Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang
https://keepo.me

Camilan enak peninggalan zaman kolonial.

Jalan-jalan ke ibukota Jawa Tengah, rasanya ada yang kurang jika tidak membeli buah tangan dari Semarang. Meski sudah kue kekinian milik para artis sudah bertebaran, tapi oleh-oleh khas Semarang yang autentik tetaplah menggoda.

Apalagi Semarang memang terkenal dengan kuliner yang enak dan jadul. Pengaruh zaman kolonial dan banyaknya pedagang dari luar negeri yang dulu singgah di kota ini membuat rasa makanannya selalu unik.

7 oleh-oleh khas Semarang yang enak dan asli

Nikmati oleh-oleh khas Semarang yang punya citarasa tempo dulu ini. Unik dan jarang ditemukan di daerah lain, kamu wajib banget mampir untuk membeli oleh-oleh saat berada di Semarang. 

1.

Nikmati kriuknya kulit pangsit dan manisnya rebung dalam lumpia khas Semarang 

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Pertama kali yang terlintas dipikiran kalau membicarakan oleh-oleh khas Semarang tentu saja lumpia. Gorengan yang berbentuk silinder berisi rebung, udang, telur, dan berbagai macam daging ini selalu diburu turis untuk dijadikan buah tangan.

Makanan peranakan Asia ini sudah berkembang sejak zaman dulu dan mengalami modifikasi di bagian isinya saja. Kamu bisa membelinya secara langsung di Gang Lombok dan kawasan Pecinan yang masih mempertahankan resep tempo dulu. Harganya rata-rata dipatok Rp 15 ribu per buah. 

2.

Kue khas Belanda yang sudah dimodifikasi menjadi Roti Ganjel Rel 

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Roti Ganjel Rel tetap jadi pilihan utama sebagai oleh-oleh khas Semarang 2019. Namanya yang unik berasal dari bentuknya yang besar dan agak gelap seperti “ganjel rel” atau bantalan rel.

Kamu tidak perlu khawatir, roti yang terbuat dari tepung tapioka, santan, kayu manis, dan ditambah dengan taburan wijen ini tetap enak dimakan. Kini eksistensinya sudah mulai tertutupi oleh adanya kue artis kekinian. Tapi kamu bisa menemukannya di toko Koewih Tempo Doloe Gandjelrel di daerah pasar Johar. 

3.

Moaci wijen, camilan yang terinspirasi dari kuliner khas Asia Timur

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Berbeda dengan mochi yang ada di Bandung, oleh-oleh khas Semarang ini dipenuhi taburan wijen yang gurih. Mochi atau yang lebih dikenal sebagai moaci ini terbuat dari tepung ketan yang berisi gula dan kacang cincang.

Yang menjadi ciri khasnya adalah taburan wijen di seluruh permukaannya. Ini yang bikin moaci mirip dengan onde-onde. Kamu bisa menemukan moaci ini di Moaci Gemini dengan harga Rp 45 ribuan per box.

4.

Wingko Babat, camilan manis yang terbuat dari kelapa dan tebung beras ketan 

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Banyak oleh-oleh khas Semarang kekinian, tapi yang original tetap juara. Wingko babat asli yang terbuat dari kelapa dan tepung beras ketan ini cocok dijadikan buah tangan saat berkunjung ke kota ini.

Bentuknya kecil dan memiliki rasa legit sehingga bisa jadi camilan yang enak untuk disantap sebagai kudapan. Kamu bisa membeli Wingko Babat Cap Kereta Api yang paling populer di Semarang untuk mendapatkan citarasa yang masih asli.

Baca juga:

8 Destinasi Kekinian yang Wajib Disambangi di Wisata Berastagi

5.

Nikmati makan ikan tanpa duri dengan menyantap Bandeng Presto Semarang

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Selain lumpia, makanan khas Semarang lainnya dalah bandeng presto. Dekat dengan laut, bandeng jadi salah satu komoditas besar di kota ini, tak heran kalau pengusaha makanan mengolahnya menjadi bandeng presto siap santap.

Salah satu bandeng yang terkenal adalah Bandeng Presto Juwana yang bisa di beli di daerah Jalan Pandanaran. Harganya cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 45 ribu per kotaknya. 

6.

Tahu Petis, camilan nikmat di kala berkunjung ke Semarang

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Jangan lewatkan oleh-oleh khas Semarang yang punya citarasa khas ini. Tahu petis Semarang adalah salah satu camilan yang cocok dimakan kapan pun.

Makanan yang terbuat dari tahu pong yang diberi isi petis udang ini mudah ditemukan di mana saja. Biasanya penjual gorengan menyediakan tahu petis juga, tapi kalau mau yang lebih awet bisa membeli tahu dan petisnya secara terpisah. 

7.

Lontong Spekkoek Waiki, kue spekuk yang berbentuk seperti lontong

Citarasa Tempo Dulu, Ini 7 Oleh-oleh Autentik Semarang

Meski namanya lontong, makanan ini tidak terbuat dari beras. Lontong Spekkoek bentuk dan rasanya mirip dengan lapis legit yang terbuat dari beberapa lapisan.

Bedanya ada pada bentuknya yang terlihat seperti tabung silinder seperti lontong. Kamu bisa mendapatkan lontong spekkoek ini dengan harga Rp 18 ribu saja untuk satu buah lontong.

Jangan lupa sempatkan beli oleh-oleh khas Semarang di atas sebelum pulang ke kampung halaman. Rasanya lebih khas dan autentik, kamu akan disuguhkan dengan nuansa tempo dulu saat memakannya. 

Baca juga:

8 Wisata Ramah Anak di Bali yang Aman dan Edukatif

Tags :