5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya

5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya
https://diervie.wordpress.com/2015/04/

Sebelum mengenal agama yang ada saat ini, manusia dulunya masih menyembah berhala. Dari mulai menyembah api, gunung, laut, hingga patung. Peradaban terus bergulir sampai akhirnya nabi pembawa pesan dari Tuhan datang.

Ajaran para nabi itu memperkenalkan siapa Tuhan yang patut manusia sembah. Peradaban terus berjalan hingga ke zaman modern seperti sekarang. Namun ternyata masih ada orang-orang yang memilih benda sebagai sosok yang patut disembah dan dipuja. Mereka biasanya berkelompok dan membentuk apa yang disebut sekte atau aliran kepercayaan.

Apa saja benda-benda yang mereka jadikan Tuhan itu dan di mana saja mereka berada? Ikuti kisahnya berikut ini.

1.

Warga ramai-ramai sembah teko hebohkan Malaysia

5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya

Mantan nahkhoda bernama Roslan Abdul Rahman mengaku Nabi Khidir dan diadili di Negara Bagian Malaka, Malaysia. Tujuh tahun sebelumnya, ada kasus lebih heboh soal pemikir agama sesat dari negeri jiran itu. Sumber kegemparannya adalah Aliran Kerajaan Langit dipimpin Ariffin Muhammad. Sekte sesat ini terkenal hingga ke seluruh dunia gara-gara ritual aneh menyembah teko raksasa.

Ariffin, pemimpin kelompok ini, memulai segala kontroversi sejak pertengahan 1980-an. Dulu, pria akrab disebut Ayah Pin hanya petani biasa di Kampung Batu, Kota Besut. Namun semuanya berubah ketika suatu malam dia percaya malaikat mendatangi saat ia sedang sakit-sakitan. Lelaki kelahiran 1943 ini lantas bercerita kepada para tetangga, baru saja pulang dari surga mengikuti undangan utusan Tuhan itu.

Ayah Pin menggaet hati pengikut dengan ajaran perennial, yaitu menggabungkan ritual berbagai agama menjadi satu. Itu sebabnya dia mengaku reinkarnasi Yesus, Buddha, Siwa, dan Nabi Muhammad sekaligus.

Dia pun menekankan pentingnya menghormati antar umat beragama. Pengikut ajarannya diajak berkunjung ke kuil, masjid, dan gereja. Ayah Pin berhasil pula membangun citra misterius. Dia hanya akan memberi khotbah pada Sabtu dan Minggu, itupun pada jam-jam tertentu. Bila dia muncul, para pengikut menangis dan mereka pun bernyanyi atau menari.

Dari sebuah aliran kepercayaan kelas kampung, komunitas Ayah Pin berkembang menjadi agama baru, beranggotakan hingga 22.800 jemaat dari seluruh dunia, termasuk warga Selandia Baru, Inggris, dan Afrika Selatan.

Soal teko ini menarik, karena menjadi ciri pengikut Ayah Pin. Ketika beribadah, umat Kerajaan Langit harus mengelilingi teko itu, sebagai lambang syukur terhadap rezeki mengucur dari surga.

Untuk membangun kawasan ibadah Kerajaan Langit ini, Ayah Pin kabarnya merogoh kocek hingga 45 juta ringgit (setara Rp 134 miliar). Semua uang itu didapat dari sumbangan umat.

Dewan Syariah mulai gerah dengan tindak-tanduk Ayah Pin. Fatwa ulama menyatakan gerakan itu bidah. Namun, kelompok pemuja teko ini berhasil menghindari jerat hukum lantaran mengaku bukan umat Islam.

Kejayaan Ayah Pin berakhir pada 2005 ketika dia mengaku Tuhan. Pemerintah Malaysia tidak bisa lagi mentolerir ajaran mereka karena dianggap melanggar ayat 11 Undang-Undang Dasar Malaysia soal penghinaan agama. Tahun itu juga, warga bersama polisi menyerbu komunitas itu dan menghancurkan kompleks teko raksasa.

Ratusan pengikutnya ditahan, 85 orang bahkan dipenjara karena tetap percaya Ayah Pin Tuhan mereka. Sang pemimpin aliran teko ini aman dari sergapan polisi. Dia kabur ke Kota Narathiwat, Thailand Selatan, dan tinggal di sana sampai sekarang.

2.

Warga India puja sepeda motor di kuil

5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya

Baru-baru ini warga dihebohkan dengan adanya sebuah kuil yang dipakai untuk memuja sepeda motor di Negara Bagian Rajasthan, India. Setiap pelancong yang melewati wilayah itu biasa memberi penghormatan kepada kuil unik itu.

Asal mulanya pada 1991 Om Banaji, juga disebut Om Banna, mengendarai sepeda motor kesayangannya bernama Peluru. Dia kemudian mengalami kecelakaan fatal.

Polisi kemudian mengambil motor dia tapi kemudian keesokan paginya motor itu kembali ditemukan di lokasi kecelakaan. Polisi lalu menyita motor itu tapi keesokan hari kejadian sama terulang.

Polisi kemudian mengikat motor itu dengan rantai dan mengosongkan tanki bensin tapi keesokan harinya motor itu kembali ditemukan di lokasi.

