Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"

Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"
https://www.amusingplanet.com/2018/09/inemuri-japanese-art-of-sleeping-at-work.html

Unik, begini nih maksudnya "hadir saat tidur".

Hampir di semua negara, tidur waktu jam kerja nggak cuma memalukan, tapi juga bisa berakibat kamu dipecat dari kerjaan. Tapi kalo di Jepang, tidur di kantor, kereta atau tempat umum adalah hal yang biasa. Bahkan budaya tidur ini dianggap sebagai sebuah sikap tekun, karena mereka udah bekerja keras hingga kecapekan. Saking normalnya, Jepang punya satu kata sendiri untuk fenomena ini, yaitu inemuri, yang berarti "hadir saat tidur". Nah biar kamu nggak kaget waktu liburan di Jepang, terus ngeliatin banyak orang tidur, yuk intip beberapa faktanya.

1.

Menurut penelitian, Jepang adalah salah satu negara yang paling kurang tidur.

Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"

Ini beneran lho, guys. Jepang adalah salah satu negara paling kurang tidur di dunia. Menurut penelitian, rata-rata orang Jepang cuma tidur 7 jam 35 menit tiap harinya. Lokasi ketidurannya pun macam-macam, mulai dari kereta, kantor, cafe, toko buku, pusat perbelanjaan, dan tempat umum lainnya. Makanya muncul istilah baru yang bernama inemuri.

2.

Menurut Dr. Brigitte Steger, inilah asal mula munculnya fenomena inemuri.

Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"

Dr. Brigitte Steger adalah salah satu dosen di University of Cambridge, yang mempelajari tentang budaya Jepang. Ia menceritakan pengalamannya melihat inemuri waktu pertama kali tinggal di Jepang akhir tahun 1980an. Waktu itu, Jepang sedang mengalami Bubble Economy (Ekonomi Gelembung), sebuah fase ketika semuanya nggak bisa dispekulasi dan bisa meletus kapan saja. Orang-orang pada masa itu sibuk banget. Jadwal mereka padat dengan kerjaan dan janji temu, tapi nggak ada cukup waktu untuk tidur. 

Kondisi ledakan ekonomi pasca perang itulah yang membuat Jepang mendapat reputasi sebagai bangsa pekerja keras tanpa waktu untuk tidur. Mereka kerja dalam jangka waktu yang lama dan akhirnya ketiduran waktu perjalanan mereka pulang.

3.

Nggak cuma orang kantoran yang sering melakukan inemuri, ternyata para pelajar pun juga mengalami hal serupa.

Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"

 Nggak cuma orang kantoran, para pelajar juga sering melakukan inemuri. Mereka belajar sampai malam, dan ngantuk hingga ketiduran waktu di sekolah esok harinya. Walaupun agak kontradiksi, tapi toleransi terhadap mereka yang ketiduran waktu rapat, di sekolah dan di tempat umum udah menyebar luas di budaya Jepang.

Baca Juga:

4.

Walau udah jadi budaya sehari-hari, ternyata ada aturan tersendiri untuk melakukan inemuri.

Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"

Walau udah dianggap biasa, tapi ada hal yang harus diperhatikan ketika melakukan inemuri. Menurut Dr. Steger, semua tergantung dari orangnya. Kalo kamu masih baru di perusahaan dan pengin nunjukin seberapa kerasnya kamu bekerja, kamu nggak boleh tidur. Tapi kalo kamu usia 40 atau 50 tahun, kamu boleh tidur. Semakin tinggi posisimu di sebuah perusahaan, semakin kamu boleh banyakin tidurmu.

Selain itu, ada aturan lain lagi menilik dari kata inemuri sendiri yang artinya "hadir saat tidur". Walaupun kamu secara mental lagi "tidur", kamu harus bisa segera balik ke situasi yang membutuhkan kontribusimu. Tubuh harus bertindak seolah-olah kamu lagi ikut rapat, seperti lagi konsentrasi mendengarkan sambil merem, padahal aslinya tidur. Kamu juga nggak boleh tidur di bawah meja atau benda lain. Kamu harus duduk seolah-olah kamu emang lagi mendengarkan sambil menundukkan kepala.

5.

Ternyata nggak cuma Jepang yang punya budaya tidur.

Inemuri, Praktik Tertidur Saat Kerja dalam Budaya Jepang. Walau Tidur, tapi Harus "Hadir"

Sebenarnya budaya tidur seperti inemuri ini juga bisa kamu temukan di negara lain loh. Spanyol punya budaya yang namanya siesta (tidur siang singkat, biasanya setelah makan siang), sedangkan Italia punya istilah riposo (istirahat makan siang tambahan selama 2-3 jam, sehingga orang bisa tidur). Emang, tidur siang saat jam kerja ini didukung oleh beberapa perusahaan besar, seperti Google, Apple, Nike, BASF, Opel. Mereka bahkan menyediakan ruangan khusus untuk tidur siang singkat selama jam kerja loh. 

TIdur siang saat jam kerja emang sering dipercaya dapat meningkatkan kinerja para pegawai. Perusahaan pun merasa perlu untuk menyediakan jam tidur khusus untuk para pegawainya. Jadi jangan kaget ya kalo pas lagi liburan di Jepang, kamu bakal nemuin banyak orang yang tergelatak tidur di kereta atau di tempat umum. Nah, siapa yang udah sering mempraktekkan tidur siang saat jam kerja atau kantor? Kayaknya rekan-rekan kita di DPR udah jago melakukan praktek ini yak.

Baca Juga:

Tags :