahun suaminya ternyata punya 3 istri. Kebohongan RM yang diduga adalah seorang bandar narkoba ini terungkap. Ia telah menikah diam-diam dengan TA tanpa sepengetahuan SR.

1.

Digerebek polisi saat nyabu

Para pelaku saat dimintai keterangan polisi
Ilustrasi ditangkap polisi | prioritas.co.id

Dilansir dari Tribunnews.com, Senin (16/03/20), pria berinisial RM (30) kepergok menggelar pesta sabu dengan dua wanita yang belakangan diketahui ternyata adalah dua istri sirinya. RM warga Pekon Bandar Sukabumi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Tanggamus, Lampung akhirnya diringkus polisi pada Jumat (13/03/20).

Awalnya, RM digerebek oleh anggota Polsek Tanggamus saat mengadakan pesta sabu bersama istri ketiganya, TA (17) di sebuah rumah kontrakan. Setelah ditelusuri, RM mengaku tiga hari sebelumnya juga menggelar pesta sabu bersama istri keduanya, SR (27) di kontrakan berbeda. Padahal RM sadar jika kedua istrinya tengah hamil muda.

Baca juga: Motor Hilang Saat Ambil Orderan, Ojol Wanita Ini Menangis Histeris di Tengah Jalan

SR mengaku dipaksa sang suami menghisap sabu saat awal kehamilannya. SR terakhir mengonsumsi sabu tiga hari yang lalu bersama RM.

"Waktu itu hanya tiga isapan saja, itu pun dipaksa RM (suaminya). Lantas berhenti karena anak nangis," ucap SR, Minggu (15/03/20).

2.

Baru tahu suami miliki istri siri lain

Para pelaku saat dimintai keterangan polisi
Ketiga pelaku saat ditangkap polisi | prioritas.co.id

Dalam penangkapan tersebut, terungkap jika RM ternyata tak hanya memiliki dua istri. SR selama ini tidak tahu jika suaminya telah menikah lagi dengan TA. RM menikah diam-diam dengan TA pada bulan November 2019 lalu. Kini TA tengah mengandung buah hatinya dengan RM.

Saat ditangkap polisi, ketiganya digiring ke Polsek Tanggamus. Ketiganya dites narkoba dan dinyatakan positif. SR mengaku bahwa ia baru-baru ini dipaksa suaminya mengonsumsi narkoba. Sementara sang suami sudah sejak lama mengonsumsi obat terlarang tersebut.

Baca juga: Paranormal Ini Ramalkan Virus Corona Lenyap di Bulan April, Sebut Vaksin Berhasil Ditemukan

"Tapi (pakai) bareng-bareng baru pas kemarin itu pas tertangkap," ujar SR.

Kasus ini masih didalami oleh polisi. Untuk saat ini pihak kepolisian belum menentukan pasal untuk menjerat TA dan SR.

"Kami masih terus pengembangan dan penyelidikan. Sementara dua istrinya menunggu hasil gelar perkara," ungkap Kasatnarkoba AKP Hendra Gunawan.

Baca juga: Positif Terinfeksi Corona, Pria Jepang Ini Malah Kabur ke Bar: Saya Akan Sebarkan Virus Ini!

3.

Sudah lama diincar polisi

Para pelaku saat dimintai keterangan polisi
Pelaku saat diamankan polisi | prioritas.co.id

RM sudah lama menjadi target operasi polisi. Hal ini dikarenakan banyak yang melapor jika RM adalah bandar sabu. Akhirnya polisi melakukan penggerebekan pada hari Jumat (13/03/20) lalu. RM ditangkap sedang pesta sabu. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di rumah kontrakannya.

Baca juga: Ngamuk Tak Terima Ditilang, Pria di Riau Tewas Ditembak Polisi. Ini Kronologinya!

"Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kontrakan di Pekon Kota Batu. Namun itu juga yang digunakan RM di rumah kontrakan di Pasar Madang," ujar Kapolsek Kota Agung AKP Muji, Harjono, Minggu (15/03/20).

RM kini terancam hukuman berat apabila terbukti menjadi pengedar sabu. Terlebih ia memaksa kedua istrinya yang tengah mengandung untuk mengonsumsi narkoba yang tentunya berbahaya untuk janin.

Artikel Lainnya

Melihat istrinya yang sedang hamil, RM justru memaksa istri-istrinya untuk mengonsumsi narkoba jenis sabu. Perilaku RM tentunya bukan tindakan yang patut ditiru. Semoga saja RM bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

Tags :