Kuil itu dinamai Kuil Peluru Baba. Setiap pelancong yang melintasi kuil itu biasanya menyempatkan diri untuk mengadakan persembahan. Legenda mengatakan itu untuk memastikan keselamatan para pelancong.

3.

Boneka Barbie jadi penyembahan berhala di kuil Singapura

5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya

Siapa sangka di negara modern seperti Singapura ada sebuah kuil berusia 117 tahun di selatan Pulau Ubin, Singapura, menyembah berhala tidak biasa yakni boneka Barbie.

Para peziarah kebanyakan dari Singapura dan Malaysia percaya sekali boneka itu memiliki kekuatan magis. Mereka mempersembahkan berbagai benda berharga seperti gelang, kalung, dan perhiasan lainnya.

Boneka itu juga dihiasi dengan lipstick, kuteks, wewangian, dan kosmetik lainnya yang dibawa oleh para peziarah.

Boneka ini bahkan menggantikan posisi berhala lain yakni sebuah guci tua tempat menyimpan abu mayat seorang gadis Jerman. Barbie itu mulai menjadi berhala baru sekitar tujuh tahun lalu setelah seorang warga Pulau Ubin memimpikan boneka itu tiga hari berturut-turut.


4.

Ribuan orang di Las Vegas menyembah daging asap / bacon

5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya

Ada banyak orang yang tidak mengakui adanya Tuhan dan memutuskan menjadi atheis. Namun apa jadinya jika ada sekelompok orang yang justru menjadikan bacon atau daging asap sebagai Tuhan mereka dan beramai-ramai menyembah bacon dalam sebuah Gereja Bacon? Ini yang sedang terjadi di Las Vegas.

Sekelompok pecinta daging mendatangi gereja yang disebut Gereja Bacon untuk mengadakan pernikahan, pemakaman, dan bahkan pembaptisan atas nama daging asap. Sekitar ratusan hingga ribuan orang mendaftarkan diri dalam website untuk ikut menyembah Tuhan Bacon tersebut.

Website tersebut juga menawarkan pernikahan gratis atas nama bacon, serta pembaptisan dan pemakaman. Hingga saat ini, pengikut yang terdaftar dalam website tersebut mencapai 4.000 orang. Mereka memiliki status mulai dari Funkmaster General hingga Bacon Prophet, atau Nabi Bacon.

Pendirian gereja bacon ini dianggap sebagai penghinaan terhadap agama. Pendirinya adalah seorang atheis bernama John Whiteside yang berasal dari Las Vegas sejak 2010, seperti dilansir oleh Mirror. Whiteside mengaku mendirikan gereja bacon untuk membalas penghinaan dan diskriminasi terhadap atheis.

"Kebencian terhadap atheis tak memiliki stigma, tak seperti fobia pada homoseksual, Islam, anti-semit, dan rasisme. Ini harus diubah," ungkap John.

Dalam websitenya juga tertulis bahwa mereka melawan diskriminasi agama terhadap orang yang tak percaya Tuhan dan meminta persamaan hak tanpa memandang kepercayaan tersebut. Munculnya gereja bacon ini mendapat kritik dari beberapa kepala agama di sekitar las Vegas. Namun John menanggapinya dengan santai.

"Kami menikmati hinaan yang ditujukan pada kami. Faktanya, kami bahkan sedang menghina diri sendiri, jadi seharusnya tak ada yang tersinggung," jelasnya.

Sama seperti 10 Perintah Tuhan, gereja bacon juga memiliki 9 Perintah Bacon, antara lain:

  1. Bersikaplah skeptis
  2. Hargai batasan
  3. Menganggap atheis adalah hal normal
  4. Menganggap agama sebagai hal normal
  5. Bersenang-senanglah
  6. Jadilah orang baik
  7. Jadilah dermawan
  8. Pujilah Bacon
  9. Bayarlah pajak


5.

Warga Kristen Rusia sembah pohon karena adanya penampakan dengan rupa Yesus

5 Benda 'Berhala' Ciptaan Manusia Yang Dianggap Tuhan Oleh Pemujanya

Ternyata ada juga sebuah desa di Rusia yang warganya beragama Kristen menyembah pohon setelah diklaim wajah Yesus Kristus ada di batang bagian dalam. Rupa ini tak sengaja ditemukan oleh seorang penjaga kebun.

Awalnya warga di Desa Burmakino tidak menyadari hingga akhirnya mendapati ada bentuk lengkungan seperti gereja di sana. "Lalu ada wajah Kristus beserta murid-muridnya. Kami benar-benar yakin ini pekerjaan Tuhan," ujar warga bernama Valentina Naumova.

Dia yakin rupa dalam batang pohon itu hendak memberikan suatu tanda.

Desa Burmakino tidak memiliki gereja. Mereka kini berdoa di depan pohon itu. Gereja satu-satunya sudah dihancurkan pemerintahan komunis pada 1930-an dan aset serta properti gereja disita.

Gambar di batang itu diyakini gereja ortodoks Rusia. Para pemimpin gereja ortodoks sangat terkesan pada pohon itu. Mereka ingin membangun kembali gereja di desa itu.

Tags